MOMSMONEY.ID - Simak cara sederhana menata ruang tamu agar aman untuk hewan peliharaan tanpa mengorbankan kenyamanan dan kebersihan rumah Anda.
Ruang tamu sering menjadi tempat paling nyaman untuk berkumpul dan bersantai bersama keluarga. Namun, bagi pemilik hewan peliharaan, ruangan ini justru menyimpan potensi risiko yang kerap tidak disadari.
Banyak barang yang aman bagi manusia ternyata bisa berbahaya bagi kucing atau anjing. Melansir dari Better Homes & Gardens, kesalahan paling umum adalah memilih dekorasi hanya berdasarkan tampilan tanpa memikirkan kebiasaan hewan. Hewan peliharaan gemar mencakar, menggigit, atau menjilat benda di sekitarnya.
“Benda sehari hari di ruang tamu bisa memicu masalah kesehatan serius pada hewan jika tidak ditata dengan tepat,” ujar Dr. Molly Brinkmann, dokter hewan spesialis hewan kecil.
Baca Juga: Gaya Desain Warisan Modern yang Akan Jadi Tren Rumah Paling Dicari di Awal 2026
Kain sofa yang mudah menempel bulu
Beberapa jenis kain sofa membuat bulu hewan cepat menumpuk dan sulit dibersihkan. Kain bertekstur tebal dan berbulu halus memang terlihat mewah, tetapi cenderung menjadi tempat favorit bulu menempel.
Menurut Cheryl Luckett, pakar kain interior, kain dengan permukaan halus dan tenunan rapat jauh lebih praktis karena bulu bisa dibersihkan dengan cepat tanpa meninggalkan bekas.
Furnitur yang mudah rusak akibat cakaran
Jika memelihara kucing, furnitur di ruang tamu perlu dipilih dengan ekstra hati hati. Bahan kain dengan serat longgar mudah tersangkut kuku dan akhirnya robek.
Ini sering terjadi tanpa disadari karena kucing mencakar sebagai bagian dari nalurinya. Bahan yang lebih kuat dan tahan gores bisa membantu menjaga furnitur tetap awet sekaligus aman bagi hewan.
Baca Juga: Cara Bikin Ruang Makan Kamu Paling Mewah Tanpa Renovasi Mahal
Tanaman hias yang berisiko bagi hewan
Tanaman hias sering dipilih untuk mempercantik ruang tamu, tetapi tidak semuanya aman bagi hewan peliharaan. Anjing dan kucing terkadang menggigit daun karena rasa penasaran.
Jika tanaman tersebut beracun, risikonya bisa mengganggu kesehatan hewan. Pemilik rumah disarankan memilih tanaman yang aman atau meletakkannya di tempat yang tidak mudah dijangkau.
Karpet tebal yang sulit dibersihkan
Karpet tebal memang nyaman diinjak, tetapi menjadi tantangan besar bagi pemilik hewan. Bulu, debu, dan kotoran mudah terjebak di serat karpet.
Selain mengganggu kebersihan, serat sintetis yang terlepas juga berpotensi terhirup atau tertelan oleh hewan peliharaan.
Baca Juga: Tren Interior di 2026 yang Lebih Hangat, Berkarakter, dan Nyaman untuk Tinggal
Pengharum ruangan dengan aroma menyengat
Aroma ruangan yang terlalu kuat bisa membuat manusia merasa rileks, tetapi tidak demikian bagi hewan. Indra penciuman hewan jauh lebih sensitif.
Pengharum ruangan, lilin aromaterapi, dan diffuser dengan konsentrasi tinggi dapat mengiritasi saluran pernapasan dan membuat hewan tidak nyaman. Ventilasi alami sering kali menjadi pilihan yang lebih aman.
Perlengkapan jahit dan kerajinan kecil
Benang, tali, jarum, dan peniti sering diletakkan di ruang tamu saat sedang digunakan. Benda benda ini sangat menarik perhatian kucing.
Jika tertelan, benang dapat menyebabkan masalah serius pada pencernaan. Menyimpan perlengkapan kerajinan di tempat tertutup setelah digunakan adalah langkah sederhana yang sangat penting.
Mainan kecil dan baterai
Mainan kecil dan baterai lepas sering dianggap sepele, padahal bisa berbahaya bagi hewan peliharaan. Jika tertelan, benda ini dapat menyebabkan luka di dalam tubuh.
Baterai bahkan mengandung zat kimia yang berisiko menimbulkan iritasi serius. Pastikan semua benda kecil tersimpan rapi dan tidak mudah dijangkau hewan.
Menata ruang tamu yang ramah hewan tidak harus rumit atau mahal. Setelah memahami kebiasaan hewan peliharaan dan mengikuti saran para ahli, pemilik rumah bisa menciptakan ruang tamu yang aman, nyaman, dan tetap enak dipandang.
Rumah yang aman bagi hewan peliharaan akan memberikan rasa tenang bagi seluruh penghuninya.
Selanjutnya: ESDM Jelaskan Alasan Relaksasi RKAB 2026, Produksi Tambang Dibatasi 25% hingga Maret
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News