MOMSMONEY.ID - Jika dulu makanan hewan peliharaan dipilih berdasarkan rasa atau harga, kini semakin banyak pemilik hewan peliharaan (pawrents) yang memperhatikan kandungan nutrisi hingga teknologi di balik proses pembuatannya.
Tren ini menunjukkan, perawatan hewan peliharaan telah bergeser dari sekadar memenuhi kebutuhan makan menjadi investasi kesehatan jangka panjang.
Merek makanan kucing asal Asia Tenggara, MR.VET memasarkan beberapa produk makanan hewan yang dirancang untuk kebutuhan nutrisi hewan.
Sebut saja, berbagai lini produk T-Series terdiri dari T1 untuk kesehatan pencernaan, T2 untuk kesehatan kulit dan bulu, T3 untuk kesehatan saluran kemih, serta T4 yang diformulasikan khusus untuk kucing indoor.
Yang membuat T-Series berbeda dari makanan kering konvensional adalah teknologi freeze-drying khusus yang digunakan dalam proses produksinya. Alih-alih menggunakan pemanasan tinggi, MR.VET menerapkan proses dehidrasi suhu rendah sehingga kandungan nutrisi penting dapat dipertahankan secara optimal.
Baca Juga: 7 Barang di Ruang Tamu yang Sebaiknya Dijauhkan Jika Punya Hewan Peliharaan
Teknologi ini memungkinkan protein, vitamin, serta asam lemak esensial tetap utuh dan lebih mudah diserap tubuh kucing. Dengan kata lain, nutrisi yang terkandung di dalam makanan tidak banyak mengalami kerusakan selama proses pengolahan.
Karena produk ini, MR. VET berhasil meraih Orange Dot Award 2026 untuk kategori Bioteknologi. Penghargaan yang diberikan kepada produk yang dinilai menghadirkan terobosan dalam bidang nutrisi, keamanan, dan inovasi kesehatan hewan peliharaan.
Tak hanya unggul dari sisi inovasi, produk ini juga mendapat sambutan positif dari pasar. Firma riset global Frost & Sullivan menobatkan MR.VET sebagai merek makanan kucing kering nomor satu di Asia Tenggara berdasarkan volume penjualan sepanjang 2025.
Di Indonesia, MR.VET berhasil menempati posisi teratas di platform TikTok dan Shopee. Popularitasnya juga terus meningkat di Vietnam dan Thailand, menjadikannya salah satu merek yang paling diperhitungkan di kawasan.
Di samping itu, anak usaha MR.VET, Bite of Wild juga membawa pulang penghargaan pada kategori Nutrisi berkat lini produk 42 Series. Produk yang terdiri dari P42, F42, dan K42 dikembangkan untuk membantu pola makan kucing dan anjing menjadi teratur.
Baca Juga: Ajak Pemilik Kucing Peliharaan Ciptakan Momen Kebersamaan, Ini Cara Purina Felix
Keunggulan utama 42 Series terletak pada formulanya yang mengandung hingga 92% bahan baku hewani. Produk ini juga memiliki kandungan protein kasar mencapai 42% yang berperan dalam mendukung pembentukan otot, energi, dan vitalitas hewan peliharaan.
Selain itu, seluruh lini produk dibuat tanpa biji-bijian (grain-free) dan bebas kandungan babi, sehingga dapat membantu mengurangi risiko pemicu alergi yang umum ditemukan pada sebagian hewan peliharaan.
"Kami berupaya meningkatkan standar kesehatan hewan peliharaan di pasar Asia," ujar Steve Bui, Co-Founder MR. VET dan Bite of Wild, dalam keterangan resminya, Kamis (25/6).
Kini, memberi makan anabul tidak lagi hanya soal mengisi perut, tetapi juga memastikan setiap asupan dirancang secara ilmiah untuk mendukung kesehatan mereka.
Bagi pawrents yang semakin peduli terhadap kualitas hidup hewan kesayangan, tren makanan berbasis sains seperti ini menunjukkan bahwa nutrisi yang tepat dapat menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kesehatan anabul dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News