M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Jika Tulang Punggung Keluarga Meninggal, Ini yang Harus Segera Dilakukan

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apa yang harus dilakukan pasangan atau anggota keluarga bila tulang punggung keluarga meningal? 

Erlina Juwita, senior consultant OneShildt Financial Independence mengatakan, ketika ada anggota keluarga yang meninggal, sebenarnya hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurus surat kematian ke dinas pendudukan.

"Ini harus diurus secepatnya. Kalau sudah lewat dari batas itu, data tak bisa diurus lagi," katanya. 

Baca Juga: Tips Bertahan Hidup Saat Tulang Punggung Meninggal

Selanjutnya, melihat apakah ada asuransi jiwa terkait kematian tulang punggung keluarga, baik itu suami atau penanggung nafkah lainnya. Lantas, lihat dokumen asuransinya dan langsung diurus. 

Kemudian menghitung final expend, yaitu biaya-biaya yang sudah keluar ketika tulang punggung sakit hingga meninggal. Tak lupa juga biaya-biaya pengurusan surat-surat.

"Apabila punya dana darurat, biaya itu dibayarkan dari dana darurat. Namun, jika tidak ada maka alternatif pinjam keluarga sebelum berutang," pesan Erlina.

Lihat pula, aset apa yang harus dibalik nama seperti properti, tanah, apartemen, atau rumah. Ini harus diurus agar tidak menyulitkan keluarga yang ditinggalkan. 

Langkah berikutnya, ubah semua identitas di jasa keuangan, seperti perbankan atau investasi. Cari tahu juga jumlah utangnya dan jangka waktu pelunasan. 

 Sementara, jika suami atau tulang punggung memiliki perusahaan atau saham di suatu perusahaan, maka cari tahu berapa persen sahamnya dan siapa saja pemegang sahamnya. 

Erlina mengingatkan, yang tidak kalah penting lagi, cari teman yang paham cara mengatur keuangan, yang paham hukum, dan paham soal keadaan psikologi. Karena biasanya bukan hanya keuangan yang terguncang, tetapi juga mental bisa terguncang karena hal ini. 

Selanjutnya: Turun Harga Rp 1 Juta, Ini Harga dan Spesifikasi OPPO Watch 41mm

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BEI Punya IDX Green Equity, Ini Fungsi dan 3 Saham Penghuninya

BEI meluncurkan IDX Green Equity Designation, penanda bagi saham perusahaan yang berkontribusi pada ekonomi hijau dan transisi rendah karbon.

Kabut Asap di Banyak Wilayah, Ini Ramalan Cuaca Sumatera Utara Besok (29/8) dan Lusa

Cuaca Sumatera Utara cukup beragam pada akhir pekan. Tak sedikit wilayah yang diperkirakan mengalami udara kabur dan kabut asap.

Awas Hujan Petir, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (29/8) dan Lusa

Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi udara kabur. Minggu, Musi Banyuasin dan Lubuk Linggau berpotensi hujan petir.

Mahasiswa Mulai Pindah Kos, Permintaan Jasa Angkut Barang Ikut Melonjak

​Lalamove mencatat kenaikan pesanan layanan pindahan mahasiswa hingga 32,8% di Yogyakarta pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Waspada Udara Kabur, Cek Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (29/8) dan Lusa

Mayoritas wilayah Sumatera Barat diprediksi cerah besok. Dharmasraya mengalami udara kabur dengan suhu hingga 31°C.

Jangan Biarkan Dietmu Sia-Sia, Ini 7 Cara Mempertahankan Berat Badan agar Tetap Ideal

Mempertahankan berat badan setelah diet terasa lebih sulit daripada menurunkannya. Simak cara mempertahankan berat badan agar tetap konsisten.

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (29/8) dan Lusa, Cek Wilayah yang Cerah

BMKG memprakirakan cuaca di daerah Bantul, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta cerah pada Minggu. Dua wilayah lainnya cerah berawan.

Akhir Pekan Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (29/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Bali didominasi cerah dan cerah berawan. Simak kondisi sembilan kabupaten/kota beserta suhu udaranya.

6 Daftar Penyakit Serius Akibat Paparan Asap Kebakaran Hutan yang Harus Diwaspadai

Kabut asap akibat kebakaran hutan mengandung gas beracun yang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti infeksi paru-paru hingga jantung.

Tak Cuma Karya Seni, Pameran Ini Ajak Pengunjung Kenali Produksi Telur

​Pameran Beyond the Cage akan digelar di Taman Ismail Marzuki pada 5-7 September 2026 dan terbuka gratis untuk masyarakat.