M O M S M O N E Y I D
Santai

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Harga minyak goreng kembali merangkak naik. Tapi penyebabnya bukan sekadar bahan baku sawit, ada faktor lain yang mungkin jarang disadari yaitu kemasan plastik.

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute Tungkot Sipayung mengungkapkan, lonjakan harga minyak goreng domestik dipicu kenaikan harga energi global yang berdampak ke bahan turunan seperti plastik.

“Harga energi fosil dunia meningkat dari sekitar US$ 60 per barel sebelum perang menjadi lebih dari US$ 110 per barel. Akibatnya, semua produk turunan dari energi fosil seperti plastik mengalami kenaikan,” ujarnya dalam keterangan resmi Kamis (23/4). 

Kenaikan harga energi ini dipicu konflik di Timur Tengah yang mengganggu jalur distribusi, termasuk penutupan Selat Hormuz.

Dampaknya, pasokan bahan baku plastik ikut terganggu dan harganya melonjak. Karena minyak goreng banyak dijual dalam kemasan plastik, biaya produksi pun ikut naik dan akhirnya dibebankan ke harga jual.

Di Indonesia sendiri, minyak goreng adalah kebutuhan utama. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, konsumsi minyak goreng sawit sangat besar dan sensitif terhadap perubahan harga.

Baca Juga: 7 Pola Hidup Ini Jadi Biang Keladi Penyebab Kanker Ginjal, Segera Ubah Sekarang

Tungkot menjelaskan, ada tiga jenis minyak goreng sawit yang beredar minyak goreng kemasan premium, MinyaKita untuk masyarakat dan UMKM dan minyak goreng curah untuk industri

Kenaikan harga saat ini terutama terjadi pada minyak goreng premium dan curah. Sepanjang Januari hingga minggu ketiga April 2026, harga minyak goreng premium naik dari Rp 21.166 menjadi Rp 21.793 per liter. Sementara minyak goreng curah naik dari Rp 17.790 menjadi Rp 19.486 per liter.

Sebaliknya, harga MinyaKita justru turun dari Rp 16.865 menjadi Rp 15.949 per liter, mendekati harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

“Harga dan ketersediaan MGS MinyaKita ini dikendalikan pemerintah melalui kebijakan DMO (domestic market obligation), pengendalian penyaluran, dan HET,” jelasnya.

Menurutnya, penurunan harga MinyaKita menunjukkan kebijakan pemerintah mulai efektif menjaga pasokan. Namun ke depan, ada tantangan baru.

“Namun apakah harga MGS MinyaKita dapat dipertahankan ke depan dengan kenaikan harga kemasan plastik? Ini tergantung pemerintah apakah akan akomodatif dengan perubahan harga kemasan dalam HET,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo PHD dan Krispy Kreme Hari Ini, Ada Pizza Murah & Beli 1 Gratis 1 Lusin Donat

Nikmati perpaduan rasa gurih dan manis dari promo PHD dan Krispy Kreme dengan penawaran harga spesial. Segera buru promonya sekarang!

Apakah Menstruasi Tidak Teratur Gejala Kanker Payudara? Simak Penjelasan Medisnya

Hormon estrogen memang memengaruhi risiko kanker payudara dan siklus menstruasi. Tetapi menstruasi tidak teratur bukan patokan utama.

Mau Berat Badan Cepat Turun? Intip 5 Rekomendasi Teh Diet Alami Peluntur Lemak

Temukan berbagai jenis teh diet seperti teh oolong, teh putih, dan teh peppermint yang efektif mendampingi konsumsi harian Anda.  

HP Samsung A26: Kamera 50MP dengan OIS Bikin Rekaman Video Stabil Tanpa Getar

Fitur stabilisasi gambar optik HP Samsung A26 sukses meminimalkan guncangan video 4K. Cek kualitas bidikan lensa utama dalam menyeimbangkan warna.

Samsung Galaxy Unpacked: Flex Titanium Pangkas Bekas Lipatan Layar Z Series

Samsung Galaxy Unpacked akan berlangsung pada 22 Juli 2026. Z Flip 8, Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra akan segera meluncur.

Tak Kalah dari Barista, Tea-rista Indonesia Adu Kreasi Meracik Teh

​Lebih dari 300 tea-rista dari seluruh Indonesia bersaing menghadirkan racikan teh terbaik dalam Chatime Tea-rista Competition 2026.

IHSG Lanjut Menguat, Saham Berkapitalisasi Pasar Terbesar Kompak Naik

Pada perdagangan Selasa pagi, 21 Juli 2026, pukul 9:05 WIB, indeks tercatat naik 0,69% ke level 6.274. ​

Harga Emas Antam & Buyback Kompak Turun Rp 9.000 pada Hari Ini Selasa (21/7)

Harga emas Antam turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.601.000 per gram. Harga buyback juga melemah ke Rp 2.332.000. Simak selengkapnya

Sebelum Beli Properti di Luar Negeri, Investor Perlu Hitung Biaya Tambahan

​Investasi properti di Australia bisa menjadi pilihan diversifikasi aset, tetapi investor perlu memahami biaya, regulasi, dan potensi sewanya.

Makan Tetap Irit! Cek Promo Richeese Factory Berdua Diskon 40% Cuma 5 Hari

Solusi hemat tanggal tua ada di promo Richeese Factory dengan pilihan menu Crispy, Flying, hingga Parmesan Chicken. Berlakunya hanya 5 hari.