M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ramai Aksi Demo, Lakukan 4 Hal Ini Jika Terkena Gas Air Mata

Ramai Aksi Demo, Lakukan 4 Hal Ini Jika Terkena Gas Air Mata
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa hal yang perlu dilakukan jika terkena gas air mata saat demo. Catat, ya!

Di Indonesia, demonstrasi bukanlah hal asing. Setiap kali isu publik memanas, ribuan orang berkumpul untuk menyuarakan aspirasi mereka. Namun, tak jarang aksi tersebut berubah ricuh, dan aparat keamanan menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Gas air mata memang efektif menekan kerumunan, tetapi bagi orang yang terpapar, dampaknya bisa serius. Misalnya seperti iritasi mata, sesak napas, dan rasa perih di kulit.

Banyak warga dan mahasiswa yang pernah mengalami hal ini merasa panik, tidak tahu langkah tepat untuk meredakan gejala. Oleh karena itu, memahami cara penanganan gas air mata sangat penting, agar keselamatan tetap terjaga saat terlibat demonstrasi.

Baca Juga: Usai Demo di Jakarta, 18,72 Ton Sampah Diangkut

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Terkena Gas Air Mata

Menyadur dari laman Alodokter, berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan jika terkena gas air mata:

1. Lindungi hidung, mulut, dan mata

Segera tutup rapat hidung, mulut, dan mata untuk mengurangi paparan gas. Jika Anda membawa masker atau kacamata pelindung, gunakan segera.

Setelah itu, carilah lokasi aman jauh dari area penyemprotan gas. Bila memungkinkan, pilih tempat yang lebih tinggi dari sekitarnya. Jangan ragu meminta pertolongan medis di lapangan jika mengalami kesulitan bernapas atau gejala serius lainnya.

2. Cuci bagian tubuh yang terpapar

Setelah berada di tempat aman, periksa tubuh Anda. Bila kulit atau pakaian terkena gas, segera cuci dengan air bersih dan sabun untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut.

Jika gas mengenai mata, bilas mata dengan air mengalir selama 10–15 menit tanpa menguceknya agar iritasi tidak bertambah parah. Bagi pemakai lensa kontak, lepaskan segera dan jangan digunakan kembali. Untuk pengguna kacamata, bersihkan kacamata dengan air sebelum dipakai lagi.

3. Ganti atau buang pakaian yang terkontaminasi

Pakaian yang terkena gas air mata sebaiknya dilepas dan diganti segera. Untuk baju yang dilepas lewat kepala, sebaiknya digunting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit.

Pisahkan pakaian yang terkontaminasi saat mencuci. Jika gas menempel parah dan sulit dibersihkan, masukkan pakaian ke plastik dan buang ke tempat sampah khusus B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

4. Bersihkan diri dengan mandi

Segera mandi untuk menghilangkan sisa gas yang menempel di kulit. Bilas seluruh tubuh, termasuk rambut, dengan air mengalir dan sabun. Hindari berendam, karena gas yang tercampur air dapat menyebabkan kontaminasi tambahan.

Baca Juga: Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol hingga Tewas saat Demo

Dampak Gas Air Mata bagi Kesehatan

Setelah terkena gas air mata, seseorang biasanya dapat mengalami berbagai gejala, antara lain:

  • Mata terasa terbakar, merah, berair, dan penglihatan menjadi kabur
  • Kulit muncul ruam, terasa panas, dan bisa melepuh
  • Hidung meler, bengkak, dan terasa perih
  • Mulut terasa terbakar, iritasi, disertai produksi air liur berlebihan atau kesulitan menelan
  • Batuk, sesak napas, napas pendek, mengi, dan sensasi tercekik

Namun, jika gejala-gejala ini tidak segera ditangani, kondisinya bisa memburuk dan berpotensi menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.

Paparan dalam jumlah banyak atau dalam waktu lama, terutama di ruang tertutup, dapat menyebabkan kerusakan mata serius, termasuk katarak, glaukoma, atau bahkan kebutaan. Selain itu, risiko fatal seperti gagal napas atau serangan jantung juga meningkat.

Orang dengan asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami gagal napas akibat paparan zat kimia ini. Sementara itu, mereka yang memiliki penyakit jantung lebih rentan mengalami komplikasi serius, karena gas air mata dapat memicu peningkatan detak jantung dan tekanan darah.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan jika terkena gas air mata saat demo. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Wabah Ebola Bundibugyo di Republik Kongo Kian Meluas, 1.500 Orang Meninggal

Wabah penyakit Ebola Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo semakin mengganas, lebih dari 1.500 orang meninggal.

Ramalan Zodiak Besok Senin 3 Agustus 2026, Taurus Paling Beruntung

Yuk, simak ramalan zodiak besok Senin 3 Agustus 2026 soal karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 zodiak lengkap.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/8), Hujan Sangat Lebat Masih Guyur Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 3 Agustus 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.​

Tak Sekadar Hiburan, Bermain Jadi Ruang Tumbuh Anak

Bermain adalah salah satu cara paling penting bagi anak untuk berlajar, tumbuh, dan terhubung dengan orang lain.

Hasil Taipei Open 2026: Leo/Daniel Juara, Gelar Kedua Sejak Berpasangan Kembali

Hasil Taipei Open 2026 babak final Minggu (1/8), ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin keluar sebagai juara.

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.