M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Punya UMKM? Ini 5 Mindset yang Wajib Kamu Punya biar Usaha Naik Kelas

Punya UMKM? Ini 5 Mindset yang Wajib Kamu Punya biar Usaha Naik Kelas
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Usaha bisa sukses dan naik kelas memang tidak mudah dicapai. Simak mindest yang perlu pelaku usaha tanamkan untuk membantu usaha naik kelas berikut ini. 

Tantangan yang kerap dihadapi para pelaku UMKM perempuan adalah, kesenjangan literasi keuangan dan digital dibanding laki-laki, keterbatasan akses pembiayaan dan pasar, hingga kurangnya partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan ekonomi. 

Namun, di tengah tantangan tersebut, banyak pelaku UMKM perempuan yang mampu berkembang.

Berikut lima pola pikir atau mindset yang perlu Anda tanamkan untuk membantu usahamu naik kelas dari para pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya, program pemberdayaan dari DANA: 

1. Siap dan adaptif dengan perubahan termasuk teknologi

Dunia bisnis penuh perubahan dan ketidakpastian, apalagi di era digital, di mana teknologi bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan.

Data INDEF tahun 2024 mengungkapkan, digitalisasi bisnis mampu meningkatkan omzet tahunan UMKM hingga 50%.

Media sosial, platform e-commerce, hingga pemanfaatan AI pun penting untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjangkau lebih banyak pelanggan. 

Aisyah Nur Asri, juara SisBerdaya 2025 lewat Mad Quinn Beauty, menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi bisa dimulai dari hal sederhana.

“Sebagai usaha kecil, kita harus pintar mencari tools yang mempermudah bisnis,” kata Aisyah dalam keterangan tertulis, Senin (6/4).

Misalnya, sesimpel merapikan medsos, mengatur landing page seperti Linktree supaya mudah diakses calon customer, dan rajin ngonten serta memanfaatkan AI untuk memperkaya ide pemasaran. 

Baca Juga: 5 Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis UMKM Anda Lebih Efisien

2. Jangan lelah belajar dan memperkaya ilmu

Bagi pelaku UMKM, mengikuti pelatihan bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membuka akses ke mentor, komunitas, dan cara berpikir baru dalam mengembangkan bisnis secara lebih strategis.

Inne Viryani, misalnya. Setelah mengikuti program SisBerdaya tahun 2023, ia mengaku mendapatkan wawasan bisnis baru yang membantu mengembangkan usahanya.

Alhasil, penjualan per bulan bisnis Riasafood miliknya tumbuh hingga 130%, dengan produksi per bulan naik hingga 14%.

3. Perbanyak relasi, perluas peluang

Selain mengikuti program pelatihan, berjejaring menjadi salah satu kunci penting untuk tumbuh. Partisipasi dalam komunitas dan bazar dapat membuka akses ke pasar yang lebih luas, peluang kolaborasi, hingga dukungan sesama pelaku usaha.

Hal ini dirasakan oleh Eka Shandy Andi Ishak, pemilik diTUTA asal Sulawesi, yang berfokus pada produk kerajinan tangan, sekaligus juara SisBerdaya tahun 2023.

Selain tergabung dalam komunitas SisBerdaya, ia kini juga aktif dalam komunitas wirausaha di wilayahnya, seperti Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, yang membuatnya semakin semangat dalam membangun usaha.

Baca Juga: Buat Pengusaha Ritel, Ini Tips Strategi Bisnis Menghadapi Konsumen Berbasis AI

4. Usaha kecil pun bisa menciptakan dampak berarti

Jika dikelola dengan serius, UMKM bisa menciptakan dampak yang melampaui skala bisnis itu sendiri dalam menggerakkan ekonomi lokal, membuka peluang bagi komunitas sekitar, hingga mendorong praktik yang lebih ramah lingkungan.

Contohnya Hj. Nurlaela, salah satu juara SisBerdaya 2025. Lewat Cantika Sabbena, ia melahirkan brand kain khas Soppeng yang mempromosikan warisan budaya Bugis melalui motif tradisional yang khas.

“Saat ini, 90 persen karyawan saya perempuan karena saya ingin menciptakan ruang untuk sesama wanita bisa bertumbuh,” katanya.

“Dalam pembuatan kain pun, Cantika Sabbena memakai limbah kain. Jadi kalau ada niat, kita bisa menggabungkan pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, dan sustainability,” imbuh dia.

5. Tekun dan konsisten, kunci yang sering terlupakan

Di balik semua strategi, ada satu hal yang selalu muncul dalam setiap cerita UMKM yang berhasil, yakni ketekunan. Tidak sedikit pelaku usaha yang memulai dari nol dengan segala keterbatasan.

Namun, konsistensi dalam menjalankan usaha, terus belajar, dan beradaptasi menjadi faktor penentu kesuksesan usaha

Pengalaman Rani Mei Lestari adalah salah satu contohnya. Penyandang paraplegia ini mendirikan DISPROMAN Laundry, sebuah layanan cuci kiloan hingga perawatan pakaian berkualitas tinggi.

Yang lebih menginspirasi, juara 3 DisBerdaya 2025 ini turut membuka peluang bagi perempuan disabilitas lainnya untuk dilatih, diberdayakan, dan dihargai.

Bagi Rani, setiap cucian bukan sekadar pakaian bersih, tapi juga cara mencuci stigma, melipat harapan, dan mengangkat martabat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Mulai dari anak-anak hingga orang dengan masalah pencernaan, kebiasaan minum kopi justru bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Stop Takut Ngemil pas Diet! Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Bantu Turunkan Berat Badan

Kata siapa diet tidak boleh makan cokelat? Manfaat cokelat hitam justru efektif cegah penumpukan lemak dan bikin kenyang jika dikonsumsi benar.  

Empat Langkah Yang Perlu Diperhatikan Menyikapi Kondisi Pasar Saham Saat ini

Rencana MSCI untuk mereklasifikasi pasar saham Indonesia imbas tidak adanya transparansi perlu diantisipasi oleh para investor.

Bra Terlalu Longgar? Jangan Dipakai, Ini 5 Efek Sampingnya bagi Payudara

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 efek samping bra yang terlalu longgar. Simak sampai akhir, Moms.

Anak Remaja Anda Sedang Stres? 4 Teknik Relaksasi Sederhana Ini Bisa Membantu Moms

Untuk membantu anak remaja Anda mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, ajarkanlah mereka untuk melakukan 4 teknik relaksasi sederhana ini.

Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat, 4 Jenis Makanan Ini Biang Keroknya!

Ada 4 jenis makanan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Asuransi Mobil Masih Jadi Pertimbangan, Literasi Jadi Tantangan

Asuransi Astra mendorong peningkatan literasi asuransi kendaraan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko.

Dari Feminin hingga Elegan, Ini 3 Varian Parfum Fres & Natural

Pink Escape, In The Mood, dan Golden Muse menjadi tiga pilihan aroma Fres & Natural Extrait de Parfum ​

Cara Seru Belajar Keuangan Sejak SMP, dari Simulasi hingga Catat Uang Saku

FWD Insurance dan Prestasi Junior Indonesia mendorong siswa SMP mulai membantu masyarakat memahami keuangan.

Anak Hobi Main Game? Kenali Peluang Karier di Dunia Esports

Industri esports membuka berbagai peluang kerja di luar pemain profesional. Kenali bidang yang bisa dikembangkan dari minat anak terhadap gaming.