MOMSMONEY.ID - Biaya persiapan sering menjadi salah satu kendala bagi masyarakat yang ingin bekerja atau magang di Jepang.
Kini, calon pekerja migran Indonesia (PMI) memiliki akses pembiayaan resmi melalui Kredit Usaha Rakyat Penempatan Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI).
Fasilitas tersebut hadir lewat kerjasama PT Binawan Inti Utama (Binawan) dengan PT Bank Mandiri Tbk sebagai bank pelaksana KUR PMI yang ditunjuk pemerintah.
Melalui skema ini, calon PMI dapat memperoleh pembiayaan hingga Rp 100 juta sesuai ketentuan yang berlaku.
Dana tersebut dapat digunakan untuk membantu kebutuhan persiapan keberangkatan sehingga peserta tidak lagi terkendala biaya di awal.
Baca Juga: Laporan Jobstreet: Pekerja Indonesia Paling Puas soal Gaji di Asia Pasifik
Direktur Utama PT Binawan Inti Utama Said Saleh Alwaini mengatakan, fasilitas tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi talenta Indonesia yang ingin berkarier di Jepang.
"Melalui fasilitas KUR PMI ini, kami berharap semakin banyak talenta Indonesia dapat mengakses pelatihan dan penempatan sebagai Skilled Worker di Jepang tanpa terkendala biaya," kata Said dalam keterangan resmi Senin (27/7).
"Ke depan, kami juga berharap skema pembiayaan ini dapat diperluas untuk mendukung penempatan ke negara-negara lain seperti Jerman, Austria, Australia, dan kawasan Timur Tengah," lanjutnya.
Selain membantu pembiayaan, skema ini juga diharapkan memberi perlindungan lebih bagi calon pekerja migran.
Dengan memanfaatkan pembiayaan resmi dari perbankan, peserta tidak perlu bergantung pada pinjaman rentenir maupun praktik percaloan yang berisiko, sehingga proses keberangkatan menjadi lebih aman dan sesuai aturan pemerinta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News