M O M S M O N E Y I D
Santai

GSMA Ungkap 4 Prioritas yang Bakal Membentuk Ekonomi Digital Asia Pasifik

GSMA Ungkap 4 Prioritas yang Bakal Membentuk Ekonomi Digital Asia Pasifik
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Organisasi global yang menyatukan ekosistem seluler, GSMA merilis laporan Mobile Economy Asia Pacific 2026, Kamis (20/8). Dalam laporan tersebut, GSMA memproyeksikan teknologi dan layanan seluler bisa berkontribusi sebesar US$ 1,4 triliun bagi perekonomian Asia Pasifik pada tahun 2030. Angka tersebut meningkat 40% dari US$ 1 triliun yang dihasilkan  saat ini.

Laporan yang dirilis menjelang perhelatan M360 ASEAN 2026 bulan depan, juga menemukan bahwa fase pertumbuhan digital berikutnya tidak hanya dibentuk oleh konektivitas semata,  tetapi juga oleh cara pemerintah, operator, dan penyedia teknologi merespons empat prioritas yang saling  berkaitan.

Pertama, pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kedua, menurunnya tingkat  kepercayaan digital.

Ketiga, tingginya permintaan akan infrastruktur digital yang lebih tangguh dan keempat, minat yang  kian besar terhadap kedaulatan digital. 

Temuan ini hadir di tengah upaya pemerintah di berbagai belahan Asia Pasifik dalam mengatasi  peningkatan penipuan online, melonjaknya permintaan infrastruktur AI, ketidakpastian geopolitik yang  semakin intensif, dan ekspektasi yang terus meningkat terhadap kedaulatan digital. Laporan ini mengidentifikasi berbagai tantangan tersebut – beserta peluang yang diciptakannya sebagai tema utama  diskusi dalam M360 ASEAN pada bulan September mendatang. 

Laporan ini juga menyoroti pentingnya kedaulatan digital yang kian meningkat di kawasan Asia Pasifik. Pemerintah dan industri secara proaktif berinvestasi pada infrastruktur AI lokal, layanan cloud yang tepercaya, lingkungan data yang aman, serta kapabilitas digital guna mendukung prioritas nasional dengan  tetap menjaga keterbukaan, inovasi, dan kolaborasi lintas batas. 

Julian Gorman, Head of Asia Pacific GSMA, mengatakan dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8), industri seluler memainkan peran yang semakin  krusial dalam membentuk masa depan digital Asia Pasifik. Sebagaimana ditunjukkan dalam laporan ini,  perekonomian dan masyarakat di seluruh kawasan mengalami digitalisasi yang pesat, di mana jaringan  seluler bertindak sebagai fondasi bagi adopsi AI, kepercayaan digital, dan infrastruktur digital yang tangguh. 

Seiring dengan penekanan pemerintah pada kedaulatan digital dan harapan masyarakat akan perlindungan  yang lebih kuat dari penipuan (scam, fraud) serta ancaman siber, tanggung jawab yang diemban oleh  industri kita terus bertambah. M360 ASEAN mempertemukan para pembuat kebijakan, pemimpin industri,  dan inovator untuk mengatasi berbagai tantangan ini, memperkuat kepercayaan, serta memastikan bahwa  transformasi digital memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang bagi semua pihak.

Banyak isu yang disorot dalam laporan ini, termasuk adopsi AI, kepercayaan digital, kedaulatan digital, ketahanan jaringan, dan inklusi digital akan dibahas secara mendalam dalam ajang M360 ASEAN, yang diselenggarakan di Kuala Lumpur pada 9-10 September 2026.

Menghadirkan para menteri, regulator, operator seluler, perusahaan teknologi, dan organisasi internasional, M360 ASEAN akan mengkaji bagaimana pemerintah dan industri dapat berkolaborasi membangun ekosistem digital yang tepercaya, memperkuat ketahanan, mendukung kedaulatan digital, serta memaksimalkan potensi ekonomi dari AI dan konektivitas tingkat lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbandingan Spread Harga Jual-Buyback Emas Hari Ini, Galeri 24 Menipis

Spread emas pada 21 Agustus 2026 sebagian besar menyempit. Galeri 24 mencatat penyusutan terbesar,  Pegadaian dan HRTA spread paling kecil.

Peringkat Harga Buyback Emas Hari Ini, Antam Tetap Tertinggi

Harga buyback emas bergerak beragam pada Jumat, 21 Agustus 2026. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.

Banyak Wilayah Diguyur Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumut Besok (22/8) dan Lusa

Prakiraan cuaca BMKG Sumut Besok (22/8) dan Lusa (23/8) didominasi hujan ringan. Suhu udara diprediksi mencapai 35°C di wilayah ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Besok Sabtu (22/8) dan Lusa, Waspadai Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Sumsel besok Sabtu (22/8) didominasi cerah. Lusa, sejumlah wilayah diprakirakan mengalami udara kabur.

Prakiraan Cuaca Sumbar Besok (21/8) dan Lusa, Wilayah Ini Diguyur Hujan

Hujan ringan berpotensi meluas di Sumbar pada Minggu (23/8). Sebanyak 12 wilayah diprakirakan hujan setelah Sabtu didominasi cerah.

GSMA Ungkap 4 Prioritas yang Bakal Membentuk Ekonomi Digital Asia Pasifik

Mengulik potensi dari ekonomi seluler jelang perhelatan M360 ASEAN 2026. Kontribusi industri ini diproyeksikan naik 40% pada 2030. 

Waspada Potensi Udara Kabur, Intip Prakiraan Cuaca Jogja Besok (22/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan tiga wilayah DIY mengalami udara kabur pada Sabtu (22/8), sebelum cuaca berawan mendominasi pada Minggu (23/8).

Promo Alfamart Spesial Maulid Nabi 21-25 Agustus 2026, Es Krim Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan promo Alfamart Long Weekend Spesial Maulid Nabi periode 21-25 Agustus 2026 untuk belanja lebih hemat di momen libur panjang.

Mau Liburan ke Bali Akhir Pekan? Cek Prakiraan Cuaca Besok (21/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Bali di akhir pekan relatif cerah. Simak wilayah yang berawan dan suhu tertinggi.

SR025 Resmi Ditawarkan, Cek Imbalan dan Daya Tariknya

Pemerintah menawarkan SR025 dengan imbalan tetap 6,80% dan 6,90% per tahun. Simak kelebihan dan risiko sebelum berinvestasi.