M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cegah Bullying pada Anak dengan Cara Berikut Ini

Cegah Bullying pada Anak dengan Cara Berikut Ini
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Bagi beberapa anak, bersikap asertif atau tegas tidaklah sulit mengingat sikap tersebut datang secara alami. Anak-anak yang terlahir asertif akan dengan mudah mengungkapkan pikiran dan perasaan mereka serta tidak masalah untuk membela keyakinan mereka.

Namun, tidak semua anak memiliki sikap yang demikian dengan sendirinya. Anak-anak yang tidak memiliki ketegasan cenderung akan mudah menjadi sasaran penindasan dari orang-orang yang merasa superior.

Bahkan, tak jarang mereka takut untuk berkata tidak atas permintaan orang lain meskipun permintaan tersebut sebetulnya sangat merugikan mereka.

Nah, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak, ada beberapa cara yang bisa Anda praktikkan untuk melatih ketegasan anak sekaligus membentuk mereka menjadi seseorang yang kuat dalam menghadapi kerasnya kehidupan kini maupun nanti. Melansir Very Well Family, inilah beberapa cara tersebut.

Baca Juga: Anak Anda Malas? Secara Ilmiah, Ini Beberapa Alasannya

1. Jelaskan perbedaan antara tegas dan agresif

Memberikan pemahaman kepada anak perihal perbedaan antara perilaku asertif (tegas) dengan agresif perlu Anda lakukan sebelum melanjutkan tahap pengajaran berikutnya. Jelaskanlah kepada anak Anda bahwa orang yang tegas tidak sama dengan orang yang agresif. Orang yang agresif akan berusaha memaksa orang lain untuk melakukan apa yang mereka inginkan.

Seseorang yang agresif cenderung akan mudah mengintimidasi orang lain demi mewujdukan keinginan mereka.

Sementara itu, orang yang asertif atau tegas justru tidak segan untuk membela orang lain atas ketidakadilan yang orang lain tersebut alami. Seseorang yang tegas akan merasa nyaman untuk berbagi perasaan dengan orang lain.

Ingatkan kepada anak bahwa akan jauh lebih baik jika mereka tumbuh menjadi orang yang asertif alih-alih agresif. Pasalnya, orang-orang asertif lekat dengan sikap yang tenang, menjunjung tinggi rasa hormat, serta mampu menghargai kebutuhan dan keinginan orang lain sehingga memiliki kesan yang positif.

2. Biarkan anak membuat pilihat mereka sendiri

Memberdayakan anak dengan cara membiarkan mereka membuat pilihan sendiri tentang hal-hal yang harus mereka lakukan akan melatih anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang tegas. Yakinkan anak Anda bahwa mereka berhak menolak permintaan apapun yang sekiranya membuat mereka tidak nyaman.

Misalnya, jika teman si anak mengajak mereka untuk memainkan permainan yang berbahaya, maka Anda bisa mengajarkan si kecil bagaimana cara menolaknya.

Tanamkanlah pada pikiran anak bahwa mereka memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan apapun sekali pun di rumah. Dengan begini, anak tidak hanya akan terbiasa bersikap tegas melainkan juga bisa terbebas dari perilaku orang-orang yang hendak mengintimidasinya.

3. Beri tahu anak bahwa mereka memiliki hak

Sebagai manusia, setiap orang termasuk anak-anak tentu memiliki haknya masing-masing yang tidak bisa diganggu gugat. Supaya anak Anda tidak mudah diremehkan oleh orang lain, pastikan Anda mengingatkan mereka secara berkala bahwa mereka berhak untuk berkata "tidak" dan berhak untuk diperlakukan secara hormat.

Katakanlah pada anak bahwa mereka tak perlu ragu untuk mempertimbangkan kembali hubungan mereka dengan teman-teman mereka atau siapa pun yang dianggap mengganggu. Ingatkan lagi dan lagi bahwa orang yang asertif tidak akan membiarkan orang lain menginjak-injak haknya. Terakhir, jangan lupa untuk mengingatkan kepada anak untuk tidak takut membela diri ketika mereka terancam atau terhina oleh orang-orang yang mengganggu dan tidak sopan.

4. Peragakan cara menjadi orang asertif di rumah

Agar anak mantap untuk menerapkan perilaku asertif di lingkungan luar seperti sekolah, Anda bisa mengajak mereka untuk bermain sandiwara tentang tata cara menjadi orang asertif.

Anda dapat berperan sebagai sosok pengganggu sementara anak menjadi dirinya sendiri untuk menunjukkan bagaimana cara mereka membela diri ketika diganggu oleh Anda.

Melalui cara yang menyenangkan ini, Anda akan membantu anak untuk terbiasa mengekspresikan apa yang seharusnya mereka lakukan ketika sedang berada dalam situasi yang membuat mereka terpojok oleh tingkah laku orang lain yang usil.

Selain itu, cara ini juga akan memberikan pengalaman kepada anak dalam bersikap asertif sehingga mereka tidak akan merasa canggung atau ragu ketika situasi yang tidak nyaman benar-benar terjadi suatu hari nanti.

5. Perhatikan bagaimana cara Anda dalam menanggapi permintaan anak

Sebagai orang tua, sangat mudah rasanya untuk mengatakan kata "tidak" kepada anak tanpa berpikir panjang. Kata "tidak" yang keluar begitu saja dari mulut Anda kemungkinan besar akan membuat anak terdiam dalam sekejap. Namun, bukan seperti itu cara mengajarkan ketegasan pada diri anak.

Mungkin Anda merasa kesal setiap kali anak-anak mengajukan permintaan dan Anda pun memutuskan untuk mengucapkan "tidak" supaya semuanya lebih mudah dan tidak merepotkan.

Padahal, ketika Anda dengan tegas berkata "tidak" untuk setiap permintaan anak, maka keyakinan anak tentang pikiran, keinginan, dan gagasannya yang mereka anggap tidak penting akan semakin kuat.

Sebaiknya, cobalah untuk memberikan penjelasan dari setiap penolakan yang Anda lontarkan kepada anak. Karena, anak-anak perlu tahu bahwa mengajukan pertanyaan atau permintaan itu tidak salah walaupun jawabannya tidak selalu "iya".

Selanjutnya: 4 Cara Mengatasi Perilaku Tak Terkendali pada Anak, Bisa Anda Praktikkan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Ada An Se Young, Ini Skuad Tim Putri Indonesia VS Korsel di Semifinal BATC 2026

Tim putri Indonesia dan tim putri Korea Selatan akan memperebutkan tiket di partai final BATC 2025. 

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Sabtu (7/2/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (7/2) kompak melemah. Emas Galeri 24 1 gram (gr) jadi Rp 2.946.000, emas UBS 1 gr Rp 2.961.000

8 Rekomendasi Minuman yang Bisa Bikin Risiko Kanker Menurun

Intip beberapa rekomendasi minuman yang bisa bikin risiko kanker menurun berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?

6 Jenis Makanan yang Bisa Bikin Risiko Kanker Meningkat

Tahukah bahwa ada beberapa jenis makanan yang bisa bikin risiko kanker meningkat. Apa sajakah itu?  

Promo Chigo Rp 15 Ribuan Kembali! Solusi Praktis Makan Hemat Tiap Hari

Cari makan praktis, enak, dan hemat? Promo Chigo Combo Hemat tawarkan menu Rp15 ribuan. Cek pilihan favorit Anda sebelum terlambat!

5 Fakta Orgasme Wanita Tak Terduga Ini Wajib Anda Ketahui

Anda mungkin melewatkan fakta bahwa orgasme wanita bisa multipel. Pahami 5 hal unik ini agar pengalaman Anda lebih baik.

7 Rekomendasi Buah yang Bagus untuk Kesehatan Kulit

Ternyata ini, lo, beberapa rekomendasi buah yang bagus untuk kesehatan kulit. Tertarik mencobanya?  

Rekomendasi Drama China Viu, 6 Judul Ini Wajib Tonton Jelang Imlek

Rayakan Imlek dengan cerita-cerita baru! Viu menyajikan 6 drama China pilihan yang dijamin bikin betah di rumah.

Batas Normal Asam Urat Pria: Ini 10 Cara Ampuh Turunkan Asam Urat Berlebih

Batas normal asam urat pria 4,0-8,5 mg/dL. Melebihi ini, Anda berisiko hiperurisemia. Pahami pemicunya agar terhindar dari komplikasi serius.  

Persiapan Imlek 2026: 5 Jajanan Khas Ini Wajib Ada di Meja

Sudahkah Anda menyiapkan semua? Imlek 2026 hanya hitungan hari. Cek daftar 5 jajanan khas yang jadi simbol hoki keluarga.