M O M S M O N E Y I D
AturUang

Cara Warren Buffett Membeli Mobil Ternyata Bisa Jadi Pelajaran Finansial lo, Simak

Cara Warren Buffett Membeli Mobil Ternyata Bisa Jadi Pelajaran Finansial lo, Simak
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Rupiah melemah membuat banyak orang mulai lebih waspada mengatur uang. Cara Warren Buffett membeli mobil ternyata jadi pelajaran penting.

Situasi ekonomi belakangan membuat banyak warga di Indonesia mulai lebih memperhatikan kondisi keuangan pribadi.

Saat nilai tukar rupiah mengalami pelemahan, dampaknya tidak hanya terasa di pasar atau sektor bisnis, tetapi juga bisa berpengaruh pada pengeluaran sehari hari.

Harga sejumlah barang bisa ikut bergerak, biaya kebutuhan rumah tangga dapat berubah, dan banyak orang mulai berpikir dua kali sebelum membeli sesuatu.

Di tengah kondisi seperti ini, ada satu kebiasaan Warren Buffett yang kembali menarik perhatian. Melansir dari New Trader U, miliarder dunia tersebut ternyata punya cara pandang unik saat membeli mobil dan pelajarannya bisa diterapkan siapa saja.

"Harga adalah apa yang dibayar seseorang, sedangkan nilai adalah apa yang sebenarnya didapatkan," ujar Warren Buffett.

Baca Juga: Bukan Soal Gaji Besar, Ini 5 Kebiasaan yang Bikin Sebagian Orang Makin Sejahtera

Rupiah melemah membuat banyak orang mulai lebih selektif

Ketika rupiah bergerak melemah, banyak keluarga mulai meninjau kembali cara mereka mengatur pengeluaran. Alasannya sederhana, kondisi ekonomi yang berubah sering membuat masyarakat lebih berhati hati saat menggunakan uang.

Apalagi untuk pembelian bernilai besar seperti kendaraan, barang elektronik, atau kebutuhan lain yang harganya cukup tinggi. Pertanyaan yang mulai muncul biasanya bukan lagi sekadar "bisa beli atau tidak", melainkan "apakah ini memang diperlukan?" Di sinilah cara berpikir Warren Buffett terasa cukup relevan.

Warren Buffett tidak melihat mobil sebagai simbol gaya hidup

Bagi sebagian orang, membeli mobil baru terkadang menjadi simbol pencapaian atau bagian dari gaya hidup. Namun Warren Buffett memiliki sudut pandang yang berbeda.

Ia diketahui menggunakan kendaraan yang sama dalam waktu cukup lama sebelum memutuskan menggantinya. Bukan karena tidak mampu membeli mobil baru, tetapi karena menurutnya kendaraan adalah alat yang memiliki fungsi tertentu. Kalau masih berfungsi dengan baik, ia merasa belum ada alasan kuat untuk buru buru menggantinya.

Cara berpikir seperti ini sebenarnya cukup dekat dengan kondisi banyak warga di Indonesia saat ini. Di tengah situasi ekonomi yang terus berubah, mempertimbangkan manfaat sering kali terasa lebih penting dibanding mengikuti tren.

Ada biaya yang sering tidak terlihat

Banyak orang fokus pada harga saat membeli barang, tetapi sering lupa memperhitungkan biaya lain yang muncul setelahnya.

Dalam kasus mobil, Warren Buffett sangat memperhatikan penyusutan nilai atau depresiasi. Nilai kendaraan biasanya bisa langsung turun setelah digunakan.

Artinya, ada pengeluaran yang secara tidak langsung ikut berkurang nilainya. Hal seperti ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk mobil. Ponsel, gadget, atau barang elektronik tertentu juga mengalami hal yang sama. Karena itu, sebelum membeli sesuatu, penting untuk melihat manfaatnya dalam jangka panjang.

Baca Juga: Kesejahteraan Keuangan Sedang Tren, Ternyata Bukan Soal Banyak Uang

Kebiasaan kecil justru sering memberikan dampak besar

Hal menarik dari Warren Buffett bukan hanya soal jumlah kekayaannya, tetapi kebiasaannya yang konsisten. Sebelum mengeluarkan uang, ada pertanyaan sederhana yang sering menjadi pertimbangannya.

  • Apakah memang dibutuhkan?
  • Apakah manfaatnya akan terasa dalam waktu lama?
  • Apakah keputusan ini dibuat karena kebutuhan atau hanya keinginan sesaat?

Kelihatannya sederhana, tetapi kebiasaan seperti ini bisa membantu seseorang lebih bijak mengatur keuangan.

Mengatur uang bukan berarti tidak boleh menikmati hidup

Banyak orang menganggap mengelola keuangan berarti harus menahan semua keinginan. Padahal sebenarnya tidak selalu seperti itu.

Yang lebih penting adalah memahami prioritas. Menggunakan uang untuk sesuatu yang benar benar dibutuhkan bukan berarti pelit, tetapi lebih kepada menggunakan uang secara lebih sadar.

Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang masih bergerak dinamis, kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin sering kali memberikan hasil lebih besar dibanding keputusan besar yang dilakukan sesekali.

Kebiasaan Warren Buffett saat membeli mobil ternyata bukan hanya soal hidup hemat. Di balik keputusan tersebut ada cara berpikir tentang nilai, kebutuhan, dan disiplin dalam menggunakan uang.

Saat rupiah melemah dan banyak orang mulai lebih berhati hati mengatur pengeluaran, pelajaran pentingnya bukan soal menahan diri membeli sesuatu, tetapi memastikan setiap rupiah yang keluar benar benar memberikan manfaat yang sepadan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Besok Selasa 22 September 2026, Selesaikan yang Tertunda

Simak ramalan shio besok Selasa 22 September 2026, cek peruntungan karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan shio yang perlu waspada.

Pemohon Visa Belanda dari Makassar, Medan dan Ambon Tidak Harus ke Jakarta

VFS Global meluncurkan layanan visa Belanda di Makassar, Medan dan Ambon melalui aplikasi.          

Singapore Airlines Pertahankan Penghargaan sebagai World's Best Airline 2026

SIA meraih penghargaan tertinggi Skytrax sebagai maskapai terbaik dunia untuk keenam kalinya.        

Ramalan Zodiak Besok Selasa 22 September 2026, Energi Asmara Besar

Simak ramalan 12 zodiak besok Selasa 22 September 2026, cek asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Aries hingga Pisces.

​Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Banten Besok Selasa (22/9)

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Banten berpotensi mengalami hujan ringan pada Selasa (22/9/2026).

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: Antam Turun Rp 10.000, Hartadinata Justru Naik

Harga buyback emas Antam mencatat penurunan terbesar, sementara HRTA menjadi satu-satunya produk yang harga buyback-nya naik.

Berawan hingga Berkabut, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Timur berawan dan berkabut pada 22-23 September, dengan suhu mencapai 35°C di Kota Mojokerto.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Selasa (22/9), 4 Daerah Ini Berpotensi Hujan

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi mengalami hujan ringan pada Selasa (22/9/2026).

Waspada Udara Kabur, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (22/9) dan Lusa

Cuaca Jawa Tengah Selasa-Rabu didominasi berawan, suhu mencapai 36°C dan udara kabur di sejumlah wilayah.

Harga Emas Dunia Melorot Lagi, Inflasi AS Masih jadi Sorotan

Harga emas berbalik turun, sebab pasar kini mencermati komentar sejumlah pejabat The Fed terkait inflasi dan arah suku bunga berikutnya.