M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Cek Sebelum Konsumsi

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat biasanya memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Penderita asam urat sebaiknya lebih cermat membaca informasi kandungan nutrisi sebelum menyantap menu harian.

Sayuran rendah purin seperti timun, wortel, dan selada adalah alternatif yang lebih aman untuk dikonsumsi secara rutin.

Mengutip dari Verywellhealth, inilah deretan sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat:

Deretan sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat 

1. Kembang kol

Kembang kol mengandung purin dalam jumlah sedang hingga tinggi. Walau terlihat sehat dan kaya serat, sayuran ini sebaiknya tidak dikonsumsi secara rutin oleh penderita asam urat karena bisa memicu lonjakan kadar asam urat dalam darah.

2. Asparagus

Asparagus adalah sayuran yang sering dipuji karena kandungan nutrisinya, termasuk vitamin K, folat, dan serat. Namun, bagi penderita asam urat, asparagus termasuk dalam kategori sayuran tinggi purin. 

Konsumsi terlalu sering, terutama saat asam urat sedang kambuh, bisa memperparah gejala.

Baca Juga: Cara Diet Cepat Turunkan Asam Urat Tinggi, Cuma Makan Ini

3. Jamur

Jamur kancing atau shiitake mengandung purin sedang. Walaupun bukan pemicu utama serangan asam urat, konsumsi rutin dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat.

4. Daun singkong

Daun singkong merupakan bagian dari banyak menu tradisional Indonesia. Namun, daun ini mengandung purin yang tinggi, sehingga tidak disarankan untuk penderita asam urat, terutama dalam kondisi akut.

5. Kangkung

Kangkung memang nikmat disantap dan sering hadir di berbagai hidangan nusantara. Tapi, bagi penderita asam urat, kandungan purin di dalamnya bisa memicu kekambuhan.

6. Kacang panjang

Kacang panjang kerap hadir di berbagai menu sayur dan tumisan. Namun, kacang panjang merupakan salah satu sayuran dengan kandungan purin tinggi.

Sebaiknya dihindari jika Anda ingin menjaga kadar asam urat tetap stabil.

Baca Juga: Lauk Pauk untuk Penderita Asam Urat Tinggi, Ini Dia Lauk yang Aman & Bergizi!

5 Sayuran yang bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat

1. Mentimun
Mentimun dikenal sebagai sayuran dengan kandungan air yang sangat tinggi, sehingga membantu proses detoksifikasi tubuh dan meningkatkan frekuensi buang air kecil. 

Dengan begitu, kelebihan asam urat bisa lebih cepat dikeluarkan melalui urin. Mentimun juga rendah purin dan memiliki kandungan flavonoid dan tanin yang bersifat antiinflamasi.

Mentimun bisa dimakan langsung, dijadikan jus, atau dicampurkan ke dalam salad harian.

2. Tomat

Tomat adalah sumber vitamin C dan likopen yang tinggi. Dua antioksidan ini terbukti dapat menurunkan kadar asam urat dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

Tomat juga bersifat alkalis yang mendukung fungsi ginjal dalam membuang zat sisa seperti asam urat. Tomat bisa dijadikan jus segar, tambahan salad, sambal, atau dimasak dalam sup dan kari.

3. Paprika

Paprika merah kaya akan vitamin C dan sangat rendah purin, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita asam urat. Vitamin C dalam paprika berperan penting dalam mengurangi kadar asam urat darah.

Sedangkan kandungan antioksidannya membantu melindungi sendi dari kerusakan dan peradangan.Tambahkan paprika ke dalam tumisan, salad, atau panggang sebagai camilan sehat.

4. Wortel

Wortel tidak hanya menyehatkan mata, tetapi juga memiliki manfaat dalam mengontrol kadar asam urat. Kandungan serat tinggi membantu membersihkan racun dari tubuh, sementara antioksidan alami dalam wortel mendukung fungsi ginjal.

Wortel juga mampu mengatur produksi enzim yang terlibat dalam metabolisme purin. Konsumsi dalam bentuk mentah, kukus, atau buat jus wortel segar tanpa gula.

5. Pare

Pare memang dikenal pahit, namun di balik rasanya itu tersimpan manfaat besar untuk penderita asam urat. Sayuran ini mengandung vitamin C, potasium, magnesium, dan zat besi, serta senyawa aktif yang mendukung fungsi ginjal dalam proses detoksifikasi.

Konsumsi dalam bentuk jus, rebusan, atau olahan tumis dengan bumbu ringan.

Itulah rangkuman yang membahas tentang deretan sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat dan alternatifnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.