M O M S M O N E Y I D
AturUang

71% Pelaku Fintech Sebut Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan Terbesar

71% Pelaku Fintech Sebut Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan Terbesar
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Industri financial technology (fintech) di Indonesia mulai memasuki fase yang lebih matang.

Jika sebelumnya perusahaan berlomba memperluas bisnis, kini fokus bergeser pada penguatan fundamental, keamanan layanan, hingga membangun kepercayaan pengguna agar pertumbuhan industri lebih berkelanjutan.

Temuan tersebut terungkap dalam Annual Members Survey (AMS) 2025–2026 yang dilakukan Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) terhadap 141 perusahaan anggota dari sektor sistem pembayaran, pembiayaan digital, aset digital, layanan teknologi finansial, hingga platform pendukung ekosistem.

Ketua Umum Aftech Pandu Sjahrir mengatakan, daya saing industri fintech kini tidak lagi hanya ditentukan oleh pertumbuhan bisnis, tetapi juga kemampuan perusahaan menjaga kepercayaan publik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Industri fintech Indonesia sedang memasuki fase pendewasaan. Daya saing ke depan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat perusahaan tumbuh.

Baca Juga: QRIS dan Mobile Banking Makin Lancar, Ini Sistem yang Ada di Baliknya

"Tetapi oleh seberapa kuat fundamental bisnisnya, seberapa konsisten regulasi dapat diimplementasikan, seberapa besar kepercayaan digital yang bisa dibangun, serta seberapa nyata dampaknya bagi masyarakat dan perekonomian," ujar Pandu dalam keterangan resmi Senin (13/7). 

Melalui survei tersebut, Aftech memetakan lima perubahan utama yang tengah terjadi di industri fintech, yakni pergeseran fokus dari mengejar pertumbuhan menuju penguatan fundamental bisnis, dari regulasi menuju kepastian implementasi.

Kemudian, dari pembangunan infrastruktur digital menuju kepercayaan digital, dari adopsi teknologi menuju penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta dari perluasan inklusi keuangan menuju dampak yang lebih berkelanjutan.

Survei juga menunjukkan 84%, pelaku fintech berharap, ada kepastian dan stabilitas regulasi untuk mendukung pertumbuhan industri. Selain itu, 53% responden menilai penguatan identitas digital menjadi prioritas utama untuk meningkatkan keamanan dan kepercayaan pengguna terhadap layanan keuangan digital.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin meluas. Sebanyak 83% responden telah menggunakan atau menguji coba AI untuk analisis data, layanan pelanggan, otomatisasi proses, deteksi penipuan (fraud), hingga penilaian kredit dan manajemen risiko.

Baca Juga: Visa Ungkap Modus Penipuan Berbasis AI Makin Marak, Konsumen Perlu Waspada

Meski demikian, tantangan literasi keuangan masih menjadi pekerjaan rumah. Sebanyak 71% responden menilai rendahnya literasi keuangan masyarakat menjadi hambatan utama dalam memperluas inklusi keuangan digital.

Sementara itu, 50% perusahaan menyatakan produk dan layanannya telah dirancang untuk menjangkau masyarakat unbanked dan underserved, serta 81% menjalankan program literasi keuangan.

Sekretaris Jenderal Aftech Firlie Ganinduto menyebutkan,  hasil survei juga menunjukkan industri fintech semakin siap dari sisi bisnis dan tata kelola.

Sebanyak 43% perusahaan responden telah membukukan laba, 81% telah menjalin kemitraan dengan pelaku ekosistem lain, dan mayoritas menilai regulasi saat ini sudah mendukung inovasi maupun pertumbuhan industri.

"Data AMS memperlihatkan, industri tidak hanya tumbuh lebih besar, tetapi juga semakin siap, tertata, dan bertanggung jawab. Ini terlihat dari profitabilitas yang mulai menguat, kolaborasi ekosistem yang semakin luas, serta persepsi positif terhadap arah regulasi," kata Firlie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BEM UI Layangkan 5 Tuntutan dalam Aksi #IndonesiaSadar di Bundaran HI Hari Ini

BEM UI menyuarakan 5 tuntutan dalam aksi 28 Oktober 2026. Mulai dari isu biaya pendidikan, APBN, hingga penegakan HAM dan pemberantasan KKN.

Harga Emas Antam Hari Ini (28/10) Naik, Selisih Harga dan Buyback Tetap Rp 205.000

Harga emas dan buyback Antam mengalami penguatan sebesar Rp 20.000 per gram. Cek harga besaran lainnya

Harga Emas Pegadaian Rabu (28/10) Tidak Berubah, Cek Harga Terbaru Galeri24 dan UBS

Harga emas yang dijual di Pegadaian stagnan pada perdagangan Rabu (28/10). Cek harga terbaru Galeri24 dan UBS

Kenapa Gula Darah Naik Usai Bangun Tidur? Stop Kebiasaan Makan Jam 9 Malam!

Gula darah sering melonjak drastis saat bangun tidur. Kenali pemicu biologis dan cara ampuh mengendalikannya.

Baterai HP Samsung Galaxy A08 Melonjak ke 6.000 mAh, Bawa Layar 6.7 inci!

Muncul entri TAC resmi untuk Samsung Galaxy A08. Temukan keunggulan kamera 50 MP serta jaminan update Android 6 tahun.

Makan Enak Makin Hemat! Cek Aneka Promo Gokana Terbaru Diskon hingga 30% di Sini

Nikmati Ramen, Bento, dan Teppan favorit dengan promo Gokana diskon hingga 30%. Pesan paket Mabar atau Selalu Hemat lewat ojek online kesayangan.

Jadwal Hylo Open 2026: 3 Wakil Indonesia Berlaga, Jonathan Bertemu Tunggal Denmark

Sebanyak 3 wakil Indonesia tanding di Babak 32 Besar Hylo Open 2026 hari kedua untuk memperebutkan tiket 16 besar.

7 Manfaat Kesehatan Buah Anggur untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Kurangi Kolesterol

Yuk, langsung intip apa saja manfaat anggur yang kaya nutrisi untuk kesehatan tubuh Anda berikut ini.

Hasil Hylo Open 2026: 4 Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar, Leo/Daniel Mundur

Hasil Hylo Open 2026 babak 32 besar hari pertama, Selasa (27/10), empat wakil Indonesia melenggang ke 16 besar, Leo/Daniel mundur.

Bahaya Istirahat Kurang dari 7 Jam! Kenali 5 Penyakit Akibat Kurang Tidur Ini

Sering mengabaikan istirahat 7–9 jam sehari? Ketahui berbagai penyakit akibat kurang tidur, dari penurunan fungsi otak hingga penyakit jantung.