MOMSMONEY.ID - Keuanganmu aman? Kenali 6 tanda masalah keuangan berikut ini. Dari dana darurat hingga kebiasaan belanja, jangan abaikan sinyal bahaya ini. Baca selengkapnya.
Banyak orang merasa kondisi keuangannya aman, padahal tanda masalah finansial bisa saja sudah hadir tanpa disadari sejak lama dan semakin parah jika terus diabaikan.
Fenomena ini bukan hanya dialami mereka yang berpenghasilan pas-pasan, tetapi juga orang dengan gaji besar yang tidak mampu mengatur pengeluaran.
“Masalah finansial itu ibarat api kecil, jika tidak segera dipadamkan bisa menjadi kebakaran besar,” ujar perencana keuangan yang dikutip dari laman OCBC.
Kesalahan sederhana dalam mengelola uang bisa berujung pada stres berkepanjangan, utang menumpuk, bahkan mengganggu kesehatan mental.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 30 Agustus 2025: Keuangan & Karier Leo Paling Beruntung
Karena itu, Moms perlu mengenali tanda-tanda awal sebelum masalah finansial berkembang semakin rumit. Berikut ini penjelasan lengkapnya agar kita bisa lebih waspada dan mengambil langkah bijak sejak dini.
Selalu kehabisan uang sebelum gajian
Kebiasaan kehabisan uang sebelum tanggal gajian sering dianggap wajar, padahal ini tanda utama ada yang salah dalam manajemen keuangan.
Jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan, Moms berisiko menutup kebutuhan dengan utang. Kondisi ini berbahaya karena bisa menjerumuskan dalam pola gali lubang tutup lubang yang sulit dihentikan.
Tidak punya dana darurat
Dana darurat kerap dianggap sepele, padahal sangat penting untuk menghadapi kondisi tak terduga seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendesak lainnya.
Tanpa dana cadangan, seseorang mudah bergantung pada kartu kredit atau pinjaman cepat yang justru menambah beban. Jika hal ini dibiarkan, masalah finansial bisa semakin kompleks di masa depan.
Cicilan menghabiskan sebagian besar gaji
Memiliki cicilan itu wajar, tetapi jika porsinya lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan, tandanya keuangan sudah tidak sehat.
Semakin besar cicilan, semakin sempit ruang untuk kebutuhan lain termasuk menabung. Bila dibiarkan, risiko gagal bayar dan tekanan finansial semakin tinggi.
Selalu mengandalkan kartu kredit
Kartu kredit seharusnya menjadi alat bantu, bukan penyelamat setiap kali kekurangan uang. Jika Moms menggunakan kartu kredit untuk belanja kebutuhan pokok atau menutup tagihan lain, berarti arus kas sedang bermasalah.
Membayar tagihan hanya dengan jumlah minimum juga membuat utang semakin membengkak karena bunga yang tinggi.
Baca Juga: Kesejahteraan Keluarga Lebih Terjamin dengan Delapan Prinsip Keuangan 2025, Simak
Tidak punya tabungan atau investasi
Setelah bertahun-tahun bekerja, tidak memiliki tabungan maupun investasi adalah sinyal serius adanya masalah finansial.
Hidup dari gaji ke gaji membuat seseorang rentan saat terjadi krisis. Tanpa investasi, uang juga tidak berkembang dan masa depan finansial menjadi lebih rentan.
Tidak tahu ke mana uang pergi
Jika sering merasa uang cepat habis padahal merasa jarang berbelanja, itu berarti Moms kurang kontrol terhadap pengeluaran.
Tidak mencatat arus keluar masuk uang membuat kita sulit mengidentifikasi kebocoran keuangan. Akibatnya, tujuan finansial seperti membeli rumah atau menyiapkan pendidikan anak menjadi semakin jauh.
Stres dan cemas karena uang
Masalah finansial bukan hanya tentang angka, tetapi juga kesehatan mental. Jika sering gelisah, sulit tidur, atau merasa tertekan karena tagihan menumpuk, itu pertanda serius.
Stres akibat uang bisa menurunkan produktivitas kerja, memengaruhi hubungan keluarga, bahkan mengganggu kesehatan fisik.
Solusi menghadapi masalah finansial
Setelah mengetahui tanda-tandanya, langkah berikutnya adalah melakukan evaluasi. Buat anggaran bulanan sederhana, pisahkan kebutuhan dan keinginan, serta usahakan menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana darurat.
Moms juga bisa mulai mencatat setiap pengeluaran harian agar lebih sadar ke mana uang pergi. Dengan kesadaran dan disiplin, tanda masalah finansial bisa dikendalikan sebelum berkembang menjadi lebih besar.
Mengenali tanda masalah finansial yang sering diabaikan adalah langkah penting untuk menjaga kestabilan ekonomi keluarga.
Setelah mengelola uang lebih bijak, Moms bisa terhindar dari stres keuangan dan menyiapkan masa depan yang lebih tenang.
Selanjutnya: Perbedaan Biaya Provisi dan Administrasi Saat Ajukan Kredit yang Wajib Diketahui
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News