MOMSMONEY.ID - Agar otak tetap terus bisa bekerja dengan baik hingga tua, cobalah latih dengan beberapa kegiatan berikut ini, yuk.
Menjaga kesehatan otak sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh, ya. Perawatan dari dalam dan luar juga perlu dilakukan untuk merawat fungsi otak.
Perubahan daya ingat bisa menjadi bagian alami dari proses penuaan. Namun, kebiasaan sehari-hari dapat membantu menjaga ketajaman ingatan Anda seiring berjalannya waktu.
"Terkait daya ingat dan kesehatan otak secara umum, bersikap proaktif adalah langkah yang sangat bermanfaat," ujar Neuropsikiater Drew Cumming, MD kepada laman Cleveland Clinic.
Salah satu caranya adalah dengan melakukan beberapa latihan yang memacu otak untuk terus bekerja dengan baik. Apa saja jenis latihannya? Berikut ada beberapa daftarnya:
Baca Juga: Delayed Sleep Phase Syndrome Beda dengan insomnia, Para Night Owls Wajib Baca
Bermain teka-teki
Sudah bukan rahasia, ya, jika bermain teka-teki bisa melatih kesehatan dan fungsi otak bagi semua umur.
Mengutip laman Healthline, penelitian menunjukkan, mengerjakan puzzle atau teka-teki mampu merekrut berbagai kemampuan kognitif dan merupakan faktor pelindung penuaan kognitif visuospasial.
Sebab, saat menyusun teka-teki atau puzzle, kegiatan mencocokkan gambar maupun tulisan bisa jadi cara yang bagus untuk menantang dan melatih otak.
Belajar skill baru
Skill atau keahlian merupakan hal yang bisa dipelajari jika Anda memiliki minat kuat. Dengan mempelajari keahlian baru, Anda akan “memaksa” otak untuk mempelajari hal baru juga.
Dari kegiatan itulah kemudian otak mampu melakukan fungsinya dengan baik. Selain melatih fungsi otak, belajar keahlian baru juga bisa menjadi bekal untuk kehidupan di masa depan.
Olahraga
Bukan cuma bisa membantu menjaga kesehatan tubuh, jika dilakukan dengan rutin, olahraga juga punya dampak positif buat kesehatan otak. Olahraga mampu melepaskan kortisol yang menyebabkan stres dan tekanan pada otak.
Olahraga juga bisa memperlambat penurunan fungsi otak karena umur, lo. Maka dari itu, jika ingin kesehatan otak selalu terjaga, mulailah dengan rajin berolah raga, ya.
Baca Juga: Bukan Ansos atau Introvert, Kenali Cave Syndrome yang Bikin Anda Malas Keluar Rumah
Belajar bahasa baru
Menurut banyak penelitian, bilingualisme dapat memberikan daya ingat lebih baik, peningkatan keterampilan visual-spasial, dan tingkat kreativitas lebih tinggi.
Dengan keahlian untuk belajar bahasa baru, Anda bisa membuat otak menunda timbulnya penurunan fungsinya. Beberapa hal yang mungkin bisa dicoba selain mempelajari bahasa baru adalah belajar memainkan alat musik, atau mempelajari hobi baru.
Tambah kosakata
Kosakata yang banyak dan beragam ternyata bisa dikaitkan dengan fungsi otak, lo. Selain bisa membuat Anda terlihat pintar, menambah kosakata baru juga bisa menjadi stimulasi bagi otak.
Penelitian menunjukkan, ada lebih banyak bagian otak yang terlibat dalam mempelajari kosakata, khususnya di bagian yang penting untuk pemrosesan visual dan pendengaran.
Meditasi
Selain menenangkan, meditasi pun bagus untuk kesehatan otak. Melansir Very Well Mind, sebuah penelitian menunjukkan, meditasi dikaitkan dengan neuroplastisitas yang lebih besar, penurunan penuaan otak, dan peningkatan kemampuan kognitif.
Di mana jika dilakukan dengan rutin, maka otak akan memiliki fungsi lebih baik dan tidak mudah pikun.
Perbaiki gaya hidup
Menurut Harvard Health, berbagai penelitian menunjukkan bahwa Anda dapat membantu mencegah penurunan fungsi kognitif dan mengurangi risiko demensia dengan menerapkan beberapa kebiasaan hidup sehat yang mendasar seperti:
- Tetap aktif secara fisik,
- Tidur yang cukup,
- Tidak merokok,
- Menjalin hubungan sosial yang baik,
- Membatasi konsumsi alkohol hingga maksimal satu gelas per hari,
- dan mengikuti pola makan ala Mediterania.
Yuk, lakukan secara rutin beberapa latihan yang bagus untuk merawat kesehatan dan fungsi otak itu tadi mulai dari sekarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News