MOMSMONEY.ID - Penting untuk memahami pengobatan alami untuk mengontrol asam urat. Penyakit asam urat terjadi ketika kadar asam urat dalam darah lebih tinggi, dapat menyebabkan kristal monosodium monohidrat mengendap di ruang sendi.
Dr. Jennifer L. Weinberg, dokter umum menjelaskan bahwa, asam urat diproduksi dari metabolisme senyawa yang ditemukan dalam makanan tertentu yang disebut purin. Kadarnya akan menumpuk dalam darah karena tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau karena pemecahan yang tidak efektif.
Tubuh akan memproduksi terlalu banyak asam urat ketika mengonsumsi makanan tinggi purin atau karena kondisi kesehatan tertentu lainnya. Beberapa individu memiliki defisiensi enzim bawaan atau kelainan genetik langka seperti sindrom Lesch-Nyhan dan sindrom Kelley-Seegmiller yang dapat menyebabkan produksi asam urat.
Baca Juga: Suka Minum Alkohol? Ganti ke Kopi Saja, Cegah Asam Urat di Usia Muda
Tanda dan gejala asam urat yang harus diwaspadai
Dilansir dari Rupahealth.com, penyakit asam urat dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, biasanya terjadi pada satu sendi seperti jempol kaki. Ketika kristal asam urat mengendap di persendian, maka akan menyebabkan peradangan dan gejala sistemik seperti demam.
Asam urat sering disebabkan oleh konsumsi alkohol, trauma, atau konsumsi makanan tinggi purin yang ditemukan dalam daging yang berlemak. Jika tidak ditangani dalam jangka waktu lama, asam urat dapat menyebabkan kerusakan sendi.
Rasa tidak nyaman akibat asam urat biasanya tiba-tiba datang, seringkali di malam hari. Rasa tidak nyaman tersebut biasanya berupa denyutan disertai rasa hangat, kemerahan, dan nyeri tekan pada sendi yang terkena.
Pengobatan alami untuk mengontrol asam urat
Penanganan asam urat merupakan upaya untuk mengatasi serangan dengan mengurangi peradangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah kerusakan sendi dalam jangka pendek dan mendukung kesehatan sendi dalam jangka panjang.
Pendekatan pengobatan untuk mengelola asam urat bertujuan untuk mengurangi durasi dan frekuensi episode. Langkah ini dilakukan dengan mengatasi faktor-faktor mendasar seperti ketidakseimbangan bakteri usus, kekurangan nutrisi serta mendukung kadar asam urat yang sehat dalam darah.
Untuk mengelola kadar asam urat, lakukan pengobatan alami di bawah ini:
1. Pertimbangkan diet rendah purin
Makanan seperti kerang, jeroan dan daging merah mengandung purin yang tinggi dan dimetabolisme untuk menghasilkan asam urat. Batasi konsumsi purin hingga 150-300 g/hari untuk membantu mengelola serangan asam urat.
2. Batasi konsumsi alkohol
Alkohol dapat mengurangi ekskresi asam urat dan menyebabkan dehidrasi yang dapat meningkatkan risiko serangan asam urat. Mengurangi peradangan dalam tubuh dapat dilakukan dengan menghindari konsumsi alkohol dan menjalani diet anti-inflamasi.
Diet ini dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus dan mendukung kesehatan sendi. Pola makan seperti sayuran, protein nabati, serta lemak omega-3 dapat membantu mencegah peradangan.
Gunakan pemanis alami seperti stevia dan hindari sirup jagung tinggi fruktosa.
3. Konsumsi vitamin C
Vitamin C bisa memengaruhi metabolisme purin secara positif dan membantu menjaga kadar asam urat yang sehat dalam darah. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan ekskresi melalui urin.
Sehingga, berpotensi menurunkan risiko pengendapan kristal monosodium urat pada struktur sendi dan jaringan lunak.
4. Konsumsi seledri
Seledri atau Apium graveolens memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi dan flavonoid apigenin yang bisa mengontrol asam urat. Seledri juga dapat membantu mengurangi kekambuhan asam urat dan mendukung kesehatan sendi.
5. Minum jus ceri
Buah ceri mengandung vitamin A, C, E serta senyawa fenol seperti antosianin dan quercetin. Senyama tersebut membantu mengatur peradangan dan mendukung keseimbangan kadar asam urat.
Ceri dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah dengan mendukung filtrasi ginjal dan mengurangi reabsorpsi asam urat. Konsumsi rutin konsentrat atau ekstrak jus ceri asam selama beberapa bulan bisa menurunkan kadar asam urat yang tinggi.
Baca Juga: Gaya Hidup Jadi Kunci Utama: Ubah Kebiasaan Ini Agar Asam Urat Tak Kambuh!
6. Konsumsi air putih yang cukup
Kebutuhan hidrasi setiap individu berbeda-beda tergantung pada gaya hidup, cuaca, aktivitas, dan pola makan. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik sesuai kebutuhan sangat penting untuk membantu mengelola serangan asam urat.
Air putih membantu tubuh menjaga asam urat tetap larut dan mendorong pengeluaran asam urat dari tubuh. Itulah tips mengelola asam urat dengan pengobatan alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News