MOMSMONEY.ID - Ruang tamu era 70-an kembali populer. Kenali conversation pit, kelebihan, kekurangan, dan tips membuatnya aman di Rumah Anda.
Ruang tamu dengan posisi lantai lebih rendah dari area utama kembali mencuri perhatian pencinta interior. Gaya yang dikenal sebagai conversation pit ini pernah menjadi ciri khas hunian pada era 1960 hingga 1970-an.
Kini, konsep tersebut kembali hadir dengan tampilan yang lebih simpel dan menyesuaikan gaya hidup modern. Melansir dari Better Homes & Gardens, minat terhadap desain ini ikut muncul seiring populernya kembali gaya modern pertengahan abad dan furnitur berprofil rendah.
“Ini adalah cara untuk menciptakan batasan dalam ruang yang lebih besar, agar lebih intim tanpa harus memasang dinding di sekitarnya,” ujar Justin Racinowski, kepala studio desain Racinowski Design Studio.
Baca Juga: 9 Tren Kamar Mandi Retro 2026 yang Bikin Rumah Terlihat Lebih Privat
Apa itu conversation pit?
Conversation pit adalah area duduk yang dibuat lebih rendah dibandingkan lantai utama. Perbedaan level ini membuat ruang berkumpul terasa lebih terpisah tanpa perlu menggunakan dinding.
Dulu, konsep tersebut banyak digunakan pada rumah dengan denah terbuka. Area yang lebih rendah sekaligus menjadi pembatas visual dan tempat berkumpul yang terasa lebih intim.
Mengapa kembali populer?
Kembalinya gaya retro membuat conversation pit ikut mendapatkan perhatian. Sofa rendah, kursi empuk, serta furnitur bergaya modern pertengahan abad sangat cocok ditempatkan di area seperti ini.
Konsep tersebut juga bisa menjadi inspirasi untuk rumah di Indonesia. Namun, desainnya tetap perlu disesuaikan dengan luas ruangan, struktur bangunan, serta kebutuhan penghuni.
Kelebihan yang ditawarkan
Selain tampil beda, ruang tamu lantai rendah dapat memberikan dimensi baru pada interior. Beberapa kelebihannya meliputi:
- Membuat area berkumpul terasa lebih dekat.
- Membagi ruang terbuka tanpa dinding.
- Memberikan karakter pada ruang tamu.
- Membuat furnitur besar terlihat lebih menyatu.
- Bisa menjadi pusat perhatian dalam ruangan.
Bagi keluarga yang sering berkumpul di ruang tamu, konsep ini juga dapat menciptakan suasana yang lebih santai.
Ada kekurangan yang perlu diperhatikan
Conversation pit tidak selalu mudah diterapkan. Jika rumah sejak awal memiliki lantai rata, membuat area lebih rendah dapat membutuhkan pekerjaan konstruksi yang cukup rumit.
Furnitur juga terkadang perlu disesuaikan dengan bentuk ruang. Selain itu, perubahan tata letak menjadi lebih terbatas karena area lantai sudah memiliki bentuk dan ketinggian tertentu.
Karena menyangkut struktur bangunan, perubahan seperti ini sebaiknya direncanakan bersama tenaga profesional.
Baca Juga: Tren Renovasi Rumah Ini Jadi Pilihan Ketika Pindah Hunian Makin Mahal
Jangan lupakan faktor keamanan
Perbedaan ketinggian lantai menjadi hal yang paling perlu diperhatikan. Jika berada di jalur orang berjalan, area rendah bisa meningkatkan risiko tersandung.
Agar lebih aman, gunakan pencahayaan yang cukup, buat batas lantai terlihat jelas, dan hindari menempatkan area tersebut di tengah jalur lalu lintas rumah. Pegangan atau pembatas juga dapat dipertimbangkan sesuai kondisi bangunan.
Bawa nuansa retro dengan cara sederhana
Tidak perlu membuat seluruh rumah bergaya 1970-an. Sofa rendah, material kayu, pencahayaan hangat, dan susunan kursi yang menghadap ke tengah sudah cukup memberikan kesan retro.
Untuk rumah lama yang sudah memiliki area lantai rendah, bagian tersebut bisa dipertahankan lalu diperbarui dengan furnitur dan pencahayaan modern. Sementara untuk rumah baru, konsep ini lebih mudah direncanakan sejak awal pembangunan.
Conversation pit menunjukkan bahwa desain interior lama masih bisa terasa kekinian jika diterapkan dengan tepat. Konsepnya menarik untuk menciptakan ruang berkumpul yang lebih intim sekaligus memberikan karakter berbeda pada rumah.
Meski begitu, tren bukan satu satunya pertimbangan. Struktur bangunan, fleksibilitas, biaya, dan keamanan tetap perlu diperhitungkan sebelum membuat ruang tamu dengan lantai berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News