M O M S M O N E Y I D
AturUang

Intip Cara Membuat Rencana Pengeluaran biar Keuangan Lebih Terkendali

Intip Cara Membuat Rencana Pengeluaran biar Keuangan Lebih Terkendali
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Ragu membelanjakan tabungan? Simak cara membuat rencana pengeluaran yang efektif untuk hidup lebih teratur dan menikmati hidup tanpa bersalah.

Mengatur keuangan bukan sekadar menabung, tetapi juga memahami bagaimana cara membelanjakan uang dengan bijak agar tetap seimbang antara kebutuhan dan keinginan. 

Fenomena ini banyak dialami masyarakat, termasuk para pensiunan yang sering kali ragu menggunakan tabungannya karena khawatir kehabisan di masa depan. 

Melansir dari laman NerdWallet, Michael Hunsberger, perencana keuangan bersertifikat, menegaskan, memiliki sistem pengeluaran justru membantu seseorang menikmati hidup tanpa rasa bersalah. 

“Anda mengumpulkan banyak uang dan sekarang Anda tidak ingin menghabiskannya, padahal sistem pengeluaran bisa membuat hidup lebih teratur,” katanya. 

Baca Juga: Biaya Rontgen Tulang dan MRI di Indonesia Tahun 2025, Mana Pilihan yang Lebih Hemat?

Pendekatan ini semakin relevan di tahun 2025, ketika gaya hidup modern menuntut manajemen keuangan yang cermat. Lantas, bagaimana langkah praktis untuk membuat rencana pengeluaran yang sehat?

Pastikan tabungan Anda solid

Langkah pertama dalam membuat rencana pengeluaran adalah memastikan fondasi tabungan Anda aman dan memadai. 

Aja Evans, seorang terapis keuangan, menekankan pentingnya memiliki dana darurat dengan jumlah yang dirasa “aman”, misalnya setara Rp80 juta hingga Rp800 juta tergantung kebutuhan keluarga. 

Tabungan ini menjadi pagar pengaman sebelum Moms dan keluarga mulai mengatur anggaran belanja bulanan. Setelah dana darurat tercapai, barulah rencana pengeluaran dapat dibuat secara lebih fleksibel tanpa rasa cemas.

Selain dana darurat, tabungan jangka panjang untuk pendidikan anak atau pensiun juga wajib diprioritaskan. Perencanaan keuangan keluarga yang sehat selalu dimulai dari kesiapan menghadapi hal-hal tak terduga.

Selidiki kekhawatiran Anda tentang uang

Banyak orang enggan membelanjakan uang bukan karena tidak mampu, tetapi karena terbentuk dari pola pikir masa kecil. 

Molly Ward, analis keuangan bersertifikat, menjelaskan bahwa mereka yang tumbuh dalam keluarga hemat atau mengalami trauma keuangan cenderung sulit merasa aman saat berbelanja. 

“Kita semua punya beban uang, dan memeriksa pola pikir kita tentang uang itu membantu,” ungkap Ward.

Sering kali, kekhawatiran berlebihan membuat seseorang hanya menimbun uang di rekening tabungan berbunga rendah. 

Padahal, uang tersebut bisa berkembang bila dialokasikan ke instrumen yang tepat. Evans menegaskan bahwa menabung tanpa pernah menggunakan atau mengembangkan dana justru mengurangi nilai manfaat uang itu sendiri.

Moms bisa mulai dengan langkah kecil, seperti memahami apa yang membuat cemas saat mengeluarkan uang. Menyadari sumber ketakutan akan membuat proses belanja lebih terkendali tanpa harus merasa bersalah.

Baca Juga: Simak 7 Tanda Masalah Keuangan yang Sering Diabaikan Banyak Orang

Pertimbangkan bantuan profesional jika diperlukan

Tidak semua orang mampu mengelola perasaan dan kebiasaan finansialnya secara mandiri. Di sinilah peran terapis keuangan menjadi penting untuk membantu mengeksplorasi pola pengeluaran yang perlu diubah. 

Evans menekankan, banyak perilaku konsumtif atau justru terlalu menahan diri berakar dari kecemasan yang dalam.

Moms bisa mempertimbangkan konseling finansial ketika merasa kesulitan menjaga keseimbangan antara belanja dan menabung. 

Dukungan profesional dapat memberikan strategi yang lebih personal sesuai dengan kondisi keluarga. Dengan begitu, pengeluaran tidak lagi menjadi sumber stres, melainkan bagian dari perjalanan hidup yang sehat secara finansial.

Bangun kekuatan belanja Anda

Rencana pengeluaran yang sehat juga mencakup kebiasaan belanja yang bijak. Evans menyarankan, untuk mulai dengan pembelian kecil yang memberi kebahagiaan, seperti makan malam bersama keluarga atau pijat relaksasi.

Langkah ini membantu Moms terbiasa mengalokasikan uang dengan sadar tanpa rasa bersalah.

Ward menambahkan strategi berupa membuat daftar pengeluaran tambahan di luar anggaran pokok.

Daftar ini kemudian dievaluasi setiap kuartal untuk menentukan mana yang benar-benar perlu dibelanjakan. Melalui cara ini, pembelian menjadi lebih istimewa karena telah direncanakan dengan matang.

Membiasakan diri memberi “hadiah kecil” juga dapat memperkuat kontrol diri dalam mengelola keuangan. Uang tidak lagi terasa cepat habis, melainkan menjadi sumber kesejahteraan keluarga.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 30 Agustus 2025: Keuangan & Karier Leo Paling Beruntung

Mengembangkan sistem pengeluaran yang berkelanjutan

Kunci utama dalam membuat rencana pengeluaran adalah konsistensi dan keseimbangan. Ward menyarankan Moms untuk rutin meninjau anggaran, termasuk memangkas biaya yang meningkat tanpa terasa, seperti langganan bulanan.

Kebiasaan ini dapat menjadi sistem keuangan keluarga yang teratur.

Salah satu trik yang efektif adalah menetapkan alokasi tetap, misalnya 10% dari gaji bulanan, untuk hiburan atau belanja pribadi. Dengan begitu, Moms tetap bisa menikmati hidup tanpa mengganggu tabungan utama.

Jika mendapat pemasukan tambahan, seperti bonus kerja atau warisan, Ward menyarankan prinsip serupa: gunakan maksimal 10% untuk belanja yang menyenangkan, sisanya tetap masuk tabungan.

“Beri diri Anda izin untuk menghabiskan hingga 10% untuk sesuatu yang berarti bagi Anda,” ujarnya.

Selain itu, Moms bisa membuat “klub tips menabung” bersama pasangan atau teman. Saling berbagi pengalaman keuangan dapat memperkuat motivasi sekaligus membuka wawasan baru.

Membuat rencana pengeluaran bukan hanya soal mengatur uang, tetapi juga mengelola perasaan dan kebiasaan agar keuangan keluarga lebih sehat. 

Dengan tabungan yang solid, kesadaran terhadap pola pikir, serta sistem pengeluaran berkelanjutan, Moms bisa menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan kesenangan. 

Cara membuat rencana pengeluaran yang tepat akan membantu keluarga menikmati hidup dengan tenang tanpa kehilangan kendali atas masa depan finansial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.