M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Yang Perlu Diketahui Mengenai Rencana IPO JELI Inaco

Yang Perlu Diketahui Mengenai Rencana IPO JELI Inaco
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Produsen makanan dan minuman penutup merek Inaco, PT Niramas Utama, tengah menjalani masa bookbuilding dalam rangka penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Inaco akan menggunakan kode saham JELI. 

Sebagai langkah menuju IPO, masa penawaran awal bookbuilding berlangsung pada 15–22 Juni 2026. Hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi investor untuk menyatakan ketertarikan pada saham ini sebelum harga final ditetapkan. 

Minat yang diperoleh selama bookbuilding dapat menjadi acuan penentuan harga final di masa offering. Saat ini, rentang harga yang ditawarkan sekitar Rp 900-Rp 1.120 per saham. Investor bisa menyatakan ketertarikannya dengan masuk melalui E-IPO. 

1. Profil Singkat Inaco

PT Niramas Utama merupakan perusahaan makanan dan minuman yang dikenal melalui merek Inaco, khususnya pada produk jelly, nata de coco, minuman, hingga berbagai produk makanan penutup lainnya. Saat ini, Saat ini, perusahaan berkantor pusat di Jl. Bekasi Tambun KM.39.5, Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 17510 dan memiliki empat pabrik yang berlokasi di Bekasi, Pandaan, Pontianak dan Sukabumi. 

Produk Inaco tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga telah menjangkau pasar ekspor dan terus melakukan pengembangan pasar internasional.

Dalam prospektusnya, untuk kinerja keuangan per 31 Desember 2025, Inaco mencatatkan penjualan Rp 753 miliar, dengan laba Rp 39,02 miliar. Rasio EBITDA/pendapatan sebesar 13,58%. Laba tahun berjalan/jumlah ekuitas (ROE) 26,82%. Sedangkan laba tahun berjalan/jumlah aset (ROA) sebesar 7,07%.

2. Rencana IPO: Lepas 350 Juta Saham, Bidik Dana hingga Rp 392 Miliar

Dalam aksi korporasi ini, JELI menawarkan sebanyak-banyaknya 350 juta saham baru atau setara 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan menetapkan kisaran harga penawaran awal sebesar Rp 900 – Rp 1.120 per saham.

Dengan skema tersebut, JELI berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp 315 miliar hingga Rp 392 miliar, tergantung harga final yang nantinya ditetapkan setelah masa bookbuilding berakhir.

3. Rencana Penggunaan Dana IPO

Mayoritas dana hasil IPO akan dialokasikan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex). Sekitar 51,04% akan digunakan untuk melakukan penyertaan modal kepada Perusahaan Anak, yaitu PT Niramas Pandaan Sejahtera (NPS) dalam bentuk ekuitas untuk meningkatkan kapasitas produksi gummy candy dan produk jelly perusahaan.

Baca Juga: Produsen Nestle dan Makarizo (ADES) Siap Tantang Yupi di Bisnis Permen Gummy

Lalu sekitar 18,36% akan digunakan oleh JELI untuk belanja modal dalam rangka pembelian mesin, peralatan dan perlengkapan, guna untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan gudang dan mempercepat proses logistik. 

Sekitar 10,63% akan digunakan oleh Perseroan untuk pembayaran sebagian pokok utang jangka pendek kepada Bank Mandiri, sehingga utang Rp 94 miliar bisa dirampingkan menjadi Rp 54 miliar. Sisanya sekitar 19,97% akan digunakan oleh JELI sebagai modal kerja.  

Penggunaan dana yang berorientasi pada ekspansi kapasitas menjadi salah satu aspek yang biasanya dicermati investor karena dapat memberikan gambaran mengenai strategi pertumbuhan perusahaan paska melantai di bursa.

4. Jadwal IPO JELI

JELI Inaco menetapkan masa bookbuilding sampai 22 Juni 2026. Ini adalah masa penawaran awal sebelum penentuan harga final. Berikut jadwal IPO JELI:

Masa penawaran awal (bookbuilding): 15–22 Juni 2026
Penetapan harga final: setelah masa bookbuilding berakhir
Tanggal efektif dari OJK: 29 Juni 2026
Masa penawaran umum (offering): 1-3 Juli 2026
Target pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI): 7 Juli 2026.
Penjamin dan pelaksana emisi efek (underwriter): PT Sucor Sekuritas

Dengan merek yang relatif dikenal di pasar konsumen Indonesia dan fokus penggunaan dana untuk ekspansi bisnis, IPO JELI menjadi salah satu penawaran saham perdana yang menarik perhatian pasar pada tahun ini. Namun, seperti IPO pada umumnya, investor tetap perlu mencermati valuasi, prospek pertumbuhan, struktur kepemilikan, serta risiko bisnis sebelum mengambil keputusan investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Ranking BWF: Jonatan Nomor 1 Dunia, Rachel/Febi Masuk 10 Besar

Update Ranking Dunia BWF, Jonatan Christie resmi menduduki peringkat nomor satu dunia di sektor tunggal putra.

Digelar Oktober, Langkah Membumi Market Pertemukan Brand Berkelanjutan & Konsumen

Blibli Tiket Action menghadirkan Langkah Membumi yang tahun ini mengusung konsep Langkah Membumi Market (LMM) 2026.​

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin dan sejumlah aset kripto menguat tajam dalam sepekan terakhir. Simak katalis pendorong reli dan prospek harga sampai akhir tahun.

Cari Emas dengan Spread Tipis? Cek Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas pada hari ini, 25 Agustus 2026, relatif stabil. Spread harga emas di Pegadaian menjadi satu-satunya yang melebar.  

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Antam Tertinggi Rp 2.628.000

Harga buyback emas hari ini, 25 Agustus 2026, naik pada seluruh merek yang dipantau. Antam mencatat kenaikan terbesar.

Hujan Lebat Tetap Guyur Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 26 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 26 Agustus 2026, Segera Selesaikan Proyekmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, kesehatan Aries hingga Pisces yang terbaru di sini.​

Ramalan Shio Besok Rabu 26 Agustus 2026, Pandai Adaptasi Segala Situasi

Simak ramalan shio besok Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan yang lengkap di sini.​

Harga Emas Dunia Konsolidasi di US$ 4.600, Citigroup Naikkan Target Harga

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli sekitar 7% sepekan. Namun, Citigroup mengerek naik target harga emas tiga bulan ke depan.

Gempa Susulan NTT Tembus 7.000, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu ke Depan

Gempa susulan pasca gempa utama M7,7 Flores NTT menembus 7.000 gempa, bisa berlangsung hingga 4 minggu ke depan