M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Cara Mengatasi Nyeri Tulang Pada Ibu Hamil

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Salah satu penyebab nyeri sendi pada ibu hamil adalah kenaikan berat badan sehingga tekanan yang diberikan pada sendi-sendi tubuh pun akan meningkat. 

Selain itu, penyebab nyeri sendi saat hamil, termasuk nyeri sendi kaki saat hamil, terjadi akibat ibu hamil menyimpan banyak cairan tubuh. Oleh karena itu, hal ini menyebabkan tubuh menjadi kaku sehingga nyeri sendi saat hamil pun tak tertahankan, dikutip dari Pregnant Education. 

Untuk mengatasinya, konsumsi obat tentunya harus dibatasi, karena apapun yang dikonsumsi ibu akan memberikan pengaruh juga terhadap bayi di dalam kandungan.

Baca Juga: Inilah Segudang Manfaat Labu Kuning untuk Ibu Hamil

Oleh sebab itu, cara alami dianggap sebagai langkah paling aman untuk mengatasi nyeri sendi yang timbul. Berikut ini pilihan langkah-langkah yang bisa dilakukan, dilansir dari Everyday Health.

1. Kompres dengan air panas atau air dingin

Mengompres sendi yang nyeri dengan air dingin merupakan cara mengatasi nyeri sendi pada ibu hamil yang bisa Anda coba.Anda dapat mengompres sendi dengan membungkus es batu menggunakan handuk.

2. Pijat hamil

Bagi ibu yang biasa melakukan pijatan, pijat hamil ini dapat menjadi solusi untuk menghilangkan nyeri dan kekakuan sendi. Melalui pijatan ini pula akan meningkatkan rentang gerak dan nyaman saat berjalan.

Baca Juga: Inilah Vitamin Penting yang Perlu Dikonsumsi Ibu Hamil

3. Istirahat yang cukup

Anda bisa mencoba melakukan beberapa gerakan relaksasi dan memposisikan kaki agak sedikit naik saat tidur untuk membantu meredakan nyeri sendi lutut saat hamil serta pergelangan kaki.

4. Rutin olahraga

Dengan rutin berolahraga, maka kemampuan gerak tubuh dan kelenturan sendi akan tetap terjaga.Sehingga, akan membantu meredakan sekaligus mencegah nyeri sendi selama masa kehamilan.

Dilansir dari Today’s Parent, jika cara-cara tersebut tidak efektif, Anda dapat mencoba menggunakan terapi obat seperti asetaminofen sebagai obat pereda nyeri sendi ringan.

Selalu kontrol kehamilan Anda dengan dokter kandungan terdekat Anda agar kondisi kehamilan sehat Anda terpantau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Deretan Promo HokBen Juni 2026 Berakhir Hari Ini, Makan Enak Diskon Banyak

Promo HokBen spesial Juni berakhir hari ini, 30 Juni 2026. Jangan lewatkan kesempatan terakhir menikmati menu favorit mulai Rp10.000 saja!

5 Rekomendasi Minuman Sehat yang Bisa Bikin Panjang Umur

Intip beberapa rekomendasi minuman sehat yang bisa bikin panjang umur berikut ini, yuk! Ada apa saja? 

Promo Mako Festival Tinggal 4 Hari! Yuk, Borong Roti Favorit Tanpa Mikir Harga

Hanya tersisa 4 hari untuk menikmati diskon Mako Festival. Segera kunjungi outlet terdekat dan manfaatkan penawaran spesial ini!

Perusahaan Indonesia Tawarkan Gaji Awal Lebih Tinggi bagi Lulusan Micro Credentials

Laporan terbaru Coursera mengungkap bahwa micro-credentials semakin menjadi indikator kuat kesiapan kerja.

8 Kebiasaan Sehari-hari untuk Membantu Rutinkan Buang Air Besar

Ini dia beberapa kebiasaan sehari-hari untuk membantu rutinkan buang air besar. Yuk, coba praktikkan!

Ini Dia 7 Menu Sarapan yang Terlihat Sehat tapi Ternyata Bikin Gula Darah Naik

Tahukah bahwa ada beberapa menu sarapan yang terlihat sehat tapi ternyata bikin gula darah naik, lho. Apa saja?

4 Makanan yang Harus Dihindari agar Organ Hati Tetap Sehat

Ternyata ini, lho, beberapa makanan yang harus dihindari agar organ hati tetap sehat. Kira-kira apa saja?

Tren Dapur Tersembunyi Terbaru di 2026 bikin Rumah Terasa Rapi dan Fungsional

Dapur tersembunyi jadi tren desain 2026 karena membuat rumah tampak lebih rapi, elegan, dan tetap nyaman digunakan setiap hari.  

Jadwal Brasil vs Jepang (30/6): Prediksi, Susunan Pemain dan Perkiraan Skor

Prediksi Brasil vs Jepang, jadwal lengkap, perkiraan skor, kabar pemain, dan analisis kekuatan jelang duel Piala Dunia 2026.  

UMKM di Indonesia Didominasi Perempuan, Mengapa Masih Sulit Sejahtera?

Perempuan Kuasai 80% UMKM, Tapi Akses terhadap Kesejahteraan Masih Jadi Tantangan