MOMSMONEY.ID - DANA dan Ant International Foundation kembali menghadirkan SisBerdaya dan DisBerdaya 2026. Tema yang diangkat kali ini adalah Perempuan Berteknologi Membangun Bisnis & Kesetaraan.
SisBerdaya dan DisBerdaya terbuka bagi pelaku UMKM perempuan yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan, dengan kategori pendapatan bulanan Rp1–10 juta (ultra mikro) dan Rp11–30 juta (mikro). Pendaftaran dibuka pada 1–28 April 2026, dilanjutkan dengan rangkaian pelatihan dan pendampingan selama tiga bulan sebelum puncak program pada 30 Juni 2026.
SisBerdaya dan DisBerdaya menargetkan total partisipasi hingga 6.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Angka tersebut naik 20% dari tahun sebelumnya. DisBerdaya juga hadir lebih inklusif dengan menjangkau berbagai wilayah di luar Jawa.
Olavina Harahap, Director of Communications DANA mengatakan dalam tiga tahun terakhir, program SisBerdaya dan DisBerdaya telah menjangkau ~9.000 UMKM dan ~600 UMKM.
"Program ini kembali kami selenggarakan untuk membuka kesempatan yang lebih luas. Kami akan memberikan beberapa kurikulum baru untuk peserta terpilih tahun ini, termasuk salah satunya adalah pembekalan gaya hidup finansial sehat. Tujuannya agar mereka tidak hanya sukses dalam berbisnis, tetapi memastikan usahanya berkelanjutan," kata Olaviana dalam keterangan tertulis, Senin (7/4).
Baca Juga: Punya UMKM? Ini 5 Mindset yang Wajib Kamu Punya biar Usaha Naik Kelas
Di akhir acara, 30 finalis akan didorong untuk berpartisipasi dalam salah satu bazar ternama di Jakarta.
Veronica Tan, Wakil Menteri PPPA Republik Indonesia mengatakan perempuan Indonesia punya potensi besar sebagai penggerak ekonomi, termasuk melalui UMKM.
"Lewat SisBerdaya dan DisBerdaya, kami melihat bagaimana peserta diberikan ruang untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan usahanya. Kami mengapresiasi komitmen DANA karena sejalan dengan upaya kami dalam memastikan tidak ada perempuan yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional," kata Veronica.
Wilson Siahaan, Senior Director, Government Affairs and Strategic Development for Indonesia and Philippines, Ant International menambahkan dengan mendukung wirausaha dan pemilik usaha perempuan melalui akses terhadap teknologi serta pengetahuan bisnis, dampaknya tidak hanya berhenti pada peningkatan pendapatan, tetapi juga meluas pada kesejahteraan keluarga dan penciptaan lapangan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News