MOMSMONEY.ID - Garudafood menjalankan sejumlah program yang mendukung pendidikan anak di Indonesia melalui berbagai inisiatif Garudafood Sehati.
Program tersebut mencakup edukasi industri,pengembangan pendidikan vokasi, hingga bantuan pendidikan bagi pelajar dan anak-anak dari kelompok rentan.
Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood Group Dian Astriana mengatakan, perusahaannya secara rutin membuka kesempatan bagi pelajar untuk belajar langsung tentang dunia industri melalui program kunjungan pabrik.
Kegiatan ini berlangsung di fasilitas produksi Garudafood di Gresik, Jawa Timur, dan Sumedang, Jawa Barat, dengan peserta mulai dari siswa sekolah dasar hingga mahasiswa.
"Melalui kunjungan tersebut, siswa diperkenalkan pada berbagai aspek industri makanan, mulai dari standar keamanan pangan, teknologi produksi, hingga nilai-nilai kerja yang diterapkan di perusahaan," ungkap Dian, Selasa (10/3).
Baca Juga: Mahasiswa Bisa Jadi Pemimpin Tangguh, Simak Rahasia dari CEO Garudafood
Selain itu, Garudafood juga menjalankan program Sahabat Inspirasiku. Dalam program ini, karyawan hingga jajaran manajemen perusahaan datang ke sekolah dan universitas untuk berbagi pengalaman karier, nilai kegigihan, serta etika kerja profesional kepada para pelajar.
Dukungan pendidikan juga dilakukan melalui pengembangan vokasi dengan menggandeng sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK).
Melalui program Vokasi Link & Match, tenaga ahli dari Garudafood hadir sebagai guru tamu sekaligus memberikan gambaran tentang praktik kerja di industri makanan.
Garudafood juga mendorong pendidikan yang lebih inklusif melalui bantuan alat belajar bagi anak penyandang disabilitas, seperti kacamata, kursi roda, alat bantu dengar hingga kaki palsu.
"Inisiatif seperti eduwisata Chocolatos X-Quest di Sumedang pada dasarnya merupakan bagian dari pilar tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Garudafood, khususnya dalam mendukung pendidikan dan tumbuh kembang anak secara inklusif," ujar Dian.
Baca Juga: Ngabuburit di Roblox, Anak Muda Bisa Ikut Kajian Ramadan di Dunia Virtual lo
Pada momentum Ramadan tahun ini, salah satu bentuk dukungan pendidikan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Belanja Bareng & Donasi Pendidikan Santri Istimewa.
Program ini mengajak 100 santri dan anak yatim istimewa berbelanja kebutuhan Lebaran sekaligus menyalurkan bantuan pendidikan kepada pondok pesantren dan yayasan inklusi.
Garudafood bersama PT Mulia Boga Raya Tbk melalui brand Prochiz menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp 30 juta untuk mendukung sarana pembelajaran inklusif seperti kursi roda, Al-Qur’an braille, dan media belajar lainnya.
"Melalui program Belanja Bareng & Donasi Pendidikan Santri Istimewa ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata dan kebahagiaan bagi kelompok rentan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan Idulfitri 1447 H," kata Dian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News