M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kapan Jam Makan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung? Cek di Sini!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Kapan jam makan yang baik untuk penderita asam lambung, ya? Mari simak ulasannya di sini!

Pola makan dan waktu makan sangat berpengaruh bagi penderita asam lambung. Makan pada waktu yang salah atau dalam jumlah berlebihan dapat memicu gejala seperti mulas, nyeri di dada, dan rasa tidak nyaman di perut.

Oleh karena itu, penting bagi penderita asam lambung untuk memperhatikan jam makan yang tepat guna mencegah naiknya asam lambung.

Baca Juga: 5 Manfaat Makan Terong untuk Tubuh Anda, Bisa Turunkan Berat Badan lho!

Kapan jam makan yang baik untuk penderita asam lambung? Menyadur dari laman Siloam Hospital, berikut adalah panduannya:

1. Jam Makan Pagi (Sarapan)

Waktu sarapan yang disarankan bagi penderita asam lambung adalah antara pukul 06.00–08.00 atau paling lambat sebelum pukul 09.00 pagi.

Sarapan penting untuk memberikan energi memulai hari. Pilih menu rendah lemak seperti sereal, oatmeal, atau pisang.

Setelah sarapan, Anda bisa mengonsumsi camilan sekitar pukul 09.30–11.30 untuk menghindari perut kosong terlalu lama. Camilan sehat yang bisa dipilih termasuk kentang rebus, roti gandum, atau buah seperti pepaya.

Baca Juga: Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Minum Teh Manis? Ini Jawabannya

2. Jam Makan Siang

Jam makan siang yang ideal untuk penderita asam lambung adalah sekitar pukul 12.00–13.00. Pada waktu ini, pastikan untuk mengonsumsi makanan seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, dan sayuran.

Contoh menu makan siang yang baik adalah nasi, ayam, ikan, telur, dan sayur. Pastikan untuk makan perlahan dan dalam porsi yang sesuai.

3. Jam Makan Sore

Pada sore hari, sekitar pukul 16.00, Anda bisa mengonsumsi makanan ringan seperti bubur kacang hijau, air kelapa, atau kacang-kacangan. Ini adalah waktu yang baik untuk mengisi perut tanpa menyebabkan beban berlebih pada lambung.

Baca Juga: 6 Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker, Sebaiknya Batasi Konsumsinya

4. Jam Makan Malam

Penderita asam lambung, termasuk yang menderita GERD, disarankan untuk memberikan jeda waktu sekitar 2-3 jam antara makan malam dan waktu tidur.

Hal ini bertujuan agar makanan dapat dicerna dengan baik sebelum berbaring, sehingga mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Jam makan malam yang dianjurkan adalah sekitar pukul 18.00–19.00, tergantung pada waktu tidur. Jika Anda tidur pukul 20.00–21.00, usahakan makan malam sekitar pukul 18.00.

Baca Juga: Inilah Ciri-Ciri Asam Urat di Usia Muda dan Penyebabnya yang Harus Diwaspadai

Selain memperhatikan waktu makan, pola makan sehari-hari juga penting. Beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Makan dalam porsi kecil dan tidak berlebihan, serta hindari makan menjelang tidur.
  • Batasi makanan yang digoreng, karena sulit dicerna dan bisa memicu produksi asam lambung. Sebaiknya pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang.
  • Hindari makanan yang bisa memicu asam lambung seperti makanan pedas, berlemak, asam, atau mengandung gas.
  • Konsumsi makanan yang aman seperti pisang dan melon.
  • Hindari minuman beralkohol, berkafein, dan bersoda.

Itulah ulasan lengkap terkait kapan jam makan yang baik untuk penderita asam lambung. Dengan memperhatikan jam makan dan pola makan yang tepat, penderita asam lambung dapat mengelola gejalanya dengan lebih baik. Semoga bermanfaat.

Tonton: Tinggalkan 5 Kebiasaan Sehari hari Ini Jika Tak Ingin Asam Lambung Kambuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Oppo A7 Pro Max Rilis, Penerus Oppo A7 Ini Pamerkan Daya 10.000mAh!

Kapasitas baterai jumbo 10.000mAh dan fast charging 80W resmi hadir. Cek peningkatan signifikan fitur baterainya di artikel ini.

Sering Kesemutan? Waspadai Gejala Saraf Kejepit, Ini 8 Cara Efektif Mencegahnya

Nyeri punggung dan tangan kesemutan bisa jadi tanda saraf kejepit. Ketahui strategi pencegahannya secara tepat untuk mengurangi risiko seriusnya.

Net Sell Mencapai Rp 759 Miliar, Saham-saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing (3/8)

Tercatat pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) Rp 759 miliar di pasar reguler. 

Bukan Cuma Kolesterol Tinggi, Makan Mie Instan juga Picu Berbagai Penyakit!

Minyak penggorengan yang dipakai mie instan kaya lemak trans yang menurunkan kolesterol baik. Cek dampaknya pada pembuluh darah di sini.

Spesial Kemerdekaan! Serbu Promo A&W Sharing Meal Paket Ramean Mulai 100 Ribuan

Kumpul bareng teman atau keluarga kini lebih terjangkau dengan memanfaatkan promo A&W Sharing Meal berisikan menu paket lengkap yang lebih hemat.  

Minum Susu Picu Gula Darah Tinggi? Cegah Kerusakan Otak Langkah Berikut!

Kandungan karbohidrat dalam susu sapi terurai menjadi gula di darah. Pelajari jam konsumsi dan pilihan alternatifnya di sini.

Promo HokBen x Yup Kemerdekaan, Ada Harga Spesial Rp 4.100 & Diskon hingga 50%

Sambut HUT RI ke-81 dengan promo HokBen kolaborasi Yup yang menawarkan harga spesial Rp 4.100 dan diskon hingga 50%.

Daya Baterai 7000mAh Realme GT 7T Siap Libas Sesi Gaming Seharian

Baterai jumbo 7000mAh dan fast charging 120W kini hadir di Realme GT 7T. Cari tahu ketahanan performanya untuk gaming seharian di sini.

Serum Vitamin C: Pemakaian Rutin Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Kulit Kusam

Pemakaian rutin serum vitamin C ampuh menyamarkan flek hitam dan kusam. Pelajari cara memilih produk yang tepat di artikel ini.  

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!