MOMSMONEY.ID - Gejala kanker ovarium kerap kali diabaikan oleh penderitanya karena tanda yang muncul tampak samar. Wajar saja jika penyakit yang satu ini kerap disebut sebagai pembunuh diam-diam.
Kanker ovarium adalah jenis kanker yang bermula di indung telur, terjadi ketika sel-sel di dalam atau di dekat ovarium mengalami mutasi DNA.
Mutasi ini menyebabkan sel-sel tersebut tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkendali, membentuk massa atau tumor yang lama-kelamaan dapat mengganggu fungsi organ di sekitarnya.
Baca Juga: Risiko Kista Ovarium: Waspada Jika Anda Termasuk 4 Tipe Wanita Ini!
Hal yang membuat penyakit ini berbahaya adalah kemiripannya dengan keluhan sehari-hari. Tak sedikit wanita merasakan keluhan yang dialami sebagai masalah pencernaan atau siklus menstruasi biasa. Padahal, jika Anda lebih jeli, inilah awal dari gejala kanker ovarium.
Oleh karena itu, Anda perlu memberikan perhatian lebih pada setiap tanda yang dialami tubuh, meski hal tersebut dianggap wajar sekalipun.
Kemudian segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan secara tepat dan mencegah dari kondisi yang lebih serius.
Baca Juga: Waspada! 5 Makanan Ini Picu Kista Ovarium Lebih Cepat
Berikut beberapa gejala kanker ovarium yang sering diabaikan, sebagaimana dikutip dari www.halodoc.com:
1. Perut kembung
Hampir setiap orang pasti berpikiran bahwa ketika perut kembung, maka ada sesuatu yang tidak beres dengan pencernaannya.
Namun, Anda patut curiga jika kembung itu terjadi terus-menerus, bahkan sampai berminggu-minggu, meski Anda sudah minum obat maag.
Bisa saja gejala kembung ini mengarah pada kanker ovarium yang disertai dengan perut yang membesar karena adanya cairan di rongga perut yang menumpuk.
2. Cepat kenyang atau tidak nafsu makan
Gejala kanker ovarium memang sangat samar, salah satunya ketika merasa cepat kenyang atau tidak nafsu makan.
Ya, pada penderita kanker ovarium, kondisi ini terjadi karena tumor ovarium membesar di rongga panggul dan perut, sehingga menekan lambung dan organ pencernaan.
Akibatnya, penderita akan merasa cepat kenyang saat makan walaupun porsi makannya sedikit. Selain itu, kondisi ini pun membuat penderitanya cepat mengalami penurunan berat badan.
Baca Juga: 7 Makanan Ini Ternyata Penyebab Susah Hamil lo, Nomor 5 Paling Sering Dikonsumsi
3. Nyeri di panggul atau bawah perut
Rasa nyeri di bawah perut kerap dialami wanita yang sedang menstruasi, terutama di hari-hari awal. Namun, Anda harus waspada jika nyeri itu berlangsung terus-menerus.
Apalagi jika disertai dengan nyeri yang berat dan tumpul. Karena ini bisa menjadi tanda kanker ovarium. Penyebabnya karena tumor yang membesar menekan organ yang ada di sekitarnya dan saraf yang ada di area pinggul.
4. Nyeri saat berhubungan
Gejala kanker ovarium juga bisa berupa rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Tumor di ovarium akan membuat area di panggung lebih mudah sakit saat terjadi tekanan atau penetrasi.
Baca Juga: Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda
5. Perubahan kebiasaan buang air kecil
Salah satu gejala kanker ovarium adalah ketika seseorang sering buang air kecil atau kesulitan untuk menahan buang air kecil.
Hal ini disebabkan tumor ovarium yang berukuran besar menekan kandung kemih. Sehingga, kapasitas kandung kemih akan berkurang dan membuat Anda sering buang air kecil.
6. Perubahan pola buang air besar
Sudah banyak mengonsumsi makanan berserat hingga minum obat pencahar sekalipun, namun sembelit tidak juga membaik. Ini juga bisa menjadi ciri dari kanker ovarium.
Kondisi ini disebabkan oleh tumor ovarium yang menekan usus, membuat gerak feses lambat, dan terjadi gangguan pencernaan kronis.
Baca Juga: Perempuan Haid Tak Boleh Donor Darah? Cari Tahu Jawabannya di Sini
7. Kelelahan ekstrem
Sudah istirahat secara cukup, namun tetap merasa lelah perlu Anda waspadai. Bisa jadi kondisi ini karena energi Anda habis untuk melawan sel kanker.
Di samping itu, kurangnya asupan nutrisi karena kehilangan nafsu makan bisa mendatangkan anemia. Hal ini juga membuat rasa lelah Anda semakin menjadi.
Dengan mengenali tujuh gejala kanker ovarium ini dan tidak ragu untuk memeriksakan diri ke dokter, maka Anda telah mengambil langkah berani untuk melindungi kesehatan reproduksi dan masa depan Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News