MOMSMONEY.ID - Obat asam urat yang efektif dapat menyembuhkan radang sendi yang menyakitkan. Asam urat diproduksi dalam tubuh dari purin yang ditemukan dalam beberapa makanan.
Penumpukan asam urat ini menyebabkan nyeri dan pembengkakan, biasanya pada satu sendi pada satu waktu. Jempol kaki seringkali menjadi bagian tubuh pertama yang terkena.
Megan Nunn, apoteker yang sudah berpengalaman selama 12 tahun, menjelaskan bahwa da dua jenis obat utama yang digunakan untuk mengobati asam urat yakni obat penurun kadar asam urat dan obat antiinflamasi. Obat-obatan seperti ini membantu mengelola gejala yang terkait dengan serangan asam urat dan mencegah kekambuhan di masa mendatang.
Baca Juga: Minuman Terbaik Ini Turunkan Asam Urat & Jaga Ginjal, Wajib Coba
Mari cari tahu lebih lanjut ulasan yang menjelaskan tentang obat asam urat yang efektif dapat menyembuhkan radang sendi:
Obat-obatan untuk asam urat
Dilansir dari Verywellhealth.com, obat-obatan untuk asam urat bertujuan untuk mencegah dan mengobati kambuhnya gejala. Serangan asam urat sering terjadi di malam hari dan dapat berlangsung hingga berminggu-minggu jika tidak diobati.
Konsumsi obat asam urat bertujuan untuk mencegah batu ginjal dan tofi. Perlu diingat bahwa diagnosis dan pengobatan dini sangat penting untuk mencegah serangan asam urat dan kerusakan sendi jangka panjang.
Tersedia berbagai macam obat untuk pencegahan dan pengobatan asam urat dan serangan asam urat. Pilihan yang paling umum dan efektif untuk pencegahan adalah allopurinol dan febuxostat.
Faktor penentu dalam memilih obat yang akan digunakan dapat bergantung pada beberapa faktor seperti biaya, alergi, atau penyakit penyerta. Kelas obat asam urat mencakup obat-obatan seperti berikut:
- Allopurinol: Menghambat produksi asam urat dan jadi pilihan untuk asam urat kronis.
- Uloric (febuxostat): Menghambat produksi asam urat, tetapi tidak dianjurkan untuk penderita penyakit jantung.
- Probenesid: Membantu ginjal mengeluarkan asam urat dari tubuh. Obat ini kurang efektif dibandingkan allopurinol atau uloric, dan tidak dianjurkan untuk orang dengan riwayat batu ginjal.
- Krystexxa (pegloticase): Obat intravena (IV) yang bisa memecah asam urat. Obat ini biasanya hanya digunakan jika obat lain tidak memberikan hasil yang baik.
Mengonsumsi allopurinol atau uloric selama enam bulan telah terbukti dapat mengembalikan kadar asam urat normal dalam tubuh. Namun, perlu diingat bahwa 87% orang yang berhenti mengonsumsi obat penurun asam urat akan mengalami kekambuhan dalam waktu lima tahun.
Obat antiinflamasi untuk asam urat
Obat antiinflamasi digunakan dalam jangka pendek untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan yang disebabkan oleh serangan asam urat. Obat-obatan ini meliputi:
1. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
Obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen, naproxen, atau celebrex. Dosis tinggi obat-obatan ini biasanya diperlukan selama tiga hingga lima hari untuk mengatasi kekambuhan dan mencegah kekambuhan berikutnya.
Dokter akan membantu dalam memilih NSAID yang paling tepat. Perlu dicatat, semua obat dalam kelas ini dapat meningkatkan tekanan darah dan dapat meningkatkan risiko gagal jantung.
2. Kortikosteroid
Obat kortikosteroid seperti prednison dapat disuntikkan ke dalam sendi atau diminum. Seperti halnya NSAID, pengobatan jangka pendek digunakan untuk meminimalkan efek samping.
Efek samping steroid meliputi kesulitan tidur, kecemasan, dan penambahan berat badan.
3. Kolkisin
Kolkisin paling efektif bila dimulai pada gejala pertama serangan asam urat. Dosis kolkisin bisa diturunkan untuk penderita penyakit ginjal kronis (CKD) dan mereka yang mengonsumsi obat statin.
Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker untuk memastikan keamanan obat. Berbeda dengan NSAID dan kortikosteroid, kolkisin dapat dilanjutkan dalam jangka panjang untuk mencegah serangan berulang.
Suplemen yang baik untuk penderita asam urat
Berikut ini beberapa suplemen yang bisa membantu meredakan nyeri sendi akibat asam urat:
- Minyak ikan: Asam lemak omega-3 dapat membantu mencegah serangan asam urat saat pengobatan penurun kadar asam urat mulai diberikan.
- Asam folat dapat membantu menurunkan kadar asam urat pada orang dewasa dengan tekanan darah tinggi.
- Vitamin C belum terbukti efektif untuk penyakit asam urat.
- Vitamin D. Kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan kadar asam urat yang tinggi, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah suplementasi bermanfaat.
Baca Juga: Langkah Preventif untuk Atasi Gejala Asam Urat? Waspadai Penyebab Utamanya
Potensi efek samping dan risiko
Semua obat berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping ini bisa ringan atau berat. Beberapa obat asam urat dikaitkan dengan masalah pencernaan, reaksi alergi, dan interaksi dengan obat lain.
Perhatikan tindakan pencegahan berikut saat menggunakan obat untuk asam urat:
- Allopurinol dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas. Reaksi alergi parah ini lebih sering terjadi pada orang kulit hitam dan orang keturunan Asia Tenggara.
- Uloric mungkin meningkatkan risiko penyakit jantung, meskipun penelitiannya masih saling bertentangan.
- NSAID dapat meningkatkan tekanan darah dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal. Obat ini juga tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan diuretik atau obat tekanan darah.
- Kolkisin berinteraksi dengan obat lain yang dipecah oleh enzim hati sitokrom P450 3A4. Beberapa contohnya termasuk statin dan beberapa obat jantung.
Itulah informasi tentang obat asam urat yang efektif dapat menyembuhkan radang sendi.
Selanjutnya: Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 183.000 Per Gram Jadi Rp 2.844.000, Selasa (3/2)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News