M O M S M O N E Y I D
Santai

Ini Seruan Penggemar K-Pop soal Perubahan Iklim

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Seruan menjaga lingkungan tak hanya digaungkan masyarakat pada umumnya, para penggemar K-pop juga terus melakukan kampanye.

Seruan itu mereka tujukan bagi pemimpin dunia dan perwakilan industri fesyen untuk berhenti menggunakan bahan bakar fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam rantai pasok mereka.

Aksi daring global di media sosial ini berlangsung beberapa hari sebelum pertemuan Piagam Industri Fesyen PBB untuk Aksi Iklim (UN Fashion Industry Charter for Climate Action).

Pertemuan tersebut akan dihadiri oleh para penandatangan piagam serta perwakilan merek fesyen utama, termasuk grup industri mewah Prancis, LVMH.

Piagam ini dirancang agar industri fesyen bersatu dan menciptakan rencana yang jelas untuk mencapai emisi nol bersih (net-zero emission) pada 2050. Namun, menurut Vogue Business, piagam itu belum berbuat banyak dalam menunjukkan aksi nyata.

Rumah fesyen mewah seperti Chanel dan Dior telah lama memiliki bintang K-pop untuk menjangkau pasar anak muda, terutama di Asia.

Namun, di saat ada ancaman nyata bahwa Bumi akan mencapai titik didih global, para penggemar K-pop menginginkan industri fesyen berhenti menyembunyikan komitmen iklim lemah mereka di balik para bintang.

Baca Juga: Penggemar Kpop Rayakan Kemenangan, Apa Sebabnya?

"Sebagai penggemar yang berbasis di UEA – di mana COP28 akan berlangsung – kami berharap, dengan menyebarkan kesadaran tentang aksi iklim, kami dapat berkontribusi secara positif dan menginspirasi Carat (pengggemar Seventeen) lainnya dan penggemar K-pop untuk membicarakan isu iklim," ujar Shia, pengurus fanbase Seventeen UEA.

Penggemar K-pop global melakukan aksi daring di Instagram, Twitter, dan TikTok dengan menandai (tag/mention) perwakilan industri fesyen dan pemimpin dunia yang disatukan oleh Piagam Industri Fesyen PBB untuk Aksi Iklim, untuk mendengarkan suara generasi masa depan.

Penggemar K-pop mengatakan, mereka terinspirasi dari inisiatif idol mereka, seperti pidato Seventeen di UNESCO Youth Forum dan terpilihnya Blackpink sebagai duta COP26 di 2021.

Grup K-pop tersebut juga menerima penghargaan Anggota Orde Kerajaan Inggris atau Member of the Order of the British Empire (MBE) dari Raja Charles III, karena telah menyebarkan pesan lingkungan kepada audiens secara global.

Aksi daring ini diorganisir oleh Kpop4Planet, platform iklim oleh penggemar, sebagai bagian dari kampanye Unboxed: High Fashion, High Carbon.

Kampanye ini untuk meminta rumah fesyen mewah seperti Chanel, Celine, Dior, dan Saint Laurent menetapkan target ambisius dan mengambil aksi iklim nyata dengan beralih ke energi terbarukan sepenuhnya di 2030, termasuk di rantai pasok mereka.

Menurut laporan Kpop4Planet, yang memberikan peringkat kepada merek berdasarkan informasi tersedia secara umum terkait dengan target iklim dan emisi, keempat merek tersebut gagal dalam hal komitmen iklim dan investasi pada energi terbarukan untuk rantai pasok mereka.

Baca Juga: Hospital Playlist dan 5 Drama Korea Musikal Ini Wajib Ditonton Penggemar Musik

"Penggemar K-pop tidak hanya peduli dengan aktivitas idola mereka sebagai duta merek mewah, tetapi juga dengan masa depan bumi yang akan mereka wariskan. Ini saatnya bagi rumah fesyen mewah untuk berhenti melakukan greenwashing," kata Dayeon Lee, juru kampanye Kpop4Planet dalam keterangannya.

Sejak kampanye diluncurkan pada Agustus tahun lalu, petisi Kpop4Planet telah mengumpulkan tanda tangan lebih dari 11,700 penggemar K-pop dari 69 negara, termasuk Prancis, Amerika Serikat, Inggris, Korea Selatan, dan Indonesia.

Petisi tersebut dikirimkan sebagai bagian dari aksi protes truk internasional yang berlangsung selama Paris Fashion Week di bulan September. Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari merek tersebut, kecuali Saint Laurent.

COP28 akan menandai lima tahun sejak merek dan produsen bergabung dengan Piagam Industri Fesyen PBB untuk Aksi Iklim.

Meskipun terdapat peningkatan sebesar 16% dalam melaporkan dampak iklim sejak tahun 2020, hanya 45% penandatangan yang telah menetapkan target iklim publik yang diperlukan untuk menjaga pemanasan global di bawah 1,5°C. 

Dan, hanya 42% penandatangan yang telah menetapkan target 100% energi terbarukan dalam operasi mereka pada 2030.

Inilah sebabnya, pada COP28, para penandatangan harus menunjukkan komitmen iklim yang lebih ambisius dan kolaboratif untuk mencapai target Piagam.

"COP28 adalah tempat yang tepat untuk mereka menunjukkan posisinya sebagai pemimpin industri fesyen dengan mengambil aksi untuk lingkungan. Kami tidak akan berhenti sampai kami mendengar target pengurangan emisi absolut dari merek tersebut serta rencana untuk beralih ke energi terbarukan," lanjut Lee.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Awas Terlalu Lama Menatap Gadget, Risiko Rabun Jauh dan Silinder

Dokter mengatakan penggunaan gadget dan perangkat digital yang semakin intensif meningkatkan risiko berbagai gangguan penglihatan.

Liburan HUT Jakarta ke-499, Promo Ancol Gratiskan Tiket Masuk WNI di 3 Tanggal Ini

Ingin liburan seru tanpa biaya masuk? Ancol gratiskan tiket di tanggal pilihan. Ketahui jadwal dan cara klaim tiket!

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 22-28 Juni 2026, Bebelac Beli 2 Hemat

Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan tawarkan diskon hingga puluhan ribu untuk produk harian. Cek daftar lengkapnya agar tak ketinggalan!

Analis: MSCI akan Pertahankan Indonesia sebagai Emerging Market, Ini Alasannya!

Laporan MSCI Accessibility Review 2026 menunjukkan posisi Indonesia relatif kuat. Status emerging market akan aman?

7 Promo HUT Jakarta ke-499, Jangan Lewatkan Diskon Terbatas Starbucks hingga HokBen

HUT Jakarta ke-499 tawarkan diskon kuliner terbatas! Jangan sampai lewatkan promo B1G1 atau harga spesial di Starbucks dan HokBen. Cek sekarang!

Promo HokBen HUT Jakarta ke-499, Makan Mewah Irodori Bento Bayar Lebih Hemat

Makan enak di HUT Jakarta ke-499? HokBen tawarkan Irodori Bento + Ocha dengan diskon hampir Rp20.000. Hanya berlaku 22-24 Juni 2026.

Harga Emas Global Memantul Naik di tengah Kemajuan Negosiasi AS-Iran di Swiss

Perkembangan kesepakatan damai AS-Iran memicu kenaikan harga emas hari ini. Negosiasi di Swiss akan berlanjut hingga akhir pekan ini.

Promo Starbucks & Chatime, Rayakan HUT Jakarta dengan Bundling Minuman Hemat Sekarang

Rayakan HUT Jakarta dengan hemat! Starbucks berikan harga spesial untuk 2 minuman, Chatime hadirkan Buy 1 Get 1. Cek sekarang juga!

Tarot Reader Jadi Peluang Cuan, Penghasilannya Bisa Hampir Dua Digit

Profesi tarot reader kini tidak hanya sekadar aktivitas spiritual dan hobi, tetapi bisa jadi peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan

Hujan Sangat Lebat di Sini, Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (22/6) Jabodetabek

Update peringatan dini BMKG prakiraan cuaca hari ini Senin (22/6) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat di daerah berikut ini.