M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Jangan Dibuang, Begini Cara Mengolah Sisa Makanan Jadi Kompos Tanpa Bau dan Bersih

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Limbah makanan atau sisa makanan setiap hari dapat dimanfaatkan untuk membuat kompos sendiri loh. Kamu dapat menggunakannya untuk memberi nutrisi tanaman sebagai pupuk organik terbaik. 

Cara ini bisa dilakukan untuk tanaman hias yang ditanam di balkon rumah atau apartemen tanpa perlu khawatir mengundang hewan seperti tikus. 

Umumnya, kompos dipercaya akan mengundang bau busuk sehingga tidak cocok diberikan pada tanaman di balkon. 

Namun, hal tersebut tidak benar. Biasanya kompos yang bau karena kurangnya oksigen dan aerasi. 

Baca Juga: Nggak Boleh Sembarangan! Ketahui Cara Menyiram Tanaman Indoor agar Tak Kelebihan Air

Untuk membuat kompos dari makanan sisa, kamu perlu menyiapkan hal-hal berikut ini :

1. Wadah yang tertutup

Wadah untuk mengumpulkan limbah makanan dapur, seperti tempat sampah kecil. Tempat sampah besar untuk menampung tumpukan kompos. 

Menanam
Menanam

2. Lepek

Simpan kompos di bawah tempat sampah sehingga balkon tetap bersih. 

3. Tanah dan pasir 

Pilihlah tanah yang berkualitas lebih rendah dari yang biasa digunakan untuk tanaman hiasmu. 

Baca Juga: Ingin Manfaatkan Lahan Terbatas? Coba Menanam Ubi Jalar dalam Pot! Begini Caranya

4. Bahan organik basah 

Kumpulkan sampah dapur termasuk kulit, biji-bijian, produk mentah, kulit telur yang dihancurkan, ampas kopi, dan bahan organik lainnya. 

Kamu dapat menambahkan beberapa strip koran dan serat yang sudah dikeringkan. 

Jangan menggunakan produk susu, karena akan menyebabkan bau busuk. 

5. Daun basah atau kering, rumput, dan batang.

6. Air

Baca Juga: Cara Mudah Menanam Kacang Tanah dalam Pot, Cocok Ditanam di Balkon Rumah

Berikut cara mengolah sisa makanan menjadi kompos :

1. Mulailah mengumpulkan sampah dapur. Tempatkan tempat sampah di suatu tempat di dapur. Saat sudah penuh, bawa isinya ke balkon dan masukkan ke tempat sampah kompos yang lebih besar. 

2. Masukkan ke dalam wadah dan tutupi dengan lapisan tanah atau pasir. Tanah dan daun akan menahan bau sampah yang menyengat. 

3. Basahi semuanya dengan jumlah air yang banyak. Drainase sangat penting jika tidak ingin kompos merendam air.

Baca Juga: Hati-hati Tanaman Juga Bisa Stress! Yuk, Kenali Penyebabnya

4. Periksa tumpukan kompos setiap beberapa hari, tambahkan air bila perlu. Setiap kali menambahkan sampah dapur, tambahkan lapisan bahan tanaman dan tanah dan basah tumpukan.

5. Biarkan saja agar kompos tetap lembab sampai kompos siap setelah beberapa minggu atau bulan. 

6. Jika kamu ingin cepat menggunakannya, aduk campuran setiap minggu. Awalnya makanan sisa akan berbau busuk, kamu bisa menutupinya dengan tumpukan tanah setelah diaduk.

7. Kompos sudah siap bila sudah berwarna hitam merata dengan tekstur tanah yang kasar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rukita Luncurkan Coliving Premium di Menteng, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

 Rukita meluncurkan Rukita Deluxe Vivara Menteng, coliving premium berbasis layanan build to rent (BTR).

Akhir Pekan di Jawa Timur Cuaca Cerah Mendominasi, Cek Suhu Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi suasana cerah pada Sabtu (19/9) dan lusa, mari cek kondisnya di setiap daerah.​

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien

Pengobatan kanker payudara bisa menjadi perjalanan panjang. Simak hal-hal apa saja yang perlu disiapkan pasien.

Moms Jangan Lupa Sering Berkedip Depan Layar Laptop

Yuk kenali computer vision syndrome alias sindrom kelelahan mata dan langkah-langkah pencegahannya yang perlu Moms ketahui. 

Jangan Salah Rencana, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (19/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Tengah didominasi berawan Sabtu, sementara 32 wilayah diprediksi cerah pada Minggu.​

Cek Sebelum Bepergian Akhir Pekan, Ini Prakiraan Cuaca 27 Wilayah di Jawa Barat

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah, lalu cerah pada Minggu.​

Jangan Takut Periksa, Lovepink Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Lovepink mengingatkan perempuan agar tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara dan mengenali kondisi tubuh sejak dini.

Mayapada Hospital dan Lovepink Perluas Akses Layanan Kanker Payudara, Ini Manfaatnya

Kolaborasi Mayapada Hospital dan Lovepink memperluas akses layanan kanker payudara, mulai dari pemeriksaan hingga rehabilitasi.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Cek Cuaca Besok (19/9) dan Lusa

BMKG merilis prakiraan cuaca DI Yogyakarta untuk Besok (19/9) dan Lusa. Simak kondisi cuaca di setiap wilayah.

Hujan Masih Turun, Simak Cuaca Sumatra Utara Besok (19/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumatra Utara berpotensi mengalami hujan pada akhir pekan. Cek prakiraan BMKG Besok (19/9) dan Lusa.