M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Perusahaan Indonesia Tawarkan Gaji Awal Lebih Tinggi bagi Lulusan Micro Credentials

Perusahaan Indonesia Tawarkan Gaji Awal Lebih Tinggi bagi Lulusan Micro Credentials
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Riset menemukan, semakin banyak perusahaan merekrut sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian dari program pembelajaran singkat akan kompetensi spesifik di bidang tertentu (micro credential)

Temuan ini terungkap dalam Micro-Credentials Impact Report 2026. Laporan tersebut menunjukkan bahwa 99% pemberi kerja di Indonesia telah merekrut setidaknya tiga kandidat yang memiliki micro-credentials dalam satu tahun terakhir, menandakan pergeseran yang semakin kuat menuju praktik rekrutmen berbasis keterampilan (skills-first hiring). 

Bagi pemberi kerja, micro-credentials semakin dipandang sebagai indikator tepercaya bahwa kandidat mampu memberikan kontribusi sejak hari pertama bekerja. Bahkan, 85% pemberi kerja di Indonesia menyatakan bahwa kandidat yang memiliki micro-credentials dapat melalui proses rekrutmen lebih cepat, atau 12 poin persentase lebih tinggi dibandingkan rata-rata global. 

Temuan ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar dengan tingkat adopsi micro-credentials tertinggi di antara negara-negara yang disurvei. 

Laporan PwC memperkirakan bahwa investasi yang terarah dalam peningkatan keterampilan (upskilling) berpotensi mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia lebih dari US$70 miliar pada tahun 2030.

Baca Juga: Coursera: Tingkat Kelulusan Perempuan pada Kursus GenAI Lebih Tinggi dari Laki-Laki

Namun, peluang tersebut sangat bergantung pada tersedianya tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. 

Seiring langkah Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 dan perguruan tinggi yang semakin memperkuat implementasi mandat Kampus Berdampak, pendidikan tinggi memegang peranan sentral dalam menjawab tantangan tersebut. 

Berdasarkan wawasan lebih dari 3.500 pemberi kerja, pemelajar, dan pimpinan perguruan tinggi di tujuh negara, termasuk Indonesia, laporan tahun 2026 menemukan bahwa 96% pemberi kerja di Indonesia bersedia menawarkan gaji awal yang lebih tinggi kepada lulusan yang memiliki micro-credentials

Bahkan, 49% di antaranya bersedia memberikan kenaikan lebih dari 15% bagi lulusan yang memiliki micro-credentials di bidang Generative AI (GenAI). Selain itu, 97% lulusan di Indonesia yang memperoleh micro-credentials berhasil mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studinya dalam waktu 12 bulan setelah lulus. 

“Seiring berkembangnya pemanfaatan AI di dunia kerja, kemampuan untuk menunjukkan keterampilan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri menjadi semakin penting bagi para pencari kerja," kata Ashutosh Gupta, Managing Director, Asia Pacific, Coursera, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6). 

Baca Juga: Bukan Cuma Karier, Ini 6 Manfaat Belajar Bahasa Asing yang Bisa Memperlambat Demensia

Di Indonesia, micro-credentials tidak lagi sekadar menjadi nilai tambah, tetapi semakin menjadi indikator penting dari kesiapan kerja dan daya saing kandidat.Coursera memiliki data yang menunjukkan adanya keselarasan yang kuat antara pemberi kerja, mahasiswa, dan pimpinan perguruan tinggi.

Para mahasiswa menginginkan kredensial yang dapat diakui sebagai bagian dari program gelar, pemberi kerja bersedia memberikan kompensasi yang lebih tinggi bagi pemiliknya, dan perguruan tinggi memandangnya sebagai elemen penting untuk tetap relevan. 

Temuan Utama di Indonesia, pemberi kerja semakin mengandalkan micro-credentials sebagai bukti kesiapan kerja:

  • 99% pemberi kerja di Indonesia telah merekrut setidaknya tiga kandidat yang memiliki micro-credentials dalam satu tahun terakhir.
  • 96% bersedia menawarkan gaji awal yang lebih tinggi kepada lulusan yang memiliki micro-credentials.
  • 96% menyatakan bahwa karyawan tingkat pemula (entry-level hires) yang memiliki micro-credentials menunjukkan kinerja yang lebih baik pada tahun pertama mereka bekerja.
  • 85% menyatakan bahwa kandidat yang memiliki micro-credentials dapat melalui proses rekrutmen lebih cepat.

Mahasiswa semakin memilih institusi yang menawarkan micro-credentials yang diakui dalam program gelar.  Mahasiswa di Indonesia memiliki kemungkinan 8,8 kali lebih besar untuk mengambil micro-credentials yang memperoleh pengakuan kredit akademik (88%) dibandingkan yang tidak memperoleh pengakuan kredit (10%) — kesenjangan terbesar di antara seluruh negara yang disurvei.

Baca Juga: Mengenal STEAM, Metode Belajar yang Gabungkan Sains hingga Seni

  • 48% mahasiswa Indonesia menilai micro-credentials yang dikembangkan oleh industri dan diakui sebagai bagian dari program gelar sebagai indikator terkuat atas kualitas, relevansi, dan nilai jangka panjang suatu program pendidikan.
  • 97% lulusan di Indonesia berhasil memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bidang studinya dalam waktu 12 bulan setelah lulus.
  • Pimpinan perguruan tinggi memandang integrasi micro-credentials sebagai keunggulan kompetitif
  • 83% sepakat bahwa integrasi micro-credentials membantu menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja.
  • 67% menyatakan bahwa institusi yang belum mengintegrasikan micro-credentials menghadapi risiko strategis pada tingkat sedang hingga tinggi.
  • 78% menyatakan bahwa program studi yang mengintegrasikan micro-credentials memiliki tingkat retensi mahasiswa yang lebih tinggi.
  • 80% sepakat bahwa integrasi micro-credentials memungkinkan pembaruan kurikulum dilakukan lebih cepat.

Di Universitas Katolik Atma Jaya, mahasiswa dari berbagai program studi dapat memperoleh hingga 20% kredit akademik dengan menyelesaikan Sertifikat Profesional (Professional Certificates) yang direkomendasikan, seperti Microsoft 365 Fundamentals dan Google Data Analytics.

“Dengan menawarkan micro-credentials sebagai pelengkap program pendidikan tradisional, kami dapat mempersiapkan mahasiswa untuk berbagai peluang karier yang terus berkembang. Sertifikasi ini memungkinkan mahasiswa kami lulus dengan bekal pengetahuan akademis sekaligus keterampilan praktis yang paling dibutuhkan oleh dunia kerja,” ujar Dr. Eko Adi Prasetyanto, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Sumber Daya Manusia Atma Jaya Catholic University of Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peluang Cuan dari Bisnis Aksesoris, Bloomie Permudah Belanja Grosir di Asemka

​Bloomie memperluas gerainya di Pasar Asemka dengan gedung lima lantai untuk memudahkan pelaku usaha mendapatkan stok produk aksesoris.

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 22 Juli 2026: Ayam Paling Beruntung, Kerbau Waspada

Siapa yang beruntung dari karier, keuangan, cinta, dan kesehatan? Simak ramalan shio hari ini Rabu 22 Juli 2026 yang lengkap di sini.

IHSG Masih Bisa Menguat, Cek 4 Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas (22/7)

IHSG diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (22/7/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 22 Juli 2026: Waktunya Keluar dari Zona Nyaman

Cek ramalan zodiak hari ini Rabu 22 Juli 2026, simak prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 zodiak selengkapnya.

Harga Emas Antam Melesat Jadi Rp 2.635.000 per gram, Simak Rinciannya per Rabu (22/7)

Harga emas Antam melesat pada hari ini 22 Juli 2026. Harga jual bertambah Rp 34.000, sementara buyback melonjak Rp 54.000.

Bertenaga, IHSG Dibuka Menguat 0,4% ke Level 6.367 (22/7)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertenaga. Indeks menguat 0,43% ke level 6.367 pada perdagangan Rabu pagi (22/7), pukul 9:01 WIB.

IHSG Masih Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham dari Mirae Sekuritas (22/7)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. 

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (22/7)

IHSG masih bisa melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (22/7/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Ini Manfaat Aktivitas Belajar Sambil Bermain melalui STEM bagi Perkembangan Anak

Moms, manfaat aktivitas belajar sambil bermain melalui STEM mampu memberikan stimulasi yang kaya bagi perkembangan anak lo.

IHSG Berpeluang Menguat, Intip 4 Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom (22/7)

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (22/7).