M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Pegadaian Melonjak di Awal Pekan, Senin (13/3)

Reporter: RR Putri Werdiningsih  |  Editor: Putri Werdiningsih


MOMSMONEY.ID - Harga emas Pegadaian membuka pekan ini dengan penguatan signifikan. Kali ini, harga emas Antam dan UBS kompak menguat lebih dari Rp 10.000 dibandingkan dengan harga akhir pekan lalu, Sabtu (11/3).  

Mengutip laman Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram naik Rp 15.000 menjadi Rp 1.091.000, sedangkan harga emas UBS ukuran 1 gram naik Rp 20.000 menjadi Rp 1.033.000. 

Baca Juga: Yuk Segera Investasi SR018, Ini Masa Penawaran, Imbal Hasil & Simulasi Keuntungan

Di Indonesia, emas batangan diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk alias Antam. Selain itu, ada pula PT Untung Bersama Sejahtera (UBS). Kedua produk tersebut bisa Anda dapatkan di toko perhiasan, butik Antam, maupun outlet Pegadaian.

Pegadaian menyediakan produk emas batangan dalam berbagai ukuran. Baik emas Antam maupun emas UBS, mereka tawarkan mulai dari ukuran 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 5 gram, hingga 1.000 gram.

Baca Juga: Ini Tips Keberhasilan Nona Woman dalam Memasarkan Produk

Mari simak perincian pergerakan harga emas Antam dan harga emas UBS di Pegadaian per Senin (13/3):

Harga emas Antam

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 598.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.091.000 
  • Harga emas 2 gram: Rp 2.118.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 3.151.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.216.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 10.375.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 25.804.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 51.524.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 102.967.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 257.139.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 514.060.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 1.028.075.000

Harga emas UBS

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 551.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.033.000 
  • Harga emas 2 gram: Rp 2.048.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.062.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 10.069.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 25.121.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 50.139.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 100.237.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 250.519.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 500.448.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp -

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​