M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Daftar Skincare yang Tidak Aman untuk Digunakan oleh Ibu Hamil

Daftar Skincare yang Tidak Aman untuk Digunakan oleh Ibu Hamil
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Menjadi ibu hamil bukan berarti tidak boleh merawat wajah dengan menggunakan produk skincare. Ibu hamil tetap bisa melakukan rutinitas skincare asalkan produk yang digunakan tidak mengandung bahan-bahan yang bisa membahayakan diri dan kandungan.

Harus jeli, terdapat beberapa produk skincare yang wajib untuk hindari oleh ibu hamil. Melansir dari Healthline, inilah beberapa bahan dalam produk skincare yang penting untuk ibu hamil singkirkan dari rutinitas skincare harian selama masa kehamilan:

Retinoid

Retinoid merupakan jenis retinol. Retinol sendiri merupakan vitamin A yang telah dikonsumsi atau diserap melalui kulit. Seperti kita ketahui, vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, kekebalan, reproduksi, hingga menjaga kesehatan kulit.

Baca Juga: Cara Mencegah Kulit Sensitif dari Gatal dan Iritasi Akibat Kosmetik

Adapun skincare retinoid diklaim mampu membantu mengatasi jerawat dan mengurangi garis-garis halus. Meskipun begitu, retinoid tidak disarankan untuk digunakan oleh ibu hamil. Pasalnya, retinoid dengan dosis yang tinggi dapat menyebabkan kelahiran bayi cacat.

Hydroquinone

Hydroquinone memiliki manfaat mencerahkan kulit dan mengurangi pigmentasi kulit akibat melasma (bercak-bercak cokelat di wajah) yang kerap muncul pada saat hamil.

Sebenarnya, tidak ada hubungan antara penggunaan skincare hydroquinone dengan cacat bawaan pada bayi atau efek samping lainnya. Akan tetapi, dikarenakan tubuh memiliki kemampuan yang dapat menyerap hydroquinone dalam jumlah besar, jadi lebih baik bagi ibu hamil untuk membatasi secara ketat penggunaan skincare yang mengandung hydroquinone.

Chemical Sunscreen

Salah satu bahan yang paling sering dijumpai dalam produk sunscreen adalah Oxybenzone beserta turunannya. Oxybenzone terbukti efektif untuk melindungi kulit dari bahaya paparan sinar UV.

Walaupun demikian, oxybenzone dapat menimbulkan kerugian apabila digunakan oleh ibu hamil karena oxybenzone dikategorikan sebagai bahan kimia pengganggu endokrin. Ibu hamil yang menggunakan sunscreen dengan kandungan oxybenzone hormonnya akan terganggu sehingga bisa menyebabkan kerusakan permanen pada diri bayi dan ibu hamil itu sendiri.

Perubahan kelenjar susu, kerusakan janin, hingga penyakit alzheimer rentan terjadi jika ibu hamil sering terpapar oxybenzone selama masa kehamilan.

Baca Juga: Ini 5 Rekomendasi Obat Totol Jerawat di Apotek yang Ampuh dan Aman

Formaldehyde

Formaldehyde sudah jarang digunakan sebagai pengawet dalam produk kecantikan seperti skincare. Hal tersebut lantaran formaldehyde termasuk bahan karsinogen (zat yang dapat menyebabkan kanker). Tak hanya itu, formaldehyde juga diklaim dapat meningkatkan risiko infertilitas (ketidaksuburan) dan keguguran pada ibu hamil.

Meskipun sudah jarang digunakan, masih ada turunan dari formaldehyde yang kerap dijumpai dalam produk-produk kosmetik. Memiliki efek yang sama bahayanya dengan formaldehyde, penting bagi Moms untuk tidak menggunakan produk skincare yang mengandung turunan formaldehyde berikut ini:

  • Bronopol
  • DMDM hydantoin
  • Diazolidinyl urea
  • Hydroxymethylglycinate
  • Imidazolidinyl urea
  • Quaternium-15
  • 5-bromo-5-nitro-1,3-dioxane

Paraben

Paraben mungkin menjadi sesuatu yang familiar bagi sebagian orang yang mencintai dunia kecantikan. Pasalnya, paraben sering digunakan sebagai bahan pengawet dalam produk kosmetik tidak terkecuali skincare.

Dilansir dari Science Daily, penggunaan produk berparaben dalam waktu lama pada ibu hamil dapat berdampak pada perkembangan berat badan anak ke depannya.

Paraben dapat memicu modifikasi epigenetik yang dapat mengganggu regulasi alami rasa kenyang pada otak.

Nah, Moms. Itulah beberapa kandungan pada produk skincare yang masuk dalam kategori tidak aman untuk ibu hamil. Demi keselamatan diri dan bayi, pastikan untuk menyingkirkan skincare-skincare tersebut dan beralih ke skincare yang terbukti aman bagi ibu hamil mulai dari sekarang ya Moms.

Selanjutnya: Jika Ada Tanda-Tanda Ini, Bisa Jadi Moms Hamil Anak Kembar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perempuan UMKM Perlu Perisai Hukum dan Finansial untuk Naik Kelas

Potensi UMKM perempuan di Indonesia sangat besar. Legalitas dan inovasi jadi fondasi agar usaha bisa melesat jadi penggerak ekonomi nasional.

Fokus Anda Mudah Hilang? Ini 5 Pemicu Tak Terduga Konsentrasi Menurun

Sering kehilangan fokus saat bekerja atau belajar? Ternyata, 5 hal ini diam-diam menguras konsentrasi Anda. Kenali pemicunya di sini.  

Generasi Muda Perlu Melek Investasi, Bisa Mulai dari Reksadana

Generasi muda perlu melek investasi yang bisa mereka mulai lewat investasi reksadana dengan Rp 10.000 saja.

5 Pilihan Susu Kolesterol yang Aman, Turunkan Lemak Jahat Tanpa Was-Was

Jangan lagi khawatir minum susu! Pahami 5 jenis susu yang aman dikonsumsi penderita kolesterol tinggi, demi jantung sehat dan hidup lebih baik.

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (24/4) Tidak Berubah

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Jumat (24/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Promo Solaria Baru, Makan Enak Cuma Rp 12.000 & Diskon Rp 50.000 Pakai Kartu Ini

Pengguna Maybank dan KB Bank wajib tahu! Solaria tawarkan harga Bowl Ayam Rp 12 ribu & diskon Rp 50 ribu. Buruan cek!

Nobel Run 2026 Ajak Masyarakat Gaungkan Setara Satu Lintasan

Dukung anak berkebutuhan khusus dalam beraktivitas, Nobel Run 2026 gaungkan setara satu lintasan di pagelaran lari.

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik

​Harga minyak goreng naik perlahan sejak awal tahun. Salah satu faktor utamanya adalah mahalnya kemasan plastik imbas konflik Timur Tengah.

Kata CEO SAP soal Masa Depan AI, Software Tak Tergantikan

​CEO SAP Christian Klein mengungkap masa depan AI yang ternyata sangat bergantung pada software, bukan menggantikannya dalam bisnis modern.

7 Pola Hidup Ini Jadi Biang Keladi Penyebab Kanker Ginjal, Segera Ubah Sekarang

Mengonsumsi gula dan garam berlebih adalah penyebab kanker ginjal yang jarang disadari. Temukan 7 pemicu lainnya untuk perlindungan optimal.