MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global stabil di atas US$ 4.300 setelah Israel dan Iran sepakat untuk mengakhiri serangan, yang telah membahayakan pembicaraan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Mengutip Bloomberg, Selasa (9/6), harga emas spot naik tipis US$ 10 menjadi US$ 4.340 per troi ons pada pukul 10.55 WIB. Kemarin, harga emas sempat ambles di bawah US$ 4.300 per troi ons, meski kemudian ditutup menguat tipis.
Israel dan Iran janji untuk menghentikan serangan rudal, menyusul seruan Presiden AS Donald Trump untuk meredakan ketegangan, karena ia berupaya mencari solusi atas konflik yang meluas dan mengguncang pasar global.
Perang yang kini memasuki bulan keempat telah mengganggu aliran energi melalui Selat Hormus, menyebabkan kenaikan harga minyak mentah dan menimbulkan kekhawatiran tentang inflasi global. Ini menyebabkan bank sentral cenderung mempertahankan suku bunga tetap atau menaikkannya, yang menjadi hambatan bagi logam mulia.
Baca Juga: Harga Emas Global Ambles ke bawah US$ 4.300 di tengah Konflik Iran-Israel Memanas
Harga emas batangan anjlok tajam pada awal konflik dan masih 18% di bawah level sebelum perang pecah akhir Februari lalu. Keuntungan sepanjang tahun ini telah terhapus pada Jumat, setelah dollar AS menguat. Pasalnya, data ketenagakerjaan yang solid memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada tahun ini.
Dengan pertimbangan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini, Citigroup Inc. memangkas target harga emas tiga bulan ke depan menjadi US$ 4.000 dari sebelumnya US$ 4.300 per troi ons. Namun, mereka mempertahankan target harga enam bulan hingga 12 bulan ke depan di level US$ 5.000 per troi ons.
"Dalam jangka panjang, kami mempertahankan pandangan bullish terhadap emas, tetapi kami percaya bahwa ini sangat berisiko dalam jangka pendek bagi siapa pun tanpa stop loss yang lebar dan horizon investasi jangka panjang," kata Kenny Hu, analis Citigroup Inc., mengutip Bloomberg, hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News