M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Catat, Ini Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur

Catat, Ini Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Mencampur bahan skincare tertentu kadang dilakukan beberapa orang untuk memaksimalkan hasilnya di kulit.

Padahal, sembarangan mencampur bahan skincare dengan kandungan berbeda justru bisa berdampak buruk pada kulit lo, Moms. Dampaknya mulai dari hilangnya manfaat skincare tersebut sampai kulit yang iritasi.

Nggak mau kan skincare yang sudah dibeli mahal-mahal malah tidak bermanfaat ke kulit? Dikutip dari InStyle, Allure, dan Refinery29, yuk simak daftar kandungan skincare yang tidak boleh dicampur di bawah ini.

Baca Juga: Moms, Ini 5 Buah yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol

Retinol + vitamin C

Retinol atau vitamin A adalah salah satu kandungan dalam skincare yang dinilai ampuh untuk merawat kulit yang mengalami tanda penuaan. Retinol bekerja dengan cara membantu pergantian sel kulit baru dan merangsang kolagen, serta meningkatkan tekstur, warna, dan memudarkan garis halus di kulit.

Namun, kandungan skincare yang satu ini rawan mengiritasi kulit. Jadi, pemakaiannya pun tidak boleh sembarangan dicampur dengan bahan lain.

Vitamin C adalah salah satu kandungan skincare yang tidak boleh dicampur atau digunakan bersamaan dengan retinol. Karena vitamin C bersifat asam, penggunaan keduanya secara bersamaan bisa memicu iritasi pada kulit.

Jika ingin menggunakan keduanya, sebaiknya gunakan di waktu yang berbeda ya, Moms. Misalnya, gunakan vitamin C di siang hari dan retinol di malam hari.

Retinol + AHA/BHA

AHA (alpha hydroxy acid) dan BHA (beta hydroxy acid) adalah dua bahan yang dikenal sebagai chemical exfoliator. Mereka berguna untuk mengeksfoliasi sel kulit mati.

Nah, karena kedua bahan tersebut bersifat mengeksfoliasi kulit, maka sebaiknya AHA dan BHA tidak digunakan bersamaan dengan retinol. Sama seperti vitamin C, penggunaan skincare dengan bahan retinol dan AHA/BHA tidak boleh dicampur karena bisa mengeringkan kulit dan menyebabkan iritasi.

Sebaiknya, beri jeda sekitar 10 menit jika Moms ingin menggunakan keduanya di waktu yang bersamaan, ya.

Baca Juga: Pentingnya Minum Air Putih yang Cukup Selama Isoman

Retinol + benzoyl peroxide

Dikutip dari Allure, benzoyl peroxide adalah kandungan skincare yang berfungsi untuk mengatasi jerawat. Benzoyl peroxide bekerja dengan cara menyingkirkan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, bahan ini juga memiliki fungsi anti-inflamasi dan eksfoliasi.

Namun, bahan yang satu ini tidak boleh digunakan bersamaan dengan retinol. Benzoyl peroxide bisa mengoksidasi dan menurunkan efektivitas retinol. Oleh karena itu, jika Moms mencampur keduanya, manfaat yang akan didapatkan tidak akan maksimal.

Baca Juga: Selain Jeruk, 4 Buah Ini Juga Kaya Vitamin C

Niacinamide + vitamin C

Niacinamide adalah bentuk dari vitamin B3 yang berfungsi untuk mencerahkan, mengurangi peradangan, dan meningkatkan elastisitas kulit. Manfaat niacinamide menjadikannya sebagai bahan skincare favorit dalam menangani masalah kulit kusam dan jerawat.

Namun, niacinamide tidak boleh dipakai bersamaan dengan vitamin C. Walaupun sama-sama memiliki fungsi sebagai antioksidan untuk kulit, kandungan di antara kedua bahan tersebut akan menghilang jika dicampurkan. Artinya, manfaat niacinamide dan vitamin C tidak akan terserap oleh kulit.

Walaupun begitu, di pasaran sudah tersedia berbagai produk skincare yang mencampurkan niacinamide dan vitamin C sekaligus. Nah, kalau sudah dikemas dalam satu produk skincare, maka keamanannya lebih terjamin, Moms. Namun, tetap perhatikan kondisi kulit ketika ingin menggunakannya, ya.

Benzoyl peroxide + vitamin C

Sama seperti di atas, penggunaan benzoyl peroxide dan vitamin C secara bersamaan malah akan saling menghilangkan manfaatnya.

Hal ini terjadi karena benzoyl peroxide akan mengoksidasi dan menurunkan tingkat efektivitas vitamin C pada kulit. Jadi, manfaat yang akan didapat dari kedua kandungan skincare tersebut tidak akan didapatkan dengan maksimal.

Nah, itu tadi kandungan skincare yang sebaiknya tidak dicampur. Jangan sampai demi kulit glowing, Moms malah sembarangan menggunakan skincare, ya. Cermatilah kandungannya sebelum digunakan!

Selanjutnya: Rekomendasi Tanaman Hias dengan Fungsi Air-Purifying Alami

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi. 

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?