MOMSMONEY.ID - Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang cukup besar di pasar saham Indonesia pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Besarannya sampai Rp 3,14 triliun.
Meski demikian, IHSG masih mampu ditutup menguat tipis 0,07% ke level 6.177. Ini menunjukkan adanya daya tahan pasar di tengah derasnya tekanan jual asing.
Besarnya aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi salah satu faktor yang membatasi ruang penguatan IHSG. Berikut deretan saham dengan net sell asing terbesar:
- AMMN: Rp 728 miliar
- DSSA: Rp 469 miliar
- TPIA: Rp 334 miliar
- BMRI: Rp 315 miliar
- TLKM: Rp 308 miliar
Tekanan jual akhir pekan lalu menambah jumlah outflow yang keluar dari saham DSSA. Sepanjang pekan, DSSA menjadi saham dengan net sell terbesar yaitu Rp 838,6 miliar. Sementara AMMN menjadi kedua terbesar yaitu Rp 630,22 miliar.
Baca Juga: Cek Peluang Penguatan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae (22/6)
Di sisi lain, investor asing masih terlihat melakukan akumulasi pada beberapa saham pilihan. Ini saham-saham dengan net buy asing terbesar:
- BBCA: Rp 317 miliar
- GOTO: Rp 44 miliar
- MDKA: Rp 42 miliar
- BBNI: Rp 41 miliar
- MYOR: Rp 35 miliar
Jika ditarik selama sepekan perdagangan, saham BBCA menjadi pilihan akumulasi asing. Nilai net buy di saham bank swasta terbesar Tanah Air ini mencapai Rp 844,22 miliar dalam perdagangan sepekan. Menyusul BMRI dengan net buy Rp 327 miliar.
Sekadar mengingatkan, langkah asing melepas saham belum tentu mencerminkan fundamental emiten. Sebagian transaksi dapat dipengaruhi kebutuhan rebalancing portofolio dan alasan teknikal.
Belum lagi, pasar menghadapi hasil rebalancing FTSE Russell serta pengumuman MSCI Market Classification Review pada 24 Juni 2026. Hal ini berpotensi mempengaruhi penyesuaian portofolio investor institusi global.
Investor disarankan tetap mempertimbangkan fundamental perusahaan, valuasi, prospek bisnis, kondisi pasar, serta profil risiko masing-masing sebelum mengikuti pergerakan investor asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News