M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kapan Usia yang Tepat Melakukan Vaksin HPV yang Bisa Cegah Kanker Rahim?

Kapan Usia yang Tepat Melakukan Vaksin HPV yang Bisa Cegah Kanker Rahim?
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Kanker rahim merupakan jenis kanker yang dapat dicegah. Salah satunya dengan vaksinasi HPV yang bisa dilakukan sedini mungkin.

Penelitian terbaru di Skotlandia menunjukkan, program vaksinasi yang mereka lakukan pada perempuan berusia 12-13 tahun di tahun 2008 memberikan hasil postif.

Mereka mengumumkan, tidak ditemukannya kasus kanker rahim bagi mereka yang sudah menerima vaksin dosis pertama di usia 12-13 tahun dan sudah menerima vaksin secara penuh. 

Baca Juga: Kabar Baik! Tak Ada Kasus Kanker Serviks pada Perempuan yang Sudah Vaksin HPV!

Melansir laman RSUP Sardjito, WHO menyarankan, untuk pencegahan primer kanker serviks, sebaiknya vaksin HPV dilakukan pada anak perempuan berusia 9-14 yahun.

Sementara Centers for Disease Control Prevention merekomendasikan vaksin HPV dilakukan pada usia 11-12 tahun dan dapat dimulai pada usia 9 tahun .

Adapun vaksin HPV diberikan sebanyak dua dosis apabila pemberian dosis pertama sebelum usia 15 tahun. Jarak pemberian vaksin yaitu minimal 6 bulan. 

Apabila dosis pertama diberikan pada usia 15-26 tahun, maka vaksinasi HPV diberikan dalam tiga dosis. Vaksin HPV yang dilakukan pada perempuan berusia lebih dari 26 tahun tidak direkomendasikan dan perlu konsultasi dengan dokter. 

Baca Juga: Bisa Cegah Kanker Rahim, Ini Penjelasan Fungsi Vaksin HPV

Tapi, mengutip Kompas, vaksin HPV masih bisa diberikan kepada perempuan berusia hingga 46 tahun. Hanya saja jika sudah aktif secara seksual, maka sebelum vaksin wajib melakukan papsmear. 

Di Indonesia, per April 2022 telah memasukkan vaksin HPV sebagai imunisasi rutin wajib. Ini artinya, masyarakat sasaran imunisasi bisa menerima vaksin secara gratis. 

Program vaksin HPV ini diberikan keppada anak perempuan kelas 5-6 SD. Secara bertahap, seluruh provinsi dan kabupaten/kota akan segera bisa menerima vaksin HPV. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

3 Aplikasi Desain Interior Online Favorit Desainer, Solusi Praktis Tanpa Ribet

Cek yuk, 3 aplikasi desain interior online yang bantu kamu bikin rumah estetik dengan mudah tanpa harus jadi desainer profesional.​  

Gaji Naik Tapi Tetap Bokek? Ini Cara Ubah Strategi Keuangan biar Lebih Maksimal

Simak yuk cara mengatur keuangan saat gaji naik agar tidak habis sia-sia dan tetap bisa membangun masa depan finansial.​  

9 Manfaat Kesehatan Minum Susu Kambing bagi Tubuh

Ini, lho, beberapa manfaat kesehatan minum susu kambing bagi tubuh. Apa sajakah itu?                     

Kantong Aman Selama April! A&W Hadirkan Promo Sharing Meal Makan Bareng Murah

Ingin makan kenyang bareng keluarga tanpa bikin boros? Promo A&W Super Deal Sharing Meal jadi solusinya. Lihat pilihan paket hematnya!  

7 Manfaat Kesehatan Konsumsi Tomat bagi Tubuh yang Luar Biasa

Ada beberapa manfaat kesehatan konsumsi tomat bagi tubuh yang luar biasa, lho. Yuk, cari tahu di sini! 

Pekerja Menengah Bisa Terancam, AI Gerus Peluang Karir Anda Kedepan

Berikut dampak AI pada ekonomi dan cara bijak menghadapi perubahan agar tidak tertinggal di era teknologi yang berkembang cepat.​  

Kualitas Tidur Menurun? Coba 6 Gerakan Peregangan Ini Malam Nanti

Merasa lelah setelah seharian beraktivitas? Gerakan peregangan singkat ini jadi solusi Anda. Temukan cara mudah tidur lebih nyenyak malam ini.

Moisturizer Ini Perkuat Skin Barrier Anda: Jangan Salah Pilih!

Jerawat dan beruntusan tak kunjung hilang? Simak daftar 5 moisturizer yang tidak hanya melembapkan, tapi juga memperbaiki skin barrier.   

Berlatar Kisah Nyata, Ini 5 Film Hukum Paling Menginspirasi Wajib Ditonton

Membongkar dunia hukum lewat film? Tonton 5 rekomendasi ini untuk mahasiswa atau siapa pun yang ingin menambah wawasan hukum.

11 Rekomendasi Makanan yang Bagus untuk Menjaga Kesehatan Otak

Intip beberapa rekomendasi makanan yang bagus untuk menjaga kesehatan otak berikut ini, yuk!