M O M S M O N E Y I D
Bugar

Catat! Ini 3 Cara yang Bisa Anda Lakukan untuk Mengobati Skizofrenia

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati skizofrenia.

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Penyakit ini menyebabkan gangguan dalam proses berpikir. 

Gangguan ini menyebabkan pengidapnya mengalami halusinasi, delusi, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku.

Skizofrenia tidak bisa membedakan mana khayalan dan kenyataan. Sampai saat ini, belum ada obat untuk menangani skizofrenia.

Metode pengobatan yang dilakukan hanya sebatas mengendalikan dan mengurangi gejala pada pengidap. 

Dilansir dari Mental Health, beberapa metode pengobatan ini bisa membantu mengobati skizofrenia, antara lain:  

1. Psikoterapi

Psikoterapi yang dilakukan bertujuan agar pengidap dapat mengendalikan gejala yang dialaminya.

Terapi ini dikombinasikan dengan pemberian obat-obatan. Beberapa metode psikoterapi yang dapat dilakukan untuk pengidap skizofrenia, antara lain: 

1. Terapi perilaku kognitif, yang bertujuan untuk mengubah perilaku dan pola pikir pada pengidap. 

2. Terapi remediasi kognitif, yaitu terapi yang mengajarkan pengidap cara memahami lingkungan sosial. 

Serta meningkatkan kemampuan dalam memperhatikan atau mengingat sesuatu, dan mengendalikan pola pikirnya. 

Baca Juga: Jarang Diketahui Moms, Inilah 5 Manfaat Jamur Ganoderma untuk Kesehatan

2. Obat-obatan

Untuk menangani halusinasi dan delusi, dokter akan meresepkan obat antipsikotik.

Obat ini bisa mengurangi gejala halusinasi, delusi, sulit berkonsentrasi, serta rasa cemas dan bersalah. 

Dengan begitu, kualitas hidup dan kemampuan pasien dalam berinteraksi dengan orang lain dapat membaik. 

Perlu diketahui, obat antipsikotik harus tetap dikonsumsi seumur hidup, meski gejala sudah membaik. Beberapa jenis obat antipsikotik yang diberikan oleh dokter adalah: 

1. Chlorpromazine 

2. Fluphenazine 

3. Haloperidol 

4. Aripiprazole 

5. Trifluoperazine 

6. Clozapine 

7. Olanzapine 

8. Risperidone 

Terapi elektrokonvulsif

Terapi elektrokonvulsif merupakan metode yang paling efektif untuk meredakan keinginan bunuh diri, mengatasi gejala depresi berat, dan menangani psikosis. 

Terapi dilakukan 2-3 kali dalam seminggu selama 2-4 minggu, serta dapat dikombinasikan dengan psikoterapi dan pemberian obat.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati skizofrenia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Sekadar Hiburan, Game Arcade Ini Antar Pemain Indonesia ke Podium Internasional

Hobi bermain bisa menjadi sebuah prestasi. Pemain Indonesia ini bukti juarai Turnamen Pump It Up Asia Pasifik

Pizza Party Super Hemat dengan Promo Pizza Hut, Nikmati Porsi Melimpah Cuma 2 Hari

Ingin kumpul bareng teman atau keluarga tanpa khawatir biaya? Pizza Hut hadirkan paket 2 pizza super hemat. Simak durasi promonya di sini.

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F: Jepang-Belanda Seri, Swedia ke Puncak Tekuk Tunisia

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F, Jepang dan Belanda bermain imbang, Swedia tekuk Tunisia dan memimpin klasemen sementara.​

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Pimpin Klasemen, Pantai Gading di Posisi Ke-2

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E, Jerman menang telak atas Curaçao dan memimpin klasemen sementara, dan Pantai Gading di posisi kedua.

7 Hobi yang Buat Pintar, Senjata Rahasia untuk Jaga Ketajaman Berpikir Anda

Temukan ragam hobi yang buat pintar dan mampu mengasah ketajaman otak. Aktivitas ini menjadi investasi terbaik untuk meningkatkan kecerdasan.

Dari Checkout hingga Terpasang, Begini Cara Pakai Fitur Baru Lazada

​Proses belanja furnitur di Lazada kini lebih praktis karena pelanggan dapat memilih layanan instalasi saat checkout.

Tren Berbelanja Berubah, Live Shopping dan PayLater Makin Diminati

Cara masyarakat Indonesia berbelanja terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.  

Futurepreneur Lab 2026, Bantu Startup Tahap Awal Lewat Program Akselerasi

WU Hub Coworking Space meluncurkan Futurepreneur Lab 2026 untuk membantu startup tahap awal mendapat validasi pasar dan gaet investor.

Imbas Efisiensi Anggaran, Damkar Yogyakarta Seleksi Ketat Pengaduan Warga

Damkar Yogyakarta memberlakukan filter laporan yang lebih ketat terhadap setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat akibat efisiensi anggaran.

Redmi Note 15: Layar AMOLED 3.200 Nits, Skor AnTuTu 800 Ribuan

Layar AMOLED 6,77 inci Redmi Note 15 tembus 3.200 nits, menjanjikan visual tajam di luar ruangan. Cek detail performa gaming dan kamera 50MP!