M O M S M O N E Y I D
Santai

Film Dokumenter The MINDJourney Ajak Penonton Melihat Realitas di Lapangan

Film Dokumenter The MINDJourney Ajak Penonton Melihat Realitas di Lapangan
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Persepsi masyarakat akan industri pertambangan tak jauh dari kerusakan lingkungan atau konflik sosial, sementara praktik-praktik perbaikan, standar keberlanjutan, serta dampak ekonomi yang dirasakan sebagian komunitas tidak selalu terlihat utuh.

Untuk menjawab itu, film dokumenter The MINDJourney karya Alenia Picture membuka ruang pemahaman yang lebih transparan dengan menghadirkan cerita yang jujur langsung dari masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.

Pendekatan film ini sengaja ditempatkan sebagai antitesis dari komunikasi yang sering dianggap satu arah. Alih-alih menyodorkan klaim sepihak, The MINDJourney berupaya memperlihatkan realitas di lapangan secara terbuka, termasuk hal-hal yang masih menjadi catatan dan perlu terus ditingkatkan.

Dengan cara ini, film diharapkan menjadi jembatan informasi antara publik dengan dunia pertambangan yang selama ini terasa jauh.

Sebagai produser film The MINDJourney Nia Sihasale Zulkarnaen menjelaskan, proses produksi dilakukan dengan metode yang membiarkan cerita tumbuh dari observasi lapangan. Tim hadir untuk melihat, mendengar, dan menangkap dinamika yang terjadi, bukan mengarahkan narasi sesuai kebutuhan tertentu.

Baca Juga: 6 Dokumenter Kesehatan di Netflix Ini Bakal Ubah Cara Hidup jadi Lebih Sehat

“Bukan untuk menggurui, tapi supaya masyarakat bisa melihat langsung. Kami datang, melihat, dan membiarkan cerita itu muncul sendiri,” ujar Nia dalam keterangan resmi, Senin (6/4).

Dalam prosesnya, tim produksi film The MINDJourney mengunjungi berbagai wilayah operasional pertambangan yang berada di bawah naungan MIND ID.

Namun, perusahaan tidak ditempatkan sebagai “narator” yang menjelaskan semuanya. Kamera justru mengikuti interaksi yang muncul dari aktivitas di lapangan, percakapan dengan warga, pekerja, dan pihak-pihak yang bersinggungan langsung dengan kegiatan pertambangan.

Para talent yang terlibat didorong untuk berinteraksi secara spontan. Mereka bertanya langsung kepada masyarakat dan pekerja, tanpa daftar pertanyaan baku dan tanpa respons yang diarahkan, sehingga percakapan yang terekam terasa lebih alami.

Dari perjalanan itulah cerita-cerita hadir secara natural. Sejumlah warga menyampaikan pengalaman tentang perubahan yang mereka rasakan, mulai dari peluang ekonomi, munculnya usaha kecil, sampai bentuk pendampingan sosial yang mereka temui di sekitar operasi.

“Ada yang bilang mereka bisa mulai usaha, ada yang merasa dibimbing. Bahkan ada yang berharap program-program ini terus berlanjut,” kata Nia.

Baca Juga: 6 Dokumenter Netflix Ini Bongkar Fakta Kesehatan Tubuh

Di sisi lain, film ini juga tidak menutup ruang untuk menunjukkan bahwa pekerjaan rumah bagi sektor pertambangan Indonesia. Dalam beberapa bagian, penonton diajak melihat bahwa realitas lapangan selalu kompleks, yakni ada hal yang sudah berjalan baik, dan ada juga hal lain yang masih dapat diperbaiki.

“Tidak ada yang ditutup-tutupi. Justru dari situ kita bisa melihat secara utuh, mana yang sudah baik, mana yang masih perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Selain aktivitas industri, The MINDJourney juga menyoroti kehidupan sosial masyarakat di sekitar wilayah tambang. Interaksi yang ditampilkan memperlihatkan relasi yang dinamis antara perusahaan dan komunitas: bukan hanya soal kerja dan ekonomi, tetapi juga soal harapan, kebutuhan, dan proses membangun kepercayaan dari waktu ke waktu.

Sutradara program, Arie, menambahkan bahwa proses di lapangan dibiarkan mengalir apa adanya. “Kami tidak pernah mengarahkan harus bicara apa. Semua mengalir dari apa yang dilihat dan dirasakan,” tuturnya.

Dengan format tersebut, The MINDJourney diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi publik mengenai praktik pertambangan yang bertanggung jawab sekaligus membuka ruang dialog yang lebih sehat tentang industri tambang di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Sekadar Mencuci, Ini Fitur Mesin Cuci yang Bisa Bikin Praktis

​Modena berinovasi dengan meluncurkan mesin cuci front load dengan kapasitas hingga 10 kg dan konektivitas aplikasi.

Cek Kesehatan Tak Cukup, Ini Tantangan Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Banyak gangguan kesehatan tidak langsung menunjukkan gejala. Karena itu, edukasi dan pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi penting.

Berburu Promo Burger King, King Deals hingga Kupon Eksklusif BK App Ada Diskon 50%

Nikmati promo Burger King di September dengan diskon hingga 50% untuk beragam menu favorit. Dapatkan penawaran menarik ini setiap hari.

Anak Sudah Belajar tapi Masih Sulit Membaca, Ini yang Perlu Diperhatikan

Anak yang terus kesulitan membaca meski sudah dibantu perlu mendapat perhatian. Kenali kapan orang tua perlu membawa anak untuk diperiksa.

Promo Wingstop Spesial Pengguna BRI, Nikmati Diskon 50% untuk Semua Menu Cuma 5 Hari

Gunakan promo Wingstop x BRI untuk dapatkan diskon 50%. Promo ini berlaku terbatas dari 16–20 September 2026 saja.

5 Tips Memilih Susu Formula Anak, Jangan Cuma Lihat Kandungan

Dalam memilih susu formula untuk anak, orang tua perlu mengecek komposisi, sumber bahan baku, hingga proses produksinya.

Anak Sulit Belajar? Hindari 5 Hal Ini agar Tak Makin Kehilangan Percaya Diri

Cara orang tua mendampingi anak berpengaruh pada kepercayaan dirinya. Kenali hal yang perlu dilakukan dan dihindari saat menemani anak belajar.

7 Rekomendasi Variety Game Show Korea Penuh Teka-Teki Bikin Mikir

Berikut ini adalah beberapa variety show Korea yang memiliki tema tentang teka-teki penuh misteri dan petualangan.

IHSG Ada Potensi Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Rabu (16/9)

IHSG berpotensi rebound pada perdagangan Rabu (16/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Kemarin Turun, Harga Emas Antam Hari Ini (16/9) Malah Naik Tipis Rp 1.000

Harga emas Antam berbalik naik Rp1.000 menjadi Rp2.593.000 per gram. Harga buyback juga naik dengan besaran sama.