MOMSMONEY.ID - Menjaga kesehatan mata anak perlu dilakukan sejak dini. Pasalnya, penglihatan memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang, proses belajar, hingga aktivitas sehari-hari.
Dengan kondisi mata yang sehat, anak dapat lebih nyaman saat membaca, menulis, bermain, maupun mengikuti pelajaran di sekolah.
Namun, gangguan penglihatan pada anak terkadang tidak disadari sejak awal. Anak mungkin belum memahami bahwa penglihatannya mengalami masalah atau kesulitan menyampaikan keluhan yang dirasakan.
Oleh karena itu, orang tua perlu membiasakan anak menjaga kesehatan mata sejak kecil. Berikut beberapa kiat yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dari Hoya Lens Indonesia:
1. Lakukan pemeriksaan mata secara berkala
Salah satu langkah penting menjaga kesehatan mata anak adalah melakukan pemeriksaan penglihatan secara berkala. Pemeriksaan ini membantu mengetahui kondisi mata sekaligus mendeteksi kemungkinan gangguan penglihatan lebih awal.
Orang tua sebaiknya tidak hanya mengandalkan keluhan anak, tetapi juga memperhatikan perubahan perilaku, seperti sering menyipitkan mata, mendekatkan wajah ke buku, atau kesulitan melihat tulisan dari jarak jauh.
Baca Juga: Moms Ingin Anak Jadi Pemain Bola, Kesehatan Mata juga Penting bagi Pesepak Bola lo
2. Batasi penggunaan gadget
Penggunaan gadget dalam waktu lama dapat membuat mata anak terasa lelah dan tidak nyaman. Karena itu, orang tua perlu mengatur durasi penggunaan ponsel, tablet, maupun komputer sesuai usia anak.
Biasakan anak mengambil jeda setelah menggunakan layar dalam waktu tertentu. Salah satu kebiasaan yang bisa diterapkan adalah aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.
3. Biasakan membaca dengan pencahayaan yang cukup
Kebiasaan membaca perlu didukung dengan pencahayaan yang memadai. Pastikan anak membaca buku atau mengerjakan tugas di tempat yang terang agar mata lebih nyaman.
Selain itu, ajarkan anak menjaga jarak pandang yang nyaman ketika membaca dan tidak membaca sambil berbaring dalam posisi yang membuat mata sulit fokus.
Baca Juga: Risiko Sakit Mata Naik 60 Persen Akibat Kerusakan Lensa oleh Gula Darah Tinggi
4. Ajak anak lebih sering beraktivitas di luar ruangan
Mengajak anak bermain di luar ruangan juga menjadi salah satu kebiasaan baik untuk kesehatan mata. Aktivitas di luar ruangan memberikan kesempatan bagi anak untuk melihat berbagai objek pada jarak yang berbeda.
Orang tua bisa mengajak anak berjalan santai, bersepeda, bermain di taman, atau melakukan aktivitas fisik lainnya. Jangan lupa gunakan perlindungan yang sesuai, seperti topi atau kacamata pelindung UV saat berada di bawah sinar matahari.
5. Penuhi kebutuhan nutrisi untuk kesehatan mata
Asupan nutrisi yang seimbang turut mendukung kesehatan mata anak. Orang tua dapat menyediakan makanan yang mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, serta nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh.
Beberapa pilihan makanan yang bisa diberikan antara lain wortel, bayam, brokoli, telur, ikan, jeruk, dan buah-buahan lainnya. Biasakan anak mengonsumsi makanan bergizi dengan variasi menu agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.
Baca Juga: Mata Lelah Akibat Gadget Bisa Diatasi Pakai Panduan 20-20-20, Ini Caranya
Pentingnya menjaga kesehatan mata anak juga menjadi perhatian dalam peringatan Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day 2026 yang jatuh pada 8 Oktober.
"Melalui inisiatif Vision Beyond Tomorrow sepanjang Oktober 2026, Hoya Lens Indonesia mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan penglihatan dengan mengusung semangat Improve Life Through Vision," ucap Seruni Khairunnisa, Digital Marketing Strategist Hoya Lens Indonesia, dalam keterangannya, Jumat (6/11).
Dalam rangkaian inisiatif tersebut, sekitar 1.700 siswa dari SDN 01 Sukaresmi, SDN 02 Sukaresmi, dan SDN 06 Sukaresmi di Cikarang mengikuti edukasi kesehatan mata dan pemeriksaan penglihatan pada 8 Oktober 2026.
Kegiatan serupa juga dilakukan di SMPK St. Yosefa, Labuan Bajo, pada 23 Oktober 2026. Lebih dari 300 siswa mendapatkan pemeriksaan mata dan sebanyak 65 kacamata dibagikan kepada siswa yang membutuhkan.
Melalui berbagai upaya itu, kesadaran menjaga kesehatan mata diharapkan dapat tumbuh sejak usia sekolah.
"Sebab, penglihatan yang baik bukan hanya membantu anak melihat lebih jelas, tetapi juga mendukung proses belajar, perkembangan, dan kesempatan mereka meraih masa depan yang lebih baik," kata Seruni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News