M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Gen Z Gemar Belanja di Kanal Omnichannel

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Menurut data Sensus Penduduk pada 2020, Gen Z adalah generasi dengan populasi terbesar di Indonesia, yakni sebanyak 74,93 juta atau 27,94% dari total penduduk. Generasi kelahiran 1996-2012 ini telah memasuki usia pekerja produktif dengan proyeksi pendapatan yang terus meningkat, sehingga memiliki potensi daya beli yang tinggi yang dapat mempengaruhi tren belanja dalam beberapa tahun mendatang.

Dengan daya konsumsi unik dan berbeda dengan dengan generasi lainnya, Gen Z bersedia mengeluarkan uang lebih banyak untuk memperoleh barang atau jasa yang premium sekaligus menonjolkan individualitas mereka.

Mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan, mereka memiliki karakteristik tech savvy dan kerap mengandalkan ulasan positif dari berbagai sumber digital sebelum membeli sebuah produk atau jasa.

Diulas dalam artikel McKinsey pada 2018 1 , Gen Z memiliki ekspektasi agar mampu mengakses produk dimanapun dan kapanpun secara seamless, sehingga semakin mengaburkan batasan antara kanal online maupun offline. Perilaku konsumsi ini juga didukung dengan pergeseran tren belanja pasca pandemi.

Baca Juga: Survei Orami: Ibu Butuh Pendukung dalam Memberikan ASI

Data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebutkan 60% masyarakat mulai berbelanja secara offline, 25% tetap berbelanja secara online, dan 15% gabungan keduanya. Oleh karena itu, penting bagi brands untuk memahami dan mengadopsi strategi yang matang guna menghadapi era tren belanja terbaru dan memanfaatkan peluang menjadi yang terdepan melalui strategi omnichannel commerce.

Era Omnichannel Commerce Menuju Seamless Shopping Experience

Istilah omnichannel commerce masih terdengar asing di kalangan masyarakat dan bahkan pemilik merek atau brands. Padahal, strategi bisnis ini dapat menjadi respons tepat dari kebutuhan belanja Gen Z, karena pendekatan tersebut menawarkan konsep berjualan yang menggunakan lebih dari satu kanal.

Dengan adanya strategi omnichannel, yang semula brands hanya menggunakan strategi multichannel yaitu memiliki berbagai kanal penjualan seperti toko fisik, marketplace, website, live streaming, hingga chat commerce tanpa kesinambungan, kini brands dapat meningkatkan kenyamanan konsumen saat berinteraksi dalam setiap sales touchpoint melalui integrasi dari setiap kanal penjualan tanpa batasan apapun.

Dalam mengimplementasikan strategi omnichannel commerce, dibutuhkan eksekusi yang matang di mana brands harus memperhatikan beberapa potensi kendala selama proses adaptasi ke ranah digital.

Baca Juga: Oriflame Gandeng SIRCLO Sebagai Mitra Strategis Penjualan Online dari Hulu ke Hilir

Danang Cahyono, Chief Operating Officer SIRCLO menjelaskan sebagai penyedia omnichannel enabler terdepan di Indonesia selama 10 tahun terakhir, SIRCLO menemukan beberapa titik kesulitan yang dihadapi brands saat mengadopsi strategi omnichannel, yakni dibutuhkan kapasitas inventory yang besar saat menampung berbagai jenis produk di seluruh platform penjualan, kendala logistik, serta minimnya kemahiran teknologi untuk mengeksekusi strategi ini.

"Oleh karena itu, kerjasama antara para ahli dan brands guna menghadirkan seamless shopping experience menjadi penting agar seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dari hulu ke hilir," katanya dalam keterangan yang diterima Momsmoney.

Kehadiran strategi omnichannel menjadi penting bagi brands untuk memastikan pelayanan yang menyenangkan pada setiap interaksi antara penjual dan konsumen.

Dengan misi memaksimalkan potensi pelaku bisnis, SIRCLO menghadirkan berbagai solusi teknologi ahli yang memungkinkan brands berskala besar atau enterprise untuk berjualan di berbagai kanal secara terintegrasi, seperti marketplace, website, maupun sinkronisasi stok produk pada toko fisik.

Bahkan melalui tren pemasaran dan dengan pola belanja yang semakin berkembang, SIRCLO merambah pada strategi live streaming atau pemasaran produk secara daring melalui penyiaran langsung, di mana pembeli dapat berinteraksi dengan penjual secara real-time. Selaras dengan data Jakpat, metode berjualan secara live streaming ini didominasi oleh 87% audiens dari Gen Z.

Baca Juga: Live Shopping Jadi Tren Belanja Nasional, SIRCLO Resmikan SIRCLO Studio

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update BMKG: Peluang Intensitas El Nino 75% dengan Kategori Sangat Kuat, Ini Efeknya

Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino bakal bertahan hingga awal 2027. Peluang intensitasnya 75% dengan kategori sangat kuat.

Dampak Hepatitis Bikin Gangguan Metabolik Glukosa, Gula Darah Melonjak Tinggi

Kombinasi hepatitis dan gula darah tinggi dapat mempercepat tingkat keparahan fibrosis hingga sirosis. Pelajari langkah pencegahannya di sini.

Tetap Bugar Tanpa Risiko, Ini 7 Panduan Mencegah Serangan Jantung saat Olahraga

Jangan sampai niat hidup sehat berujung bahaya akibat serangan jantung mendadak saat olahraga. Terapkan persiapan tepat dan kenali tubuh Anda.

IHSG Menguji Level 6.000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae (29/7)

Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Rabu, 29 Juli 2026 dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Bahaya Konsumsi Bir dan Daging Merah, Pria Rentan Kena Serangan Asam Urat Akut

Kebiasaan minum bir dan konsumsi purin tinggi mempercepat penumpukan asam urat lo. Pelajari faktor risiko yang sering diabaikan pria.

Hand Cream Terbaik: Kulit Tangan Mengelupas Kini Bebas Kasar

Kulit mengelupas butuh hidrasi mendalam dari ceramide hingga shea butter. Cek rekomendasi hand cream terbaik untuk mengembalikan kelembutan.

6 Makanan Sehat untuk Dikonsumsi Saat Sakit, Mudah dan Bisa Tambah Energi

Berikut ada beberapa daftar makanan sehat, mudah, dan cepat dibuat yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit.

Net Sell Rp 788 Miliar, Saham Apa Saja Paling Banyak Dijual Asing?

Selasa kemarin, 28 Juli 2026, nilai jual bersih (net sell) oleh asing sebesar Rp 788 miliar di pasar reguler. 

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (29/7): Galeri24 Turun Rp 8.000, UBS Merosot Rp 16.000

Harga emas di Pegadaian kompak melemah Rabu (29/7). Emas Galeri24 turun Rp 8.000 per gram, sementara emas UBS terkoreksi Rp 16.000 per gram.

Standar Laptop RAM Besar Berubah: Efisiensi Baterai Dell XPS 14 Tembus 20 Jam

Persaingan laptop RAM besar kian memanas lewat chip generasi terbaru. Ketahui jajaran perangkat paling tangguh untuk produktivitas Anda.