M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ginjal Rusak Akibat Asam Urat? Begini Cara Mencegahnya

Ginjal Rusak Akibat Asam Urat? Begini Cara Mencegahnya
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Asam urat tinggi bisa menyebabkan gagal ginjal dan saling berkaitan erat karena meningkatkan risiko terjadinya satu sama lain. Asam urat adalah salah satu jenis artritis kronis. 

Penyakit ini terjadi ketika terlalu banyak asam urat menumpuk dalam darah, menyebabkan terbentuknya kristal urat yang tajam di persendian. Asam urat menyebabkan pembengkakan, nyeri sendi, kemerahan, dan kekakuan selama serangan.

Tanpa pengobatan, asam urat akut dapat memburuk dan berubah menjadi asam urat kronis yang menyebabkan serangan yang lebih sering. Kemudian, lebih banyak sendi yang mungkin terpengaruh, kerusakan sendi permanen bisa terjadi. 

Nancy Carteron, dokter penyakit dalam, menjelaskan bahwa asam urat juga meningkatkan risiko komplikasi seperti batu ginjal, penyakit ginjal, dan gagal ginjal. Meskipun asam urat tidak dapat disembuhkan, penyakit ini dapat dikelola dengan perubahan gaya hidup, diet seimbang, dan obat-obatan.

Baca Juga: Diet Asam Urat: Sayuran Rendah Purin dan Oksalat yang Aman Dikonsumsi

Apakah asam urat dan penyakit ginjal saling berhubungan?

Kondisi ini saling berkaitan karena ginjal bertugas menyaring asam urat dari darah. Keduanya dapat menyebabkan atau menjadi faktor risiko satu sama lain. 

Dilansir dari Mykidneydiseaseteam.com, ada sekitar 1 dari 10 orang didiagnosis menderita penyakit ginjal kronis dan juga menderita asam urat. Lebih banyak lagi penderita asam urat yang mengalami disfungsi ginjal pada berbagai tingkatan. 

Asam urat berhubungan dengan beberapa jenis penyakit ginjal karena kristal urat berpotensi merusak jaringan ginjal. Penyakit ginjal langka yang disebut glomerulopati komplemen C3 (C3G) bisa menyebabkan asam urat. 

Hal ini terjadi ketika ginjal tidak dapat menghilangkan cukup asam urat, menyebabkan kristal menumpuk di persendian. 

Penyakit ginjal dapat menyebabkan asam urat

Ginjal bertugas menyaring darah, membuang limbah, racun, dan cairan berlebih. Ginjal yang sehat berperan dalam merangsang sel darah merah, mengendalikan tekanan darah dan mengatur semua zat kimia yang diproses tubuh.

Sementara, kadar asam urat tinggi dan penyakit ginjal mengganggu proses penting ini. Penyakit ginjal kronis ditandai dengan hilangnya fungsi ginjal secara bertahap dari waktu ke waktu.

Sehingga, semakin sedikit limbah yang disaring keluar dari tubuh. Gejala penyakit ginjal meliputi anemia, peningkatan infeksi, kehilangan nafsu makan, dan depresi. 

Tes darah juga dapat menunjukkan kadar kalsium yang rendah, kalium yang tinggi, kadar fosfor tinggi serta kadar asam urat yang tinggi.

Bahaya asam urat dan penyakit ginjal yang tidak diobati

Selain penumpukan kristal di sendi, asam urat juga dapat menyebabkan benjolan di tangan dan siku. Jika tidak diobati, asam urat dan penyakit ginjal akan menyebabkan rasa sakit yang hebat dan mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang parah. 

Ginjal yang rusak membatasi proses penyaringannya dan dapat mempengaruhi seluruh tubuh. Darah mengalir ke setiap bagian tubuh, jika darah tidak disaring dengan benar maka sistem tubuh lainnya bisa gagal dalam menjalankan tugasnya. 

Baca Juga: Obat Asam Urat: Mana yang Ampuh Atasi Nyeri Sendi?

Untungnya, perubahan pola makan, gaya hidup, bersama dengan pengobatan yang tepat bisa menurunkan kadar asam urat. Pengobatan CKD dapat meliputi: 

  • Obat tekanan darah
  • Diet rendah protein
  • Obat kolesterol
  • Dialisis
  • Transplantasi ginjal

Pengelolaan asam urat yang tepat dapat mengurangi risiko terkena penyakit ginjal. 

Cara mengelola asam urat dan penyakit ginjal

Kedua kondisi tersebut memiliki faktor risiko yang sama seperti tekanan darah tinggi, obesitas, dan batu ginjal yang membuat pengobatan lebih rumit. Karena mengelola kedua kondisi tersebut secara bersamaan dapat menjadi tantangan, Anda bisa melakukan beberapa pendekatan berikut:

1. Konsultasi dengan dokter

Beberapa obat untuk asam urat dan penyakit ginjal dapat berinteraksi dengan cara yang mempengaruhi fungsi ginjal atau memperburuk serangan asam urat. Misalnya:

  • Kolkisin: Obat untuk asam urat yang perlu disesuaikan untuk penderita penyakit ginjal untuk mencegah efek samping seperti kelemahan otot.
  • Allopurinol: Terapi penurun asam urat bisa dimulai dengan dosis rendah dan secara bertahap ditingkatkan untuk menurunkan kadar asam urat.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID): sering dihindari karena dapat membahayakan ginjal.

2. Jaga kesehatan sebaik mungkin

Jika Anda menderita penyakit ginjal dan asam urat, penting untuk menjaga kadar gula darah dan tekanan darah dalam kisaran normal. Hal ini bisa menjadi tantangan karena beberapa obat tekanan darah seperti diuretik dan beta-blocker tidak baik untuk penderita asam urat. 

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mencari pilihan lain agar tidak memperburuk penyakit ginjal atau asam urat.

3. Ubah pola makan 

Purin adalah zat alami yang ditemukan dalam tubuh dan makanan tertentu. Ketika tubuh memecahnya, purin akan berubah menjadi asam urat yang biasanya dikeluarkan melalui urin. 

Mengonsumsi makanan tinggi purin seperti jeroan, kerang, dan beberapa jenis ikan, dapat meningkatkan kadar asam urat. Untuk menurunkan risiko serangan, fokuslah pada konsumsi biji-bijian utuh, buah, sayuran segar dan protein tanpa lemak yang sesuai dengan batasan diet ramah ginjal.

4. Berolahraga secara teratur

Bagian dari menjaga kesehatan adalah berolahraga secara teratur. Anda bisa berolahraga lima hari dalam minggu, setidaknya selama 30 menit. 

Jika Anda merasa tidak cukup sehat untuk melakukan banyak olahraga, bicarakan dengan dokter agar dirujuk ke terapis fisik yang bisa membantu Anda.

Demikian ulasan tentang asam urat tinggi bisa menyebabkan gagal ginjal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Film Horor Populer Garapan A24 Paling Menegangkan, Dijamin Bikin Ngeri

Yuk, coba tonton beberapa rekomendasi film horor garapan Studio A24 berikut ini kalau Anda penggemar film horor seram dan menegangkan.​  

HP Infinix Terbaru Rilis Bodi 5,95 mm Tertipis dan Spek Gaming dengan Layar 144Hz

Infinix Zero Flip bawa layar AMOLED 120Hz dan kamera 50MP. Cek selisih fiturnya sebelum Anda memutuskan membeli HP lipat flagship.

Layar 120Hz HP Oppo A5 Pro Super Smooth, RAM 8GB Siap Melibas Banyak Tugas

Layar 120Hz OPPO A5 Pro 5G terasa mulus untuk streaming. Namun tingkat kecerahan 1000 nits punya kelemahan saat berada di luar ruangan.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (20/10) Naik Tipis, Galeri24 dan UBS Jadi Segini

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian hari ini kompak naik sebesar Rp 3.000 per gram pada Selasa (20/10. Cek harga terbarunya.

Pasar Saham Merah, Begini Cara Menjaga Dana Darurat biar Mudah Dicairkan

Pasar saham merah? Simak cara menjaga dana darurat tetap aman, mudah dicairkan, dan siap digunakan saat kebutuhan mendesak datang.  

Diskon hingga Rp 29 Ribu! Cek Daftar Promo HokBen Spesial HUT Daerah Oktober 2026

Sambut ulang tahun kota dan kabupatenmu dengan manfaatkan penawaran promo HokBen dengan diskon spesial hingga Rp 29.000 di Oktober ini.  

Tonton 6 Film Horor Indonesia Tentang Ilmu Hitam yang Sarat Mistis Ini

Berikut ada rekomendasi film horor Indonesia yang bertema tentang ilmu hitam. Bagi yang penasaran, wajib tonton semua.​  

Gula Darah Tinggi Saat Hamil Picu Preeklampsia, Keguguran & Kelahiran Prematur

Preeklampsia hingga keguguran mengintai ibu hamil dengan gula darah tak terkontrol. Ketahui target glukosa harian serta pencegahannya di sini.

Layar Super AMOLED HP Samsung Rp 2 Jutaan Ini Bikin Kaget, Layak Beli?

Layar Super AMOLED 90Hz HP Samsung ini tampil tajam di kelasnya. Namun, ada kelemahan pantulan cahaya di luar ruangan yang wajib diwaspadai.

Hubungan Mengejutkan Minum Air Putih & Kolesterol: Studi Ini Ungkap Hasilnya

Kurang minum air ternyata memicu risiko kardiometabolik. Cek mekanisme pelancaran pembuangan kolesterol dan asupan yang tepat di sini.