M O M S M O N E Y I D
Santai

Jari Sering Terkunci? Kenali Trigger Finger dan Cara Atasinya Sekarang

Jari Sering Terkunci? Kenali Trigger Finger dan Cara Atasinya Sekarang
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui lebih dalam tentang apa itu trigger finger melalui artikel berikut ini.

Trigger finger atau stenosing tenosynovitis adalah kondisi umum yang ditandai dengan jari terkunci atau terjepit saat menekuk atau meluruskannya.

Penyakit ini biasanya menyerang tendon di jari dan lebih sering terjadi pada wanita, terutama pada usia 50-an dan 60-an.

Kondisi trigger finger juga mempengaruhi tendon di jari yang menyebabkan sensasi terkunci atau terjepit menyakitkan saat menekuk atau meluruskan jari yang terkena.

Kondisi ini dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup.

Baca Juga: Penting! Konsumsi Rutin 6 Makanan Ini Demi Payudara Lebih Sehat

Penyebab dan Faktor Risiko

Melansir dari laman Cleveland Clinic, ada beberapa penyebab dan faktor risiko yang menyebabkan munculnya trigger finger. Ini adalah beberapa faktornya:

Sistem Tendon dan Katrol: Kondisi ini muncul ketika tendon fleksor teriritasi dan meradang sehingga menyebabkannya menebal. Katrol A1, yang terletak di pangkal jari, juga dapat menyempit sehingga menyebabkan karakteristik patah atau terkunci.

Gerakan Berulang: Aktivitas yang melibatkan genggaman atau pelenturan jari secara berulang dapat meningkatkan risiko terjadinya trigger finger. Hal ini sering terlihat pada pekerjaan yang sering menggunakan tangan, seperti musisi, pekerja pabrik, dan buruh kasar.

Kondisi Medis: Masalah kesehatan tertentu, termasuk diabetes, rheumatoid arthritis, dan hipotiroidisme, telah dikaitkan dengan tingginya insiden trigger finger.

Usia dan Jenis Kelamin: Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita, terutama pada usia 50 hingga 60 tahun, meski bisa terjadi pada siapa saja.

Gejala

Kaku: Gejala yang paling menonjol adalah jari terkunci atau kaku dalam posisi menekuk, yang mungkin tiba-tiba terlepas dengan sekejap.

Nyeri dan Ketidaknyamanan: Pengalaman munculnya rasa nyeri di pangkal jari, terutama saat mencoba meluruskannya.

Pembengkakan: Area yang terkena mungkin tampak bengkak dan nyeri saat disentuh.

Baca Juga: 6 Makanan Vegan Ini Kunci Gairah Seksual Meningkat, Konsumsi Rutin

Pencegahan

Penyesuaian Ergonomis: Membuat perubahan ergonomis di tempat kerja atau selama beraktivitas dapat membantu mengurangi risiko terjadinya trigger finger.

Peregangan dan Penguatan: Latihan tangan secara teratur untuk meregangkan dan memperkuat jari juga mungkin bermanfaat.

Selain itu, laman Mayo Clinic juga menjelaskan bahwa kesadaran adalah kunci utama pencegahan. Jika Anda melihat benjolan kecil dan lunak di pangkal ibu jari atau jari Anda atau terasa terjepit, Anda mungkin ingin berkonsultasi dengan ahli kesehatan ortopedi.

Penanganan

Penanganan Awal: Perawatan awal sering kali mencakup istirahat dan pemberian obat antiinflamasi untuk mengurangi nyeri dan bengkak.

Suntikan Kortikosteroid: Jika gejalanya menetap, suntikan kortikosteroid dapat diberikan untuk mengurangi peradangan di sekitar tendon.

Operasi: Dalam kasus trigger finger parah di mana pengobatan awal gagal, tindakan bedah mungkin diperlukan untuk melepaskan tendon yang menyempit dari katrol A1.

Itulah penjelasan tentang apa itu trigger finger, penyebab dan risiko, gejala, penanganan, hingga pencegahannya. Semoga membantu!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Hari Kamis 4 Juni 2026: Keuangan, Cinta, dan Karier Penuh Drama

Simak hasil ramalan zodiak hari ini Kamis 4 Juni 2026, cek peruntungan cinta, karier, kesehatan, dan keuangan Anda.​

4 Manfaat Minum Jamu Kunyit Asam Saat Haid, Usir Kram Perut hingga Mood Swing

Haid sering bikin tak nyaman? Jamu kunyit asam tawarkan 4 manfaat tak terduga, dari mengatasi kram perut hingga mood swing. Cek di sini.

Hasil Indonesia Open 2026, Wakil Indonesia Bertumbangan Termasuk Fajar/Fikri

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua Rabu (3/6), hanya 4 dari 10 wakil Indonesia maju ke 16 besar. 

7 Menu Sarapan yang Terlihat Sehat tapi Ternyata Bikin Gula Darah Naik

Tahukah bahwa ada beberapa menu sarapan yang terlihat sehat tapi ternyata bikin gula darah naik lo. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Mengajarkan Anak Belajar Berbagi Sejak Dini Lewat Berbagi Kurban

McD Berbagi Kurban juga mengajarkan anak berbagi sejak dini. Kebiasaan itu akan menjadi fondasi karakter mereka.

4 Manfaat Kandungan Niacinamide 10% dalam Produk Skincare, Ampuh Usir Flek Hitam!

Ada 4 manfaat kandungan niacinamide 10% dalam produk skincare. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.  

6 Makanan yang Sering Dikira Rendah Gula Padahal Tinggi Gula

Ternyata ada beberapa makanan yang sering dikira rendah gula padahal tinggi gula, lho. Apa sajakah itu?

10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Apa saja cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung, ya? Cari tahu di sini, yuk!

6 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Peradangan

Ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa menurunkan peradangan, lho. Apa sajakah itu?          

ShopeePay Beri Tips Kelola Pengeluaran Bulanan Agar Saldo Tak Cepat Habis

Begini tips dari ShopeePay untuk mengelola pengeluaran bulanan agar saldo dompet digital tidak cepat habis.