M O M S M O N E Y I D
Santai

Laporan Jobstreet: Pekerja Indonesia Paling Puas soal Gaji di Asia Pasifik

Laporan Jobstreet: Pekerja Indonesia Paling Puas soal Gaji di Asia Pasifik
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Jobstreet by SEEK merilis laporan ekslusif terbaru, Salary Pulse, yang memberikan pandangan mengenai sikap dan pengalaman pekerja Indonesia soal gaji, tingkat kewajaran kompensasi dan negosiasi.

Lewat laporan yang diambil dari survei daring pada 1.010 individu profesional di pasar kerja Indonesia ini menunjukkan bahwa pekerja Indonesia merasa digaji paling adil dan layak dibandingkan wilayah Asia Pasifik lainnya.

Dari survei tersebut ditemukan, 81% pekerja Indonesia mengatakan bahwa gaji mereka terasa wajar untuk pekerjaan yang mereka jalani saat ini. Meskipun, terdapat selisih dengan tingkat kepuasan, di mana hanya 66% responden yang menyatakan benar-benar merasa puas dengan nominal gaji mereka.

Angka tersebut juga menunjukkan para pekerja tak hanya ingin mengetahui mereka digaji sesuai standar atau tolok ukur pasar, tetapi mereka juga ingin merasa dihargai secara bermakna atas kontribusi mereka untuk bisa merasa benar- benar digaji dengan baik.

Wisnu Dharmawan, Managing Director Jobstreet by SEEK di Indonesia, mengatakan, gaji adalah faktor mendasar yang membentuk perasaan pekerja di Indonesia terhadap pekerjaan mereka.

"Kepuasan terhadap gaji merupakan area yang krusial untuk dipahami dan ditanggapi secara serius oleh para pemimpin perusahaan, mengingat peran pentingnya dalam mendorong produktivitas serta retensi karyawan yang kuat. Ketika para pemimpin mampu menciptakan kesempatan yang transparan untuk mendiskusikan gaji, mereka dapat mengelola ekspektasi dengan lebih baik dan membangun kepuasan finansial yang lebih kukuh di tempat kerja," ujar Wisnu dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6).

Baca Juga: 80% UMKM Dikelola Perempuan, Tapi Akses ke Sumber Daya Masih Jadi Tantangan

Laporan ini juga menunjukkan bahwa kepuasan pekerja terhadap gaji berdampak langsung pada performa bisnis. Ketika pekerja di Indonesia merasa bahagia dengan bayaran mereka, mereka hampir dua kali lipat atau sekitar 1,7 kali lipat lebih termotivasi dan bersedia memberikan usaha ekstra di tempat kerja.

Sebaliknya, karyawan yang tidak bahagia dengan gaji mereka memiliki kemungkinan 2,2 kali lipat lebih besar untuk memikirkan pindah pekerjaan dan mencari peluang baru.

Tak hanya itu, pekerja Indonesia menunjukkan kesediaan untuk membuat kompromi tertentu demi gaji yang lebih tinggi. Hampir sepertiga pekerja  bersedia untuk on call di luar jam kerja (29%) atau pindah ke kota maupun negara lain (29%) demi mendapatkan kenaikan gaji sebesar 10%.

Namun, laporan ini menemukan bahwa pekerja Indonesia memegang teguh nilai-nilai mereka dan tidak akan mengorbankannya demi uang. Hanya 3% yang bersedia bekerja di perusahaan dengan toxic culture demi kenaikan gaji 10%, dan hanya 6% yang mau bekerja di perusahaan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai mereka. Batasan-batasan ini memperkuat alasan mengapa pekerja di Indonesia memiliki tingkat kebahagiaan tempat kerja rata-rata terkuat di Asia Pasifik.

Dalam hal negosiasi, lebih dari setengah pekerja di Indonesia merasa nyaman untuk meminta kenaikan gaji, menjadikan mereka sebagai kelompok pekerja yang paling percaya diri di kawasan Asia Pasifik. Hampir dua pertiga (64%) pekerja tercatat pernah berinisiatif meminta kenaikan gaji kepada perusahaan. Menariknya, bersikap proaktif terbukti sangat membuahkan hasil, di mana 83% karyawan yang meminta kenaikan gaji tersebut sukses mendapatkannya.

Lebih lanjut, laporan eksklusif Salary Pulse ini mengungkapkan tren kenaikan gaji cukup umum terjadi di Indonesia, di mana sebanyak 62% pekerja melaporkan adanya peningkatan upah dalam setahun terakhir. Mayoritas kenaikan ini bersifat moderat, dengan 45% pekerja menerima kenaikan hingga 5% dan 39% menerima kenaikan antara 6–10%.

Peningkatan kompensasi ini sangat mempengaruhi tingkat kepuasan psikologis pekerja. Karyawan yang mendapatkan kenaikan gaji berdasarkan performa atau kinerja kerja (performance-based) jauh lebih bahagia dengan remunerasi mereka (89%) dibandingkan dengan mereka yang hanya menerima penyesuaian massal di tingkat perusahaan (company-wide), yaitu sebesar 67%. Ini menunjukkan pentingnya bagi manajemen untuk mengaitkan kompensasi secara langsung dengan kontribusi nyata individu.

Aspek demografi seperti perbedaan generasi turut memicu dinamika kepuasan yang kontradiktif di lingkungan kerja Indonesia. Meskipun kelompok Gen Z menerima pendapatan rata-rata yang lebih rendah karena sebagian besar masih berada di level pemula atau bekerja paruh waktu, mereka menunjukkan kepuasan gaji yang tinggi dengan 65% merasa bahagia terhadap upah mereka.

Sebaliknya, kelompok Gen X yang secara statistik merupakan kelompok berpenghasilan tinggi justru menjadi generasi yang paling tidak merasa dihargai dengan baik, di mana hanya 41% yang merasa digaji secara memadai.

Ketegangan psikologis ini sering kali dipicu oleh persepsi ketidakadilan saat membandingkan tanggung jawab besar mereka dengan rekan kerja yang lebih junior, yang diperparah oleh terbatasnya pertumbuhan gaji berkala serta keengganan mereka sendiri untuk meminta kenaikan upah secara proaktif akibat norma sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rayakan Hari Anak Nasional, Es Teler 77 dan Bobo Bikin Menu Spesial untuk Anak-anak

Es Teler 77 dan Bobo ajak orang tua bernostalgia sekaligus menciptakan kenangan baru dengan menghadirkan menu spesial untuk anak-anak.

5 Tren Desain Rumah yang Kembali Populer di Tahun 2026, Tertarik Model Ini?

5 tren desain rumah tahun 2026 kembali populer, dari wallpaper hingga warna cokelat, menghadirkan hunian nyaman dan penuh karakter.  

Sindrom Kekayaan Mendadak pada Moms? Sadari Hal Ini Sebelum Ambil Keputusan

Sindrom kekayaan mendadak membuat Moms perlu paham cara kelola uang besar dengan tepat biar gak salah ambil keputusan.

Sayur Dimakan Awal atau Akhir? Ternyata Ini Cara Makan yang Tepat

Siapa yang sangka jika urutan makan yang umum seperti saat ini bukanlah urutan makan yang tepat. Ini caranya.  

5 Tips Investasi Bijak dan Terukur bagi Perempuan biar Keuangan Tetap Aman

Mau mulai investasi? Yuk, simak tips investasi dengan bijak dan terukur untuk perempuan berikut ini dari Amartha.

7 Makanan Penambah Gairah Seks yang Bikin Hubungan Suami Istri Makin Lengket

Temukan berbagai jenis makanan alami yang ampuh meningkatkan gairah seks dan melancarkan aliran darah demi hubungan intim yang lebih berkualitas.

Kenapa Harus Berhenti Merokok? Ini Efek Buruknya pada Kesuburan Pria

Kebiasaan merokok tak hanya merusak paru-paru dan jantung, tetapi juga menjadi musuh utama kesuburan pria karena merusak kualitas sperma.

4 Kesalahan Membuat Donat yang Bikin Hasilnya Bantat dan Berminyak, Hindari Moms!

Agar hasilnya tidak bantat dan berminyak, ada 4 kesalahan membuat donat yang harus dihindari. Cari tahu di sini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/7), Hujan Lebat Tetap Landa Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 22 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Hasil China Open 2026, Putri KW dan 3 Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari pertama, empat wakil Indonesia melangkah 16 besar dan satu lainnya terhenti.