M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Berpeluang Uji Resistance, Cek Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (9/10)

IHSG Berpeluang Uji Resistance, Cek Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (9/10)
Reporter: Muhammad Alief Andri  |  Editor: Muhammad Alief


MOMSMONEY.ID - IHSG berpeluang uji resistance, sila cek rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk perdagangan Kamis (9/10).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis 0,04% ke level 8.166 pada perdagangan Rabu (8/10/2025), masih didominasi tekanan jual meski koreksinya tertahan di atas MA20.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan, IHSG sedang membentuk bagian dari wave [v] dari wave 5 pada label hitam, sehingga berpeluang menguji area 8.260-8.302.

Namun, pada skenario lain (label merah), penguatan IHSG diperkirakan terbatas di kisaran 8.180-8.197 sebelum kembali terkoreksi.

Baca Juga: Harga Tender Offer Mega Manunggal Property (MMLP) Dikabarkan Tembus Rp 600 per Saham

Level support IHSG berada di 8.099 dan 8.022, sementara resistance di 8.217 dan 8.260.

Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk Kamis (9/10/2025):

1. AKRA - Buy on Weakness

AKRA terkoreksi 0,44% ke 1.125 disertai tekanan jual dan masih cenderung konsolidasi jangka pendek. Posisi AKRA diperkirakan berada pada bagian wave v dari wave (c) dari wave [y].

  • Buy on weakness: 1.075-1.120
  • Target price: 1.195, 1.230
  • Stoploss: di bawah 1.070

2. BBYB - Spec Buy

BBYB turun 0,53% ke 378 dan masih didominasi tekanan jual. Posisi BBYB diperkirakan berada pada bagian wave [v] dari wave 3.

  • Spec buy: 350-374
  • Target price: 400, 430
  • Stoploss: di bawah 344

Baca Juga: Saham Bank Digital Ditutup Bervariasi, Begini Rekomendasi Sahamnya

3. EXCL - Buy on Weakness

EXCL naik 1,15% ke 2.650 disertai peningkatan volume pembelian. Posisi EXCL diperkirakan berada pada bagian wave (v) dari wave [c].

  • Buy on weakness: 2.450-2.570
  • Target price: 2.700, 2.770
  • Stoploss: di bawah 2.420

4. INDF - Buy on Weakness

INDF menguat 0,35% ke 7.250 namun disertai volume penjualan. Posisi INDF diperkirakan berada pada awal wave i dari wave (iii).

  • Buy on weakness: 7.125-7.200
  • Target price: 7.425, 7.700
  • Stoploss: di bawah 7.100

Investor disarankan tetap disiplin menerapkan manajemen risiko sesuai profil investasi masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Piala Thomas 2026, Ini Starting Wakil Indonesia di Laga Pembuka vs Aljazair

Jadwal Piala Thomas 2026, Kamis (24/4), di laga pembuka Grup D, tim Indonesia menghadapi Aljazair.  

7 Manfaat Minum Air Kunyit untuk Kesehatan Tubuh Anda

Ada beberapa manfaat minum air kunyit untuk kesehatan tubuh Anda, lho. Mari cek pembahasannya di sini!

8 Pilihan Jus Rendah Gula yang Bagus untuk Kesehatan Tubuh

Ada beberapa pilihan jus rendah gula yang bagus untuk kesehatan tubuh. Mari intip beberapa di antaranya di sini!

5 Rekomendasi Makanan yang Bisa Meredakan Gejala Alergi

Ada beberapa rekomendasi makanan yang bisa meredakan gejala alergi lo. Cek selengkapnya di sini!    

7 Rekomendasi Camilan yang Kaya Protein, Cek di Sini

Yuk, intip beberapa rekomendasi camilan yang kaya protein berikut ini! Mau coba konsumsi?           

Film Kupeluk Kamu Selamanya Tayang di Bioskop 30 April, Ini Sinopsisnya

Kepeluk Kamu Selamanya, Film debut dari Kuy! Studios bekerja sama dengan Aktina Film, akan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April 2026.

15 Menu Sarapan untuk Diet Menurunkan Berat Badan, Coba yuk!

Yuk, intip beberapa menu sarapan untuk diet menurunkan berat badan berikut ini! Tertarik mencobanya?  

Prakiraan Cuaca Besok (25/4) dan Lusa di Banten, Diprediksi Turun Hujan

​​BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa di Banten akan diguyur hujan ringan, jadi pastikan untuk membawa payung saat bepergian  

Pantau Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Waspadai Turun Hujan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan, sedangkan lusa akan berawan.  

Dividen Astra International (ASII) Rp 390 per saham, Potensi Yield Menarik?

Pantau cum date dividen saham ASII, jika tidak ingin melewatkan dividen tunai dari PT Astra International Tbk.