MOMSMONEY.ID - Simak yuk, cara cerdas memilih leasing kendaraan agar cicilan tetap ringan, aman, dan tidak mengganggu kondisi keuangan bulanan.
Kredit kendaraan menjadi jalan keluar bagi banyak orang yang ingin memiliki mobil atau motor tanpa harus menyiapkan dana besar di awal.
Sayangnya, tidak sedikit yang akhirnya merasa terbebani karena salah menentukan leasing. Cicilan yang terlihat ringan pada awalnya bisa berubah menjadi tekanan keuangan setiap bulan.
Melansir dari OCBC, keputusan mengambil kredit sebaiknya disertai perhitungan matang agar kondisi finansial tetap stabil. Dengan informasi yang tepat, kredit kendaraan bisa menjadi solusi, bukan sumber stres.
“Kurangnya pemahaman terhadap skema leasing sering membuat konsumen baru menyadari beban biaya setelah kredit berjalan,” mengutip dari laman OCBC.
Baca Juga: Tabungan Ideal untuk Usia 30 Tahun? Cek Panduan Realistis Amankan Finansial
Kenapa pemilihan leasing itu penting?
Leasing bukan sekadar pihak yang membantu pembelian kendaraan, tetapi juga menentukan besar kecilnya beban cicilan. Mulai dari bunga, tenor, hingga biaya tambahan, semuanya diatur oleh perusahaan pembiayaan.
Jika salah memilih, pengeluaran bulanan bisa jauh lebih besar dari perkiraan. Karena itu, memahami peran leasing menjadi langkah awal agar kredit berjalan aman dan terkendali.
Jangan terpaku pada cicilan murah
Banyak orang tergiur cicilan rendah tanpa melihat total biaya yang harus dibayar. Padahal, bunga, biaya administrasi, asuransi, dan berbagai biaya lain bisa membuat harga kendaraan membengkak.
Perbedaan kecil pada bunga dapat berpengaruh besar dalam jangka panjang. Membandingkan beberapa penawaran leasing akan membantu menemukan skema yang paling masuk akal.
Sesuaikan tenor dengan kondisi keuangan
Tenor panjang memang membuat cicilan terasa ringan, tetapi total bunga yang dibayar jadi lebih besar. Sebaliknya, tenor pendek menekan bunga namun membutuhkan pengeluaran bulanan yang lebih besar.
Idealnya, cicilan kendaraan tidak melebihi 30% dari penghasilan bulanan agar kebutuhan lain tetap terpenuhi. Dengan begitu, keuangan tetap aman meski memiliki kewajiban cicilan.
Pilih leasing yang resmi dan diawasi OJK
Keamanan menjadi hal penting dalam kredit kendaraan. Leasing yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan memberikan perlindungan bagi konsumen.
Selain itu, perusahaan resmi biasanya memiliki sistem yang lebih transparan dan jelas. Mengecek legalitas leasing sebelum menandatangani kontrak bisa mencegah masalah di kemudian hari.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Finansial yang Tanpa Disadari Menghambat Kemapanan Hidup
Baca kontrak sampai tuntas
Kontrak kredit sering kali dianggap formalitas, padahal di dalamnya terdapat banyak ketentuan penting. Denda keterlambatan, biaya pelunasan lebih awal, hingga aturan penalti perlu dipahami sejak awal.
Dengan membaca kontrak secara teliti, kamu bisa menghindari kejutan biaya yang tidak direncanakan. Langkah sederhana ini bisa menghemat banyak pengeluaran.
Utamakan sistem pembayaran yang fleksibel
Leasing dengan metode pembayaran yang mudah akan membantu menjaga kedisiplinan membayar cicilan. Opsi seperti pembayaran digital, auto debit, atau pelunasan sebagian tanpa penalti memberi keleluasaan dalam mengatur keuangan.
Semakin fleksibel sistemnya, semakin kecil risiko terlambat bayar. Hal ini sangat membantu dalam menjaga kesehatan keuangan jangka panjang.
Memilih leasing kendaraan tidak bisa dilakukan secara asal. Dengan memahami biaya, tenor, legalitas, dan isi kontrak, kamu bisa menjalani kredit dengan lebih tenang.
Kredit kendaraan seharusnya mempermudah aktivitas sehari hari, bukan menjadi beban yang mengganggu stabilitas keuangan. Keputusan yang tepat sejak awal akan membawa manfaat hingga cicilan lunas.
Selanjutnya: Dekorasi Kitsch Lagi Trendy? Ini Caranya Bikin Rumah yang Hangat dan Penuh Makna
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News