MOMSMONEY.ID - PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) merekomendasikan tiga saham pilihan berbasis analisis teknikal untuk perdagangan Senin, 22 Juni 2026. Rekomendasi ini terdiri dari strategi buy on breakout maupun buy on pullback dengan memperhatikan area masuk, target harga, serta batas risiko (stop loss).
Rekomendasi buy on breakout membeli saat harga berhasil menembus level resistance yang selama ini sulit dilewati dan dianggap menjadi konfirmasi peluang penguatan lebih lanjut. Sedangkan buy on pullback biasanya diberikan ketika harga yang sedang naik mengalami koreksi ringan.
Berikut saham pilihan atau stock pick teknikal dari IPOT:
1. GGRM — Buy on Breakout
Harga penutupan: Rp 16.625
Area entry: Rp 17.475
Target harga: Rp 19.000
Stop loss: di bawah Rp 16.600
Pertimbangan teknikal:
Pergerakan jangka pendek kembali berada di atas MA5 dan MA20.
Berpotensi melakukan breakout dari area konsolidasi sehingga membuka peluang kenaikan lanjutan.
Baca Juga: Cek Peluang Penguatan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae (22/6)
2. MAPI — Buy on Breakout
Harga penutupan: Rp 1.510
Area entry: Rp 1.520
Target harga: Rp 1.630
Stop loss: di bawah Rp 1.470
Pertimbangan teknikal:
Harga konsisten bertahan di atas MA5.
Price action dinilai mendukung terjadinya breakout dan kelanjutan tren kenaikan.
Baca Juga: Asing Catat Net Sell Jumbo Rp 3,14 Triliun, Saham Ini Paling Banyak Dijual (19/6)
3. DEWA — Buy on Pullback
Harga penutupan: Rp 368
Area entry: Rp 358 – Rp 362
Target harga: Rp 400
Stop loss: di bawah Rp 340
Pertimbangan teknikal:
Tren jangka pendek masih bertahan di atas MA5.
Indikator MACD masih menunjukkan kecenderungan bullish yang mendukung peluang penguatan.
Baca Juga: Yang Perlu Diketahui Mengenai Rencana IPO JELI Inaco
Nah, itu dia saham-saham yang menjadi pilihan IPOT hari ini. Perlu diingat, Rekomendasi bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham tertentu. Investor disarankan untuk melakukan analisis mandiri, memperhatikan manajemen risiko, serta menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News