MOMSMONEY.ID - Kalori nasi turut memengaruhi kadar kolesterol tinggi lo. Beras adalah salah satu bahan makanan yang paling umum dikonsumsi di dunia, kaya akan karbohidrat dan serat.
Marie Lorraine Johnson, dokter ahli gizi, bilang, ada banyak jenis beras. Masing-masing memiliki nilai gizi yang berbeda. Rata-rata, 30 gram beras mengandung sekitar 360 kalori dan bervariasi tergantung pada jenisnya.
Menurut Medicalnewstoday.com memilih varietas biji-bijian utuh dapat menambah asupan serat, nutrisi, serta berpotensi membantu seseorang mengelola kadar kolesterolnya.
Baca Juga: Penumpukan Lemak Visceral pada Perut Buncit Membawa Risiko Lonjakan Kolesterol
Apakah beras menyebabkan kolesterol tinggi?
Meski beras tidak mengandung kolesterol, konsumsinya dapat memengaruhi tubuh dengan cara yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol atau trigliserida. Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kolesterol tinggi:
- Jenis beras yang dikonsumsi
- Seberapa sering beras tersebut dikonsumsi
- Ukuran porsi
- Makanan pendamping yang dikonsumsi bersama beras
- Adanya faktor risiko kolesterol tinggi seperti obesitas, kurangnya aktivitas fisik,
Jenis-jenis beras yang aman untuk penderita kolesterol
Jenis beras yang dikonsumsi seseorang turut menentukan faktor risiko terhadap peningkatan kolesterol. Terdapat dua jenis biji-bijian beras yakni biji-bijian olahan dan biji-bijian utuh.
Produsen makanan membuat biji-bijian olahan dengan cara membuang sekam, dedak, dan lembaga dari biji beras. Sehingga, menghilangkan nutrisi penting seperti vitamin B dan serat.
Beras putih termasuk dalam kategori biji-bijian olahan yang minim serat. Sebaliknya, biji-bijian utuh mengandung seluruh nutrisi alami yang dimiliki tanaman aslinya, termasuk serat, mineral, dan vitamin.
Beras yang tidak melalui proses penggilingan lanjut meliputi:
- Beras cokelat
- Beras merah
- Beras hitam
Konsumsi biji-bijian utuh dapat memperbaiki kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol low-density lipoprotein (LDL). Indeks glikemik (GI) beras putih olahan sama tingginya dengan roti putih.
Konsumsi makanan dengan kadar GI tinggi merupakan faktor risiko diabetes. Kelebihan gula dalam darah juga dapat menyebabkan kadar trigliserida tinggi yang pada gilirannya dapat memicu kolesterol tinggi.
American Heart Association menyatakan bahwa satu cangkir nasi merah bulir panjang yang telah dimasak mengandung lebih dari 3 gram serat, dibandingkan dengan 1 gram serat dalam satu cangkir nasi putih bulir panjang yang telah dimasak.
Oleh karena itu, memilih beras utuh memberikan kontribusi yang lebih baik terhadap asupan serat harian sebesar 22-34 gram, bergantung pada usia dan jenis kelamin.
Serat makanan dari makanan utuh seperti beras merah dapat menurunkan kadar kolesterol total, LDL serta melengkapi terapi statin untuk mencegah penyakit jantung.
Hal ini sejalan dengan anjuran Centers for Disease Control and Prevention untuk mengonsumsi makanan yang tinggi serat guna mencegah dan mengatasi kolesterol tinggi.
Baca Juga: Kebiasaan Minum Kopi Espresso 3-5 Cangkir Picu Kolesterol Naik
Jumlah konsumsi nasi yang disarankan untuk penderita kolesterol
Orang dewasa sebaiknya mengonsumsi 6-10 ons biji-bijian per hari, tergantung pada usia dan jenis kelamin. Jumlah ini mencakup nasi dan biji-bijian lain seperti roti dan oatmeal.
Satu porsi ukuran 1 ons setara dengan setengah cangkir nasi matang. Namun, Anda harus tetap menjaga berat badan ideal dan mengelola kadar kolesterol dengan mengonsumsi lebih sedikit biji-bijian. Itulah informasi mengenai kalori nasi untuk pasien kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News