M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Terus Menunjukkan Penguatan, Tercatat Masih Bertengger di Level 7.000

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat pada pembukaan Selasa (28/11). 

Pada pembukaan pukul 09.00, IHSG menguat ke level 7.022. Nilai ini naik 9 poin dari penutupan sehari sebelumnya. 

Dalam riset BRI Danareksa Sekuritas, kondisi IHSG sekarang ini masih tertahan di area resisten 7.046.  

Baca Juga: IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham dari KB Valbury 28 November 2023

Menurut analis, IHSG belum ada perubahan signifikan dari pergerakan sebelumnya.

Oleh karena itu, untuk jangka pendek masih ada potensi koreksi, dengan support sementara di 6.965.

Meski begitu, tren masih bullish dan peluang IHSG kembali menguat menembus 7.046 masih cukup besar.

Baca Juga: IHSG Hari Ini 28 November 2023 Diprediksi Menguat, Ini Analisis dari Samuel Sekuritas

BRI Danareksa Sekuritas juga memberikan rekomendasi saham untuk hari ini. Adapun saham yang bisa menjadi pilihan trading adalah:

SMGR - Trading Buy

  • Trading range: Rp 6,100 – Rp 7,100
  • Trend Bearish mulai patah. Harga sempat breakout resisten Rp 6.500 dan berpotensi melanjutkan penguatan ke area resisten Rp 7.100.

JSMR - Trading Buy

  • Trading range: Rp 4.300 – Rp 5.000
  • TrendBullish. Posisi harga berada di area support MA 20 dan berpotensi melanjutkan penguatan dengan ke area Rp 5.000. Waspadai penurunan lebih dalam jika harga turun di bawah Rp 4.340.

CTRA - Trading Buy 

  • Trading range: Rp 960 – Rp 1.095
  • Trend: Tren bullish. Posisi harga berada di area support MA 20 dan berpotensi memantul dari area support ke area resisten Rp 1.200, tunggu konfirmasi harga breakout Rp 1.145 untuk melakukan pembelian. Batasi kerugian jika harga turun di bawah support Rp 1.100.

Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 7.013 pada Senin (27/11), AMMN dan TLKM Sokong Indeks

BUKA - Sell

  • Trading range: Rp 193 – Rp 216
  • Trend: Sideways dan berpotensi memasuki bearish trend. Posisi harga sudah berada di bawah MA 20 dan MA 60. Masih ada potensi penurunan lebih dalam ke area support berikutnya di Rp 193.

BRPT - Sell

  • Trading range: Rp 970 – Rp 1.070
  • Trend Bearish. Posisi harga mulai menembus support Rp 950 dan berpotensi melanjutkan penurunan ke support berikutnya di Rp 870.

ASII - Sell

  • Trading range: Rp 5.550 – Rp 5.850
  • Trend: Bearish. Masih ada potensi penurunan lanjutan dengan support di Rp 5.550 selagi trend masih bearish. Waspadai penurunan lebih dalam jika harga turun di bawah support Rp 5.550.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perempuan UMKM Perlu Perisai Hukum dan Finansial untuk Naik Kelas

Potensi UMKM perempuan di Indonesia sangat besar. Legalitas dan inovasi jadi fondasi agar usaha bisa melesat jadi penggerak ekonomi nasional.

Fokus Anda Mudah Hilang? Ini 5 Pemicu Tak Terduga Konsentrasi Menurun

Sering kehilangan fokus saat bekerja atau belajar? Ternyata, 5 hal ini diam-diam menguras konsentrasi Anda. Kenali pemicunya di sini.  

Generasi Muda Perlu Melek Investasi, Bisa Mulai dari Reksadana

Generasi muda perlu melek investasi yang bisa mereka mulai lewat investasi reksadana dengan Rp 10.000 saja.

5 Pilihan Susu Kolesterol yang Aman, Turunkan Lemak Jahat Tanpa Was-Was

Jangan lagi khawatir minum susu! Pahami 5 jenis susu yang aman dikonsumsi penderita kolesterol tinggi, demi jantung sehat dan hidup lebih baik.

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (24/4) Tidak Berubah

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Jumat (24/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Promo Solaria Baru, Makan Enak Cuma Rp 12.000 & Diskon Rp 50.000 Pakai Kartu Ini

Pengguna Maybank dan KB Bank wajib tahu! Solaria tawarkan harga Bowl Ayam Rp 12 ribu & diskon Rp 50 ribu. Buruan cek!

Nobel Run 2026 Ajak Masyarakat Gaungkan Setara Satu Lintasan

Dukung anak berkebutuhan khusus dalam beraktivitas, Nobel Run 2026 gaungkan setara satu lintasan di pagelaran lari.

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik

​Harga minyak goreng naik perlahan sejak awal tahun. Salah satu faktor utamanya adalah mahalnya kemasan plastik imbas konflik Timur Tengah.

Kata CEO SAP soal Masa Depan AI, Software Tak Tergantikan

​CEO SAP Christian Klein mengungkap masa depan AI yang ternyata sangat bergantung pada software, bukan menggantikannya dalam bisnis modern.

7 Pola Hidup Ini Jadi Biang Keladi Penyebab Kanker Ginjal, Segera Ubah Sekarang

Mengonsumsi gula dan garam berlebih adalah penyebab kanker ginjal yang jarang disadari. Temukan 7 pemicu lainnya untuk perlindungan optimal.