M O M S M O N E Y I D
HOME, InvesYuk

Jual Emas Batangan Kena Pajak, Simak Tip agar Tetap Untung

Jual Emas Batangan Kena Pajak, Simak Tip agar Tetap Untung
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Berencana merealisasikan untung alias profit taking dari investasi emas batangan, Moms? Ingat ya, transaksi penjualan kembali alias buyback emas batangan berpotensi dipotong pajak penghasilan yaitu PPh 22. 

Berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan  dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP. Adapun, bagi yang tidak punya NPWP, potongan pajak lebih besar, yaitu 3%. PPh Pasal 22 atas transaksi penjualan emas kembali dipotong langsung dari total nilai penjualan emas.

Agus Lihin, konsultan pajak, mengatakan pemotongan terjadi jika transaksi penjualan emas kembali dilakukan dengan badan yang ditunjuk sebagai pemungut pajak, misalnya PT Aneka Tambang (Antam)

"Penjualan emas yang melebihi Rp 10 juta akan dipotong PPh Pasal 22 kembali. Namun, hasil potongan pajak ini dapat dikreditkan pada SPT Tahunan jika wajib pajak memasukkan bukti potongan PPh Pasal 22 pada SPT Tahunannya," kata Agus. 

Baca Juga: Begini Cara Lengkap Arisan Emas di Pegadaian

Agustina Fitria, Perencana Keuangan Oneshildt Financial Planner menyebut, saat memutuskan berinvestasi emas, investor memang harus mempertimbangkan berapa biaya atau pajak yang akan dikenakan. Dengan ketentuan saat penjualan emas batangan dikenakan 1,5% hingga 3%, ada baiknya menjual emas dalam jumlah yang kecil. 

"Yang dikenakan pajak kan yang di atas Rp 10 juta. Jadi itu di kisaran 10 gram. Sebaiknya jual yang pecahan kecil," saran Agustina. 

Akan tetapi, investor juga harus membandingkan dengan harga saat membelinya. Biasanya harga emas pecahan kecil jauh lebih mahal ketimbang emas pecahan besar. Saat membeli emas juga dikutip pajak sebesar 0,45% dari nilai transaksi bagi pembeli yang memiliki NPWP. Sementara, potongan pajak 0,9% untuk pembeli yang tidak memiliki NPWP.

Selanjutnya: Pegadaian luncurkan produk Gadai Titipan Emas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Buyback Emas Hari Ini 25 Juni 2026 Kompak Ambles, Antam Turun Rp 52.000

Harga buyback emas semua merek anjlok pada 25 Juni 2026. Merek UBS dan Antam turun lebih dari Rp 50.000.

Katalog Promo JSM Alfamidi Spesial Gajian Periode 25-28 Juni 2026, Hanya 4 Hari

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 25-28 Juni 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Grab Indonesia Implementasikan Bagi Hasil 8% Layanan Ojol Mulai 1 Juli 2026

Grab Indonesia akan mengimplementasikan kebijakan ini dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara perlindungan mitra pengemudi. 

iPhone Penuh? 5 Cloud Gratis Ini Solusi Jitu Tanpa Berlangganan

iCloud penuh dan data terancam hilang? Jangan buru-buru bayar. Ada layanan cloud yang menawarkan penyimpanan gratis. Lihat daftarnya!

Anak Alergi Susu Sapi? Ini Cara Tetap Mendukung Tumbuh Kembangnya

Anak Alergi Susu Sapi Tetap Bisa Tumbuh Optimal, Kuncinya Ada pada Nutrisi yang Tepat Moms          

7 Promo Payday Juni 2026, Nikmati Santap Enak & Hemat di Subway hingga HokBen

Deretan promo Payday Juni 2026 dari resto favorit hadir. Cek detail penawaran dari Subway hingga HokBen, bisa hemat besar!

Libur Sekolah Tiba! Ini 7 Ide Kegiatan Anak di Rumah agar Produktif dan Anti Bosan

Bingung mengisi libur sekolah? Ini cara cerdas ciptakan anak aktif, kreatif, dan bahagia tanpa keluar rumah. Simak 7 ide kegiatan yang bisa dicoba

Tren HP Layar Lengkung: Rasakan Desain Mewah & Ergonomi Terbaik 2026

Desain mewah HP layar lengkung jadi idaman, tapi salah pilih bisa rugi. Kenali fitur kunci seperti refresh rate dan ketahanan layar.

Harga Emas Global Terjun Bebas ke bawah US$ 4.000, Ini Pemicunya!

Harga emas global menjebol level US$ 4.000 per troi ons. Ini pertama kalinya sejak November 2025.    

Komplikasi Asam Urat: Waspada Risiko Kerusakan Ginjal dan Stroke Mengintai

Asam urat yang diabaikan bisa memicu kerusakan ginjal dan stroke. Pahami risiko kardiovaskular serta diabetes tipe 2 yang meningkat drastis.