MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/7/2026). Simak empat rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.
Pada pekan lalu, IHSG menguat 0,83% secara mingguan ke level 5.924.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, penguatan tersebut didorong oleh technical rebound dan membaiknya sentimen domestik, termasuk kenaikan cadangan devisa Indonesia menjadi US$ 145,6 miliar.
Meski demikian, penguatan masih terbatas akibat minimnya arus dana asing dengan net foreign sell mingguan sebesar Rp 1,68 triliun di pasar reguler.
Secara teknikal, Reza memperkirakan, IHSG bergerak konsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas pada area support 5.850-5.880 dan resistance 6.000-6.050.
Baca Juga: 71% Pelaku Fintech Sebut Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan Terbesar
Sejalan dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini.
1. LSIP — Buy (Day Trade)
Pergerakan saham LSIP berhasil pullback dan bertahan di atas level support Fibonacci pada 1.240-1.275. Kondisi tersebut membuka peluang penguatan lanjutan dengan target resistance di 1.330-1.375.
- Buy: 1.250-1.300
- Target dekat: 1.330, 1.375
- Stop loss: di bawah 1.230
2. ANTM — Buy (Day Trade)
Secara teknikal, ANTM berhasil pullback dan menutup area gap di level 2.740. Apabila mampu bertahan di atas level tersebut, saham ini berpeluang melanjutkan penguatan dengan target resistance pada 2.920-3.080.
- Buy: 2.750-2.850
- Target dekat: 2.920, 3.080
- Stop loss: di bawah 2.700
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (13/7)
3. NTBK — Buy (Day Trade)
NTBK mencatat lonjakan harga dan volume transaksi yang signifikan. Penembusan resistance di level 96 membuka peluang penguatan lanjutan menuju resistance berikutnya di 111-120.
- Buy: 98-104
- Target dekat: 111, 120
- Stop loss: di bawah 96
4. TCPI — Sell
Pergerakan TCPI telah terkonfirmasi berbalik ke tren bearish setelah kembali melemah 3,23% pada perdagangan terakhir. Investor perlu mewaspadai potensi pelemahan lanjutan dengan support berikutnya di level 5.676.
- Harga terakhir: 6.000
- Support berikutnya: 5.676
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau tetap melakukan analisis secara mandiri serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News