M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Hari Ini Naik Tipis, Amerika Terhindar dari Shutdown

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini naik tipis, setelah sempat menembus level US$ 3.000 per troi ons pada Jumat lalu. Investor mempertimbangkan informasi bahwa pemerintah AS berhasil menghindari penutupan atau shutdown akibat kekhawatiran pertumbuhan ekonomi.

Mengutip Bloomberg, Senin (17/3) pukul 13.18 WIB, harga emas spot diperdagangkan di level US$ 2.984,90 per troi ons, naik tipis dibandingkan penutupan kemarin US$ 2.984,16 per troi ons.

Pada Jumat lalu, emas mencapai harga tertinggi sepanjang masa US$ 3.005 per troi ons, sebelum ditutup lebih rendah. Harga agak melandai karena Senat AS meloloskan rencana belanja Partai Republik yang membuka jalan bagi persetujuan paket pendanaan pemerintah.

Namuan, pasar masih memantau dampak dari agenda perdagangan agresif Presiden Donald Trump, yang menyebabkan S&P 500 mengalami koreksi minggu lalu, sebelum bangkit pada Jumat. Kenaikan tersebut mengakhiri minggu yang penuh drama, termasuk penerapan ancaman tarif terbaru dari pemimpim AS, risiko resesi dan pembicaraan geoolitik mengenai masa depan Ukraina.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 Hari Ini 17 Maret 2025

Prospek yang tidak pasti dan minat yang kuat terhadap aset safe haven telah membantu mendorong emas naik 14% sepanjang tahun ini.

Sejumlah bank global semakin yakin bahwa kenaikan lebih lanjut akan terjadi. Minggu lalu, Macquarie Group memperkirakan harga akan melonjak ke US$ 3.500 per troi ons pada kuartal kedua, sementara BNP Paribas SA menaikkan prospek harga rata-rata di atas US$ 3.000 per troi ons.

Di sisi lain, investor akan memantau banyak hal, seperti pertemuan bank sentral (Federal Reserves) minggu ini, di saat kebijakan tarif dagang Trump menguji keberanian para pembuat kebijakan.

Ketua Federal Reserves Jerome Powell menghadapi tugas yang sulit untuk meyakinkan investor bahwa perekonomian tetap kokoh dan bahwa pembuat kebijakan siap turun tangan memberikan dukungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.