MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada sejumlah minuman untuk meningkatkan kesehatan otak secara alami, lho. Apa sajakah itu?
Otak merupakan pusat kendali tubuh yang bekerja tanpa henti sejak bangun tidur hingga kembali beristirahat. Konsentrasi, daya ingat, suasana hati, hingga kemampuan mengambil keputusan sangat bergantung pada kondisi otak.
Selain tidur cukup dan aktivitas fisik teratur, asupan nutrisi juga memegang peranan penting dalam menjaga fungsi otak tetap optimal.
Tidak hanya makanan padat yang berpengaruh, tetapi juga minuman tertentu dapat membantu mendukung kesehatan otak secara alami.
Kandungan antioksidan, vitamin, mineral, serta senyawa aktif dalam minuman sehat mampu melindungi sel otak dari kerusakan dan mendukung kinerja sistem saraf.
Baca Juga: 7 Cara Menjaga Kesehatan Otak saat Usia Lanjut
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa minuman untuk meningkatkan kesehatan otak secara alami:
1. Teh Hijau
Teh hijau mengandung senyawa alami yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Minuman ini telah lama diteliti karena manfaatnya bagi metabolisme tubuh, daya tahan tubuh, proses penuaan, serta kesehatan otak. Konsumsi teh hijau secara teratur dinilai memberikan manfaat yang lebih baik dibandingkan minum sesekali.
Di dalam teh hijau terdapat katekin, yaitu antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif pada otak. Selain itu, teh hijau juga mengandung L theanine, asam amino yang dapat membantu meningkatkan fokus dan perhatian dengan efek yang lebih tenang, terutama saat dikombinasikan dengan sedikit kafein.
Manfaat teh hijau bagi otak antara lain meningkatkan kewaspadaan tanpa membuat tubuh terlalu terstimulasi, membantu melindungi sel saraf dari kerusakan akibat stres oksidatif, serta berpotensi mendukung memori kerja.
2. Kopi
Kopi merupakan salah satu sumber antioksidan yang cukup besar dalam pola makan sehari hari. Minuman ini telah banyak diteliti terkait pengaruhnya terhadap kesehatan otak.
Kafein dalam kopi bekerja dengan cara menghambat adenosin, zat kimia di otak yang memicu rasa mengantuk. Efek ini membantu meningkatkan fokus, konsentrasi, dan kecepatan reaksi dalam waktu singkat.
Dalam jangka panjang, konsumsi kopi dalam jumlah sedang dikaitkan dengan risiko penurunan kognitif yang lebih rendah seiring bertambahnya usia. Manfaat ini tidak hanya berasal dari kafein, tetapi juga dari senyawa bioaktif lain yang terdapat dalam kopi.
Kopi berpotensi membantu meningkatkan kewaspadaan, mempercepat pemrosesan informasi, mendukung kerja dopamin yang berperan dalam motivasi, serta memberikan perlindungan terhadap gangguan saraf seperti Alzheimer dan Parkinson.
3. Smoothie Blueberry
Blueberry dikenal kaya akan flavonoid, terutama antosianin, yaitu senyawa tanaman yang berperan penting dalam kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi blueberry secara rutin dapat membantu menjaga daya ingat, kemampuan belajar, dan fungsi kognitif secara keseluruhan.
Mengolah blueberry menjadi smoothie membuat kandungan nutrisinya tetap terjaga sekaligus praktis untuk dikonsumsi setiap hari. Minuman ini membantu sel sel otak berkomunikasi dengan lebih baik, mendukung proses belajar dan mengingat, mengurangi peradangan pada otak, serta memberikan perlindungan antioksidan.
Baca Juga: 3 Manfaat Makan Sayuran Hijau untuk Kesehatan Otak
4. Jus Bit
Bit mengandung nitrat alami, betalain, dan polifenol yang bermanfaat bagi kesehatan otak. Senyawa ini membantu meningkatkan aliran darah, memperkuat pertahanan antioksidan, serta memengaruhi proses yang berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.
Nitrat dalam bit membantu meningkatkan produksi oksida nitrat, yang berperan dalam melancarkan aliran darah ke otak. Aliran darah yang baik membantu pengiriman oksigen dan nutrisi ke jaringan otak, sehingga fungsi otak dapat terjaga dengan lebih optimal.
Minum jus bit berpotensi membantu meningkatkan aliran darah ke otak, mendukung memori, serta memberikan perlindungan pada sel otak, meski penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan manfaat jangka panjangnya.
5. Susu Emas Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi. Kurkumin dapat membantu melindungi sel otak dengan menekan peradangan dan stres oksidatif yang berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.
Senyawa ini juga memengaruhi jalur yang berhubungan dengan memori dan pembelajaran. Namun, kurkumin sulit diserap tubuh jika dikonsumsi sendiri. Mengombinasikannya dengan lada hitam dapat membantu meningkatkan penyerapannya.
Susu emas kunyit berpotensi membantu mengurangi peradangan otak, melindungi sel saraf, mendukung fungsi kognitif, serta memberikan efek perlindungan bagi otak.
6. Jus Delima
Jus delima kaya akan polifenol, yaitu antioksidan kuat yang membantu melindungi sel otak dari stres oksidatif dan peradangan. Kedua kondisi ini sering dikaitkan dengan penurunan kognitif dan gangguan neurodegeneratif.
Penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa dalam delima dapat membantu menjaga aliran darah ke otak dan memengaruhi proses yang berkaitan dengan penumpukan protein berbahaya di otak. Meski masih membutuhkan penelitian lanjutan, jus delima berpotensi mendukung fungsi otak dalam jangka panjang.
Baca Juga: Apakah Menggunakan AI Memengaruhi Kerja Otak? Ini Dampaknya
7. Minuman yang Diperkaya Omega 3
Asam lemak omega 3, terutama DHA dan EPA, sangat penting bagi kesehatan otak. DHA merupakan komponen utama dalam struktur otak dan berperan dalam komunikasi antar sel saraf.
Asupan omega 3 dikaitkan dengan peningkatan kemampuan belajar, daya ingat, kesejahteraan kognitif, aliran darah yang sehat ke otak, serta perlindungan sel otak dari kerusakan akibat penuaan. Omega 3 dapat diperoleh dari minuman yang diperkaya, seperti susu, susu nabati, jus tertentu, dan minuman fungsional.
Itulah beberapa minuman untuk meningkatkan kesehatan otak secara alami. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Hindari Macet Parah! Genangan Air Kepung Jakarta, Cek Titiknya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News