MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Kiwoom Sekuritas Indonesia menyarankan investor tetap berhati-hati lantaran pasar saham masih dibayangi sentimen ketidakpastian.
IHSG kemarin Kamis (11/6) bergerak fluktuatif. Indeks sempat menembus level 6.000 sebelum berbalik turun dan ditutup melemah 0,28% ke level 5.886.
Dari pasar global, Wall Street mencatat reli tajam menyusul meredanya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah. Turunnya harga minyak dunia juga menjadi sentimen positif bagi pasar negara pengimpor energi seperti Indonesia.
Namun, pergerakan IHSG masih dibayangi sejumlah faktor domestik. Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 261 miliar pada perdagangan sebelumnya, sehingga akumulasi net sell sepanjang tahun berjalan mencapai sekitar Rp 78,5 triliun.
Dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati sejumlah isu yang berpotensi memengaruhi sentimen, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, persepsi risiko terhadap pasar Indonesia, hingga rencana aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta.
Untuk jangka pendek, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support 5.780-5.850 dan resistance 5.950-6.000.
"Kami mengingatkan investor atau trader untuk belum mengambil posisi beli lebih banyak, mengantisipasi gejolak akibat faktor global dan domestik selama akhir pekan," ujar Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata dalam riset paginya.
Rekomendasi saham
Pagi ini, Kiwoom membagikan sejumlah analisis teknikal untuk investor atau trader yang tertarik dengan saham AKRA, EXCL, KLBF, dan PWON.
1. AKRA
Entry Buy : 1.245 – 1.265
Target Price : 1.295 – 1.320
Support : 1.230 – 1.245
Cut loss : 1.220
2. EXCL
Entry Buy : 2.540 – 2.610
Target Price : 2690 – 2.770
Support : 2.510 – 2.540
Cut loss : 2.490
3. KLBF
Entry Buy : 710 – 725
Target Price : 745 – 765
Support : 700 – 710
Cut loss : 690
4. PWON
Entry Buy : 250 – 256
Target Price : 264 – 272
Support : 246 – 250
Cut loss : 242
Perlu diketahui, rekomendasi saham ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News